Connect with us

Raket

Denis Shapovalov Positif COVID-19 Jelang Australia Open

Published

on

Denis Shapovalov

Badai COVID-19 para petenis menjelang Australia Open makin banyak, seiring dengan pengumuman Denis Shapovalov bahwa dirinya juga ikut terjangkit.

Meskipun waktunya sempit, namun para penyelenggara mengatakan bahwa Shapovalov bisa menyelesaikan masa isolasi tepat waktu untuk ikut serta dalam event Grand Slam.

Shapovalov menjadi salah satu dari beberapa petenis yang telah dinyatakan positif COVID-19 pada event persahabatan di Abu Dhabi, termasuk Rafael Nadal, Belinda Bencic, dan Ons Jabeur.

Pelatih Nadal, Carlos Moya, bahkan juga ikut dinyatakan positif, selagi Emma Raducanu sudah dinyatakan terjangkit sejak sebelum event.

Total, akan ada 3.300 yang terdiri dari pemain, anggota tim, dan personel yang akan tiba di Australia dalam waktu beberapa hari ke depan dalam penerbangan carter.

Baca Juga: Indonesia Diharapkan Lebih Kompak di Final Piala AFF 2020

Semuanya diminta untuk sudah divaksin atau pengecualian medis, yang telah dikonfirmasi oleh CEO Tennis Australia, Craig Tiley, bahwa hanya diberikan kepada sangat sedikit orang.

“Kesulitan kami tahun ini adalah kasus positif. Kami memiliki model dari potensi kasus positif, dan itu adalah tentang mengelola mereka dan mengelola lokasi, serta isolasi yang diperlukan.”

Mereka yang dinyatakan positif diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari dan tanpa gejala selama 72 hari. Masih ada tiga pekan sebelum Grand Slam digelar, jadi ada kepercayaan diri bahwa sebagian besar dari mereka akan tetap tersedia saat event digelar.

“Para pemain yang dinyatakan positif mereka akan menyelesaikan periode waktu ketika mereka tidak lagi menularkan, ketika mereka sudah mengalahkan virus, dan maka mereka baik saja,” lanjut Tiley.

Denis Shapovalov sendiri mengumumkan bahwa dirinya hanya mengalami gejala minor sejauh ini.

“Saya mengikuti protokol, termasuk isolasi dan memberi tahu semua orang yang telah melakukan kontak dengan saya,” kata Shapovalov dalam pengumumannya di Instagram.

“Saat ini, saya hanya mengalami gejala minor dan tak sabar untuk segera kembali ke lapangan. Ketika sudah aman untuk dilakukan. Terima kasih atas dukungan dan semoga kalian melalui liburan yang aman dan menyenangkan.”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Denis Shapovalov (@denis.shapovalov)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Raket

Tinggalkan Pelatnas, Hendry Saputra Ungkap Hubungannya dengan PBSI

Published

on

By

Hendry Saputra

Pelatih tunggal putra tim nasional bulu tangkis Indonesia, Hendry Saputra, mengonfirmasi bahwa dirinya tidak lagi bekerja untuk Pelatnas PBSI mulai Januari ini.

Eksodus anggota lama Pelatnas berlanjut. Setelah pasangan ganda campuran, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, Hendry memutuskan untuk meninggalkan Pelatnas Cipayung.

“Ya, betul, saya sudah tidak gabung [Pelatnas] lagi per Januari 2022,” tuturnya, sebagaimana dikutip dari Okezone.

Alasan dari sang pelatih kepala tunggal putra tersebut adalah karena kontraknya sudah habis, terlepas dari segala rumor yang beredar di media sosial.

Baca Juga:

Hendry membantah bahwa dirinya memiliki masalah dengan PBSI, atau pun jajaran Pelatnas, bukan apa-apa.

“Saya tidak ada masalah [dengan PBSI]. Saya profesional, karena saya lihat pencapaian saya hasilkan sudah cukup, lah. Dari Asian Games, Olimpiade, dan Thomas Cup,” tambahnya.

Hendry Saputra sudah melatih tim tunggal putra Indonesia sejak tujuh tahun lalu, dan sudah memberikan segudang prestasi. Mulai dari menjuarai Asian Games 2018 bersama Jonatan Christie, hingga yang terbaru adalah membantu Anthony Ginting meraih perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, serta Piala Thomas pada tahun 2021 lalu.

“Tujuh tahun, saya coba berusaha meningkatkan kualitas dan rasa cinta [terhadap] Indonesia, khususnya, Jonatan [Christie], [Anthony] Ginting cs itu,” lanjut Hendry.

Kepergian Hendry dari Pelatnas pun ditangisi oleh warganet pecinta bulu tangkis, dengan menyebarkan tagar #TerimaKasihCoachHendry, yang sampai menjadi trending di media sosial Twitter.

Hendry memang memiliki jasa yang sangat besar untuk bulu tangkis Indonesia. Dia datang ketika prestasi Indonesia di kancah olahraga tepok bulu sedang redup-redupnya, terutama setelah ditinggal oleh para senior sekaliber Simon Santoso, Tommy Sugiarto, dan Sony Dwi Kuncoro.

Dua anak emas Hendry selama periode melatihnya tentu adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Pada saat ini, mereka termasuk dalam 10 besar dalam rangking BWF untuk tunggal putra.

Perihal siapa pengganti Hendry di masa depan, nampaknya peran tersebut akan jatuh ke Irwansyah, yang juga telah membuktikan kapabilitasnya ketika melatih tim Thomas Indonesia yang meraih gelar juara pada tahun 2021 lalu.

Continue Reading

Raket

Melati Daeva Oktavianti Beri Respons usai Dicoret dari Pelatnas

Published

on

By

Melati Daeva Oktavianti

Pebulu tangkis ganda campuran, Melati Daeva Oktavianti, menanggapi rumor pencoretannya dari Pelatnas Cipayung oleh Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI).

Kabar itu belum diumumkan secara resmi, namun sudah semakin jelas bahwa Melati dan mitranya, Praveen Jordan, tidak akan bertarung di bawah panji PBSI lagi mulai musim 2022 ini.

Hal ini tentunya membuat gempar dunia bulu tangkis tanah air, sebab Praveen/Melati merupakan pasangan ganda campuran terbaik yang dimiliki oleh Indonesia pada saat ini.

Memang sudah terlihat jelas dalam turnamena-turnamen terakhir di tahun 2021 bahwa chemistry Ucok dan Melly, sapaan akrab Praveen dan Melati, telah mengalami penurunan.

Hal ini bahkan sempat disorot oleh pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, yang mengakui bahwa penurunan prestasi Praveen/Melati merupakan dampak dari komunikasi yang buruk di antara keduanya.

Baca Juga:

Nova menduga bahwa penurunan tersebut merupakan dampak dari kejenuhan keduanya dari tur Eropa yang berlangsung selama 1,5 bulan pasca-Olimpiade.

“jika melihat hasil-hasil sebelumnya, gelar yang mereka cetak terjadi ketika komunikasinya bagus. Itu yang kami ingatkan terus kepada mereka dan minta agar bereka mencoba memperbaiki komunikasi,” terang Nova, dikutip dari Antara

Namun demikian, pencoretan keduanya dari Pelatnas tetap merupakan sebuah kabar yang sangat mengejutkan, mengingat Praveen/Melati pernah sangat berjasa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia lewat keberhasilannya menjuarai All England pada 2020.

Pada saat ini, PBSI baru saja selesai melaksanakan pentas Seleksi Nasional, alias Seleknas, pada tanggal 10 hingga 15 Januari lalu.

Ini merupakan kegiatan rutin tahunan PBSI untuk proses regenaris, promosi, dan juga degradasi para atlet dari Pelatnas menjelang dimulainya musim baru pada 2022.

Melati Daeva Oktavianti dan Praveen Jordan nampaknya menjadi salah satu yang terbuang, dan meskipun belum ada keterangan resmi dari PBSI, Melly sudah memberi pertanda lewat unggahannya di Instagram.

“Babak baru,” tulis Melati dalam akun Instagram pribadinya, @melatidaeva, selagi berpose di depan potret dirinya yang berhasil menjuarai All England nomor ganda campuran pada 2020 lalu.

Sebelumnya, atlet-atlet senior seperti Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan juga telah berjuang di bawah panji sendiri, bukan lagi PBSI.

The Daddies masih tetap berpasangan meski tak lagi di Pelatnas. Mereka bahkan mencapai final India Open 2022, hanya kalah dari pasangan tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Continue Reading

Raket

Dikalahkan Tuan Rumah, Hendra/Ahsan Runner-up India Open 2022

Published

on

By

Hendra/Ahsan

Hendra/Ahsan runner-up India Open 2022, setelah ditaklukkan oleh pasangan tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 16-21 dan 24-26 pada laga final, Minggu (16/1) kemarin.

Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, sudah dibikin kewalahan sejak menit-menit pembuka, dengan adanya 25 pukulan untuk raihan poin pertama, yang dimenangkan oleh pasangan india.

Pada interval pertama, kejar-kejaran poin masih berlangsung hingga skor 7-7, namun Reddy/Shetty unggul dua poin, yaitu 11-9, pada saat interval.

Sempat menjauh menjadi 13-10, skor kembali ketat di kisaran 13-13. Namun kemudian Reddy/Shetty kembali unggul menjadi 16-13.

Baca Juga: Atalanta Hentikan Rekor Kemenangan Inter Milan di Serie A

Pantah menyerah, Hendra/Ahsan berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 18-16, namun tak terkejar hingga akhirnya tuan rumah menang dengan skor 21-16 di game pertama, yang berakhir dalam tempo 15 menit.

Berniat menyamakan kedudukan pada game kedua, Hendra/Ahsan sudah ngebut dengan merengkuh dua poin pertama. Namun tuan rumah berhasil menyeimbangkan skor menjadi 2-2.

Pertandingan ketat terjadi hingga 5-5, namun The Daddies kembali tertinggal menjadi 10-11 pada saat interval, yang berakhir dalam tempo 12 menit.

Hendra/Ahsan masih berjuang hingga pertandingan berjalan ketat di angka 17-17. Sempat tertinggal dua poin, The Daddies lagi-lagi menyeimbangkan skor menjadi 19-19 dan laga terpaksa untuk diperpanjang setelah Reddy/Shetty menyeimbangkan kedudukan menjadi 20-20.

Di sini, pertarungan ketat terjadi dengan saling membatalkan game point, namun Reddy/Shetty akhirnya memenangkan game dengan skor 26-24 sekaligus merengkuh titel India Open 2022.

Tetap bersyukur

Hendra/Ahsan runner-up pada kejuaraan pertamanya di tahun 2022 ini, namun itu sudah menjadi catatan yang cukup baik bagi pasangan veteran ganda putra Indonesia ini, yang dijuluki The Daddies.

Lewat media sosial, Hendra Setiawan mengutarakan rasa syukurnya karena telah mengawali tahun 2022 dengan cukup baik, dan berharap agar segalanya menjadi lebih baik pada tahun ini.

“Tetap bersyukur apa pun hasilnya. Semoga, ke depan, bisa lebih baik. Terima kasih [kepada] semua [fans] yang sudah mendukung. Doakan semoga kami semua lancar sampai Indonesia,” demikian caption dalam unggahan Hendra di Instagram-nya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by hendra setiawan (@hendrasansan)

Sama halnya dengan Hendra, Mohammad Ahsan pun mengutarakan rasa syukurnya di media sosial dengan mengunggah foto diselingi oleh caption: “Alhamdulillah.”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Mohammad Ahsan (@king.chayra)

Continue Reading

Trending