Connect with us

Basket

Giannis Antetokounmpo: Bocah Yunani Keturunan Nigeria Kuasai NBA

Published

on

Giannis Antetokounmpo

Ada kisah menarik di balik sosoknya Giannis Antetokounmpo yang melegenda, setelah menjadi salah satu yang paling dikenal di kancah NBA selama beberapa tahun terakhir.

Giannis lahir di Sepolia, Athena. Itu adalah lingkungan untuk kelas pekerja, yang kebanyakan diisi oleh para imigran.

Orang tuanya, Charles dan Veronica, merupakan imigran dari Lagos, Nigeria. Mereka tidak pernah berniat tinggal di Yunani sebelumnya.

Charles merupakan seorang pemain sepak bola semi-profesional yang mengadu nasib ke Jerman, namun cedera parah mengakhiri kariernya secara prematur.

Baca Juga: LeBron James Sukses Ukir Rekor Baru Lagi

Pada akhirnya, mereka tinggal di Yunani. Sepolia bukanlah tempat yang mudah untuk tumbuh namun Giannis dan kakak-adiknya tumbuh di sana. Thanasis adalah yang tertua, kemudian Kostas, dan Alex.

Mereka lahir di sana semua. Meskipun dinamai dengan nama Yunani, namun mereka tidak pernah dianggap orang Yunani oleh orang-orang keturunan asli.

Perjuangannya untuk tumbuh memang berat, namun Giannis sama seperti anak-anak lainnya. Pada usia 13 tahun, dia tertarik kepada basket berkat Spiros Velliniatis.

Diklaim oleh Mirin Fader via Wisconsin Life, Spiros mengklaim bahwa dirinya merasa seperti Tuhan berbicara kepadanya ketika dia melihat Giannis.

Spiros begitu terpukau hingga bersedia membantu Giannis muda untuk berkembang di dunia baset. Dia membawa Giannis dan saudara-saudaranya ke klubnya, bernama Filathlitikos.

Mereka bermain di divisi kedua, dan Spiros membujuk Giannis lewat kata-kata: “Begini, jika kamu main basket, saya bisa membantu keluargamu dengan uang. Cobalah, dan lihat apa yang kamu pikirkan nanti.”

Giannis Antetokounmpo kemudian masuk ke tim junior Filathlitikos, dan tak lama kemudian bermain untuk tim senior mereka.

Kemampuan luar biasanya memikat sebuah klub basket asal Spanyol, CAI Zaragoza. Dia dikontrak empat tahun namun tak pernah berkesempatan untuk bertahan lebih lama.

Baca Juga: Stephen Curry Tembus 3.000 3-Pointer

Sebab, Milwaukee Bucks datang dan memilihnya dalam draft NBA. Dia kemudian memegang peranan penting untuk Bucks sebagai playmaker andalan.

Dia bermain dalam 77 pertandingan untuk Bucks pada 2013/2014 dan menjaga rataan 6,8 poin pada sepanjang musim.

Pada musim 2014/2015, Giannis menembus rataan 12,7 poin dan 6,7 rebound dari 81 penampilan, hanya absen dalam satu pertandingan.

Kemudian di musim 2016/2017, Giannis merebut penghargaan NBA Most Improved Player Award, dan melanjutkan kegemilangannya sebagai pemain penting Bucks.

Terbaru, Giannis Antetokounmpo mengawali tahun 2022 dengan mencatatkan 35 poin ketika Milwaukee Bucks menang dengan skor 136-113 kontra New Orleans Pelicans pada Minggu (2/1) pagi WIB.

Dia melanjutkan dengan catatan 31 poin, meskipun Bucks kalah dengan skor 106-115 dari Detroit Pistons pada dua hari kemudian.

Basket

Devin Booker Bermain Gemilang, Suns Hancurkan Mavericks di Kandang

Published

on

By

Devin Booker Bermain Gemilang, Suns Hancurkan Mavericks di Kandang

Devin Booker yang merupakan pemain andalan dari Phoenix Suns bermain dengan apik dan membawa timnya Phoenix Suns mengalahkan Dallas Mavericks.

Partai besar terjadi di American Airlines Center yang merupakan kandang dari Dallas Mavericks menjamu pemuncak klasemen sementara di Wilayah Barat, yaitu Phoenix Suns.

Team Phoenix Suns yang dimotori Devin Booker dan CP3

Devin Booker yang menjadi motor serangan dari Phoenix menampilkan permainan yang sangat kokoh dan mendulang poin demi poin.

Tentunya ini menggoyahkan pertahanan Mavericks yang terkenal sangat rapat. Duetnya bersama pemain veteran Chris Paul membuat serangan-serangan Suns semakin tajam.

Luka Doncic yang menjadi motor serangan Mavericks pun tidak mampu membuat timnya mendapatkan kemenangan di laga tersebut.

Baca Juga :

Kontribusi Devin Booker dalam Game Kontra Mavericks

Kontribusi Devin Booker Untuk Phoenix Suns

Tidak bisa dipungkiri, Devin Booker memang berkontribusi sangat besar untuk Phoenix Suns di laga melawan Dallas Mavericks.

Dirinya bermain sebanyak 38 menit dengan mencetak 28 poin, 6 assist dan 5 rebound.

Pertandingan panas ini berjalan dengan sangat seru. Mavericks yang bertindak sebagai tuan rumah, melakukan permainan menyerang dengan mengandalkan Luka Doncic sebagai mesin pencetak skornya.

Taktik dari tim tuan rumah berhasil. Bersama Kristap Porzingis, Luka Doncic berhasil membuat tim lawan kelimpungan.

Kuarter satu pun berakhir dengan skor 26-22. Lalu pada kuarter kedua, serangan Mavericks semakin menggebu-gebu.

Devin Booker dan kawan-kawan tidak mampu mengikuti tempo yang dimainkan oleh anak-anak Mavericks.

Tembakan three-point yang akurat dari Doncic menutup kuarter kedua dengan skor 53-45.

Luka Doncic yang menelan kekalahan dari Suns

Pada kuarter ketiga, Phoenix Suns mulai menyerang tim tuan rumah, mereka dimotori oleh CP 3 dan Booker.

Walau begitu, Maverick juga tidak mau memberikan Suns napas. Kuarter ketiga berjalan seru dengan kedua tim mencetak 29 angka di kuarter tersebut.

Lanjut ke quarter keempat, Maverick seperti kehabisan tenaga. Susns memanfaatkan hal itu dengan menggempur habis-habisan dan mengejar ketertinggalannya.

Hingga akhirnya sang tuan rumah harus menerima kekalahan dari Devin Booker dan kawan-kawan dengan skor 101-109.

Hasil ini semakin mengokohkan Suns sebagai pemuncak klasemen sementara di Wilayah Barat.

Continue Reading

Basket

Klay Thompson Bermain Apik, Warriors Menang Lagi

Published

on

By

Klay Thompson Bermain Apik, Wariors Menang Lagi

Klay Thompson kembali bermain apik dalam pertandingan lanjutan NBA melawan Piston di Chas Arena pada 19 Januari 2022.

Kembalinya Klay Thompson ke dalam barisan line-up Warriors membuat kekuatan dari tim ini semakin bertambah.

Duet Splash Brothers, yaitu Steph Curry dan Klay Thompson, kembali mengguncang panggung NBA dan membuat para fans dari Golden State kembali bersorak karena tembakan 3-point-nya yang sangat akurat.

Detroit Pistons yang menjadi lawan Warriors pun tidak bisa berbuat banyak. Pertahanan mereka tidak bisa menutup segala pergerakan dari para pemain Golden State.

Pergerakan bola yang cepat merupakan salah satu ciri khas Warriors pun semakin matang dengan adanya Klaya Thompson.

Hal ini membuat banyak ruang terbuka untuk Curry dan Thompson melakukan shooting akuratnya.

Baca Juga:

Performa Klay Thompson Dalam Pertandingan

Performa Klay Thompson saat kembali di lapangan

Klay Thompson kembali ke bertanding dalam kondisi yang sangat sempurna. Tidak terlihat bahwa dirinya merupakan pemain yang sudah dua tahun tidak berkompetisi di level NBA.

Dominasi Warriors memang sudah terlihat dari kuarter pertama dimulai. Mereka berhasil mencetak 33 poin dan hanya berbalas 22 poin dari Pistons.

Lalu pada kuarter kedua, Steph Curry dan kawan-kawan semakin menjauh dengan menambah 33 poin tambahan dan hanya dibalas 16 poin saja oleh anak-anak Detroit Piston. Sehingga menutup paruh pertama dengan skor 66-38.

Dominasi ini terus berlanjut pada kuarter ketiga dan keempat. Sehingga Warior mampu menang dengan skor 102-86. Klay Thompson sendiri mencetak 21 poin 4 assist dan 3 rebound dari 21 menit dirinya bermain.

Dengan kehadiran dirinya, Golden State bisa menjadi kandidat juara yang sangat kuat. Saat ini saja, Warriors berada di posisi kedua klasemen sementara Wilayah Barat di bawah dari Phoenix Suns.

Kemablinya duet Splash Brother

Dengan adanya Splash Brother, para penggemar pastinya mengingat masa kejayaan Warriors yang berhasil menjuarai NBA sebanyak 3 kali di tahun 2015, 2017, dan 2018.

Tahun ini bisa menjadi kembalinya kejayaan Warriors jika permainan dari Thompson dan Curry stabil hingga akhir musim.

Continue Reading

Basket

Kevin Durant Cedera, Kyrie Irving Tetap Tak Mau Vaksin

Published

on

By

Kevin Durant Cedera

Kevin Durant cedera dan akan menepi selama empat hingga enam pekan ke depan, namun guard Brooklyn Nets, Kyrie Irving, tetap bersikeras tidak mau divaksin.

Irving belum divaksin dan karena itu tidak diperbolehkan untuk bermain di kandang karena semua atlet di New York diwajibkan untuk divaksin COVID-19 sebelum bertanding.

Nets mengambil keputusan sebelum musim reguler dimulai bahwa mereka tidak akan mengakomodasi Irving sebagai anggota part-time dalam tim, namun perannya berubah setelah wabah melonjak dalam tim.

Kevin Durant cedera, akan menepi sekitar empat hingga enam pekan ke depan, namun Irving menegaskan bahwa tidak ada cedera atau situasi lain yang akan mengubah pemikirannya, dengan menekankan bahwa dirinya tetap tegas dengan keputusannya.

“Itulah yang saya pikir sangat berpengaruh dalam kultur ini dan basket dan oleharaga dan hiburan,” kata Irving, setelah Brooklyn kalah 114-107 dari Cleveland Cavaliers, dikutip dari ESPN.

“Anda membawa tim dan Anda membawa situasi. Kev akan sembuh, Kev akan baik-baik saja, dan kami harus menghadapi itu sebagai rekan setimnya. Namun pendirian saya dalam hidup sudah berada di luar ini, saya tetap tegas kepada keputusan saya. Memang begitulah.”

Kyrie Irving kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan mencoba meyakinkan siapa pun perihal apa yang diyakini olehnya.

Baca Juga

“Kembali lagi, saya menghormati keputusan semua orang, saya tidak akan mencoba meyakinkan semua orang apa pun, saya hanya tetap tegas dalam yang saya percayai,” lanjutnya.

“Dan meskipun kami sedang menghadapi ini sekarang dengan Kev, saya tahu bahwa saya dilindungi oleh organisasi, saya dilindungi oleh rekan-rekan setim, saya dilindungi oleh semua dokter yang sudah saya ajak bicara. Dan saya hanya berpegang teguh.”

Pada Selasa (18/1) pagi kemarin WIB, Irving mencetak 27 poin ketika Nets dikalahkan oleh Cavaliers. Itu baru menjadi penampilan keempatnya bersama Nets pada musim ini.

Padahal, Nets sedang menghadapi banyak masalah cedera, semenjak merekrut James Harden untuk bermain bersama Irving dan Durant.

Brooklyn Nets kini berada di peringkat ketiga Wilayah Timur NBA dengan mencatatkan rekor 27-16. Laga berikutnya untuk mereka adalah menghadapi Washington Wizards pada Kamis (20/1) pagi esok WIB.

Continue Reading

Trending