Connect with us

E-Sport

Empat Tim Valorant Terbaik di 2021

Published

on

Tim VALORANT Terbaik

Musim pembuka VALORANT Champions Tour menjadi kesempatan yang bagus bagi para fans melihat tim VALORANT terbaik pada tahun 2021 ini.

Tim-tim terbaik di seluruh dunia telah saling menguji kekuatan masing-masing di ajang VCT kemarin, dan berikut adalah daftar tim VALORANT terbaik di dunia sepanjang tahun 2021.

Acend

Acend keluar sebagai juara dunia VALORANT pertama dengan memenangkan VCT. Mereka melalui sepanjang turnamen tanpa terkalahkan, mengalahkan Vivo Keyd, Envy, Team Secret, Team Liquid, dan Gambit Esports.

Tim ini mengawali kesuksesannya dengan memenangkan event European Masters, meskipun mereka gagal lolos ke Masters Reykjavik.

Mereka lolos ke Masters Berlin, meskipun 100 Thieves menyingkirkan mereka di babak perempat final.

Banyak fans tidak pernah mempertanyakan potensi tim, meskipun banyak yang berharap bahwa akan ada tim Europa lainnya di Champions.

Namun Acend menunjukkan bahwa mereka bisa menghadapi perwakilan mana pun di seluruh dunia, dan akan memasuki tahun 2022 sebagai favorit.

Sentinels

Sentinels merupakan salah satu tim paling dominan di sepanjang tahun 2021. Mereka mendominasi di Amerika Utara, memenangkan event Masters pertama tanpa terkalahkan.

Mereka melakoni debutnya di pentas internasional, di Masters Reykjavik, dengan menjadi tim pertama yang meraih gelar internasional di kancah VALORANT.

Performa itu dipertahan di VCT Stage Three dengan memenangkan NA Challengers Playoffs dan nampak akan memenangkan titel ketiga mereka di Masters Berlin.

Baca Juga: Sederet Artis Indonesia yang Ternyata Gamer

Namun mereka tersingkir di perempat final di Berlin, sebelum menutup tahun dengan kekecewaan di Champions, karena gagal lolos dari babak grup.

Terlepas dari akhir tahun yang mengecewakan, Sentinels, tidak diragukan lagi, merupakan salah satu tim VALORANT terbaik di tahun 2021.

Gambit

Gambit Esports boleh dibilang sebagai tim Eropa terbaik yang tampil di Champions. Mereka memenangkan Masters Berlin, mengalahkan Envy di grand final dengan skor telak 3-0.

Kesuksesan mereka di Champions berujung kepada keyakinan bahwa mereka akan memenangkan titel lainnya, namun pada akhirnya takluk dari Acend di partai puncak.

Meskipun finis sebagai runner-up, Gambit masih menjadi salah satu tim yang melalui tahun terbaiknya pada 2021 ini.

KRU Esports

KRU Esports merupakan salah satu tim Amerika Selatan terbaik di tahun 2021, dan tampil di ketiga event Masters.

Mereka gagal memenangkan event Masters regional, dan dipulangkan dari Masters Reykjavik dengan hanya satu kemenangan kontra Shark Esports.

Mereka bermain lebih baik di Masters Berlin, namun pada akhirnya disingkirkan oleh G2 Esports.

Namun KRU melalui Champions dengan gemilang. Berstatus sebagai tim yang tak diunggulkan, mereka melenggang hingga semifinal, memulangkan FURIA, Sentinels, dan Fnatic.

Mereka hanya tersingkir oleh Gambit yang pada akhirnya finis sebagai finalis. Tahun 2022 diharapkan berjalan jauh lebih baik bagi KRU.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

E-Sport

Nova Esports Sukses Pertahankan Gelar Juara di PMGC 2021

Published

on

By

nova esports

Nova Esports menjadi juara dunia PUBG Mobile untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah memenangkan PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021, dengan grand finals berakhir pada hari Minggu (23/1) kemarin.

Satu tangan Nova Esports menggenggam trofi sejak akhir hari kedua, ketika mereka berhasil memperlebar keunggulan menjadi 45 poin di puncak klasemen sementara.

Tim asal China itu kemudian tinggal mempertahankan konsistensinya pada hari terakhir untuk menjamin gelar juara.

Mereka merengkuh sebuah chicken dinner dan 103 kill untuk diakumulasikan dengan 222 poin, unggul 47 poin dari Na’Vi di peringkat kedua. Nova membawa pulang total 1,53 juta dollar AS (21,91 miliar rupiah), dari total hadiah 3,5 juta dollar AS (50,14 miliar rupiah).

Dengan Nova memperlebar keunggulan di puncak klasemen, hari terakhir lebih seperti perjuangan untuk memperebutkan tempat kedua, dengan hampir setengah tim bersaing untuk posisi tersebut.

Baca Juga:

Sebelum pertandingan terakhir, Nigma Galaxy dan Na’Vi hanya dibedakan satu poin saja. Pada awalnya, Na’Vi berada di tempat yang lebih tinggi dengan finis di peringkat kelima pada permainan terakhir, sedangkan Nigma hanya berada di peringkat ke-10.

Atas pencapaian ini, maka Na’Vi berhak atas hadiah senilai 630 ribu dollar AS, atau setara dengan 9 miliar rupiah.

Bagi Nova, hasil di grand final ini merupakan penebusan dosa dari penampilan biasa saja di babak liga, ketika mereka hanya finis di peringkat keempat.

DWG KIA dan Kaos Next Ruya, yang menjadi juara di babak liga pada masing-masing wilayah, yaitu Timur dan Barat, tidak bisa melanjutkan performanya di grand finals.

DWG KIA hanya finis di peringkat ke-11 dengan catatan 118 poin saja, sedangkan Kaos Next Ruya mengoleksi 141 poin untuk duduk di peringkat keempat.

Continue Reading

E-Sport

Cloud9 Menangkan HCS Pro Series untuk Tiga Kali Secara Beruntun

Published

on

By

Cloud9

Seiring dengan perkembangan esports Halo Infinite, Cloud9 melanjutkan dominasinya di kancah ini dengan memenangkan HCS Pro Series untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Lebih impresifnya, roster C9 hanya kalah dalam satu map di keseluruhan bracket selama laga semifinal di upper bracket kontra eUnited, dan menaklukkan Sentinels, FaZe, dan OpTic dalam perjalanannya meraih kemenangan keempat di HCS.

Duet impresif Cloud9 menampilkan performa gemilang di ajang grand final dengan menghancurkan OpTic 3-0. Stellur finis dengan catatan KD dan KDA tertinggi, selagi Renegade memberikan dampak terbesar dari ketiga map, dengan total damage 18k, menurut ForerunnerGG.

C9 telah menampilkan performa gemilang sejak kemenangan mereka di Raleigh, ketika mereka melalui babak grup dan bracket tanpa terkalahkan untuk mengklaim gelar HCS Major pertamanya untuk Halo Infinite.

Baca Juga:

Dominasi di regional Pro Series sebenarnya telah menjadi tren di seluruh dunia untuk tiga event pertama; Acend telah memenangkan ketiga event di Eropa, Pittsburgh Knights memenangkan ketiganya di Meksiko, dan Chief Esports menyapu bersih di Oseania.

Kandidat terkuat C9 tak muncul hingga masalah internal Sentinels selesai, dengan Royal1 masih absen dari roster karena sanksi yang masih berlaku hingga 28 Januari.

HCS NA Pro Series keempat akan dimulai pada pekan depan, tepatnya pada 27 Januari, dengan C9 akan berusaha untuk meraih kemenangan kelimanya secara beruntun di ajang HCS.

Continue Reading

E-Sport

Preview Grand Finals PMGC 2021

Published

on

By

PMGC 2021

Babak Grand Finals untuk pagelaran PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021 semakin dekat, dengan ke-16 tim akan memperebutkan gelar terbesar dalam kejuaraan dunia esports ini.

Ke-16 tim di sini merupakan mereka yang telah berjuang di babak putaran final pada wilayah barat dan timur, yang sebelumnya telah digelar pada bulan Desember lalu.

Krafton dan Tencent Games membagi turnamen di dua tempat, yaitu Dubai dan Singapura, sebagai tuan rumah untuk pagelaran.

Siapa yang bertarung?

Pembagian dari dua wilayah tersebut tidaklah merata, karena berkaitan dengan pencapaian tim secara individual.

Ada enam tim yang lolos dari putaran final Wilayah Barat, sedangkan Wilayah Timur meloloskan sembilan tim, sedangkan satu lainnya adalah tim undangan dari Battleground Mobile India Series (BGIS) 2021.

Berikut adalah ke-16 tim yang lolos ke grand final PMGC 2021:

  1. DWG KIA (Korea Selatan)
  2. D’Xavier (Vietnam)
  3. Stalwart Esports (Mongolia)
  4. Nova Esports (China)
  5. Nigma Galaxy (Timur Tengah)
  6. The Infinity (Thailand)
  7. Six Two Eight (China)
  8. Team Secret (Malaysia)
  9. 4Rivals (Malaysia)
  10. Kaos Next Ruya (Turki)
  11. Natus Vincere (CIS)
  12. Furious Gaming (Chile)
  13. Esports (Brasil)
  14. S2G Esports (Turki)
  15. 1907 Fenerbahce Esports (Turki)
  16. GodLike Esports (India)

Kapan?

Babak grand finals PMGC akan dimulai pada hari Jumat (21/1) esok, hingga tanggal 23 Januari mendatang.

Tim-tim akan berjuang dalam 18 pertandingan selama tiga hari, dengan setiap harinya menggelar enam pertandingan, yang akan dimainkan di Erangel, Miramar, dan Sanhok.

Baca Juga:

Belum ada waktu resmi mengenai jadwal pertanding, namun live streaming di YouTube diperkirakan akan digelar pada pukul 11 pagi UTC, atau pukul 6 sore WIB.

Total hadiah

Seiring dengan kesuksesannya pada pagelaran di tahun sebelumnya, Krafton dan Tencent Games meningkatkan prize pool untuk turnamen tahun ini dengan kenaikan yang cukup tinggi.

Prize pool untuk grand finals PMGC 2021 adalah senilai 3,49 juta dollar AS, atau sekitar 50 miliar rupiah, dengan pemenangnya membawa pulang hadiah 1,5 juta dollar AS, atau setara dengan 21,5 miliar rupiah.

Continue Reading

Trending