Connect with us

E-Sport

Sederet Artis Indonesia yang Ternyata Gamer

Published

on

Artis Indonesia

Bukan sekadar ahli dalam berakting atau menjadi penghibur, ternyata sejumlah artis Indonesia ini memiliki bakat dalam bermain game, bahkan ada yang terjun ke dunia esports.

Meskipun dikenal sebagai orang-orang yang sibuk, cara para selebritis dalam mengisi waktu luang pun tak jauh berbeda dengan kita, termasuk dengan memainkan game.

Tapi, tak cuma sekadar mengisi waktu luang, sejumlah artis  juga memiliki keahlian yang lihai dalam bermain game. Siapa saja mereka? Simak ulasannya di bawah ini.

Artis Indonesia yang Jago Main Game

Pevita Pearce

Kecantikan dara yang satu ini tidak perlu dipertanyakan, demikian pula dengan keahliannya dalam berakting. Tak heran, siapa pun masih tertarik kepada Pevita Pearce.

Tak disangka, nyatanya dara berusia 29 tahun ini juga seorang penggemar PUBG Mobile. Dia bahkan sering kali mendapatkan chicken dinner, yang notabenenya adalah hadiah tertinggi dalam game ini.

Michelle Ziudith

Kemampuan akting Michelle Ziudith seharusnya sudah tidak perlu dikompromikan lagi, namun nyatanya, perempuan berusia 20 tahun ini juga ahli dalam bermain game.

Layaknya Pevita, Michelle juga menggemari PUBG Mobile. Dia pun pernah mengunggah sebuah video ketika sedang memainkan game battle royale tersebut di YouTube.

Young Lex

Sang rapper sekaligus YouTuber yang sudah dikenal luas ini gemar mengunggah gameplay-nya di kanal YouTube-nya.

Berbagai game dia mainkan, mulai dari The Last of Us hingga Apex Legends. Young Lex juga ahli dalam bermain Mobile Legends, dan pernah bermain bersama pro player dari Jess No Limit hingga skuat RRQ.

Raditya Dika

Bapak dua anak ini nyatanya juga seorang penggemar game. Dikenal sebagai penulis, aktor, dan stand up comedian, Raditya Dika juga sering main game, seperti Call of Duty: Warzone dan Minecraft.

Bahkan, sewaktu-waktu, penulis buku Kambing Jantan ini pernah mengunggah sebuah konten di YouTube-nya ketika bermain bersama skuat RRQ.

Fauzan Nasrul

Fauzan Nasrul adalah seorang aktor FTV, namun juga pernah menyandang predikat top global untuk Minotaur di Mobile Legends. Bahkan, dia sempat memperkuat salah satu tim esports bernama OPI Gaming.

Dimas Andrean

Layaknya Fauzan, Dimas Andrean pun punya keahlian bermain game di atas rata-rata hingga dirinya bermain untuk sebuah tim esports bernama NARA Esports.

Dimas juga memberi ilmu kepada pengikutnya lewat streaming ketika bermain game PUBG Mobile, hingga kerap meraih chicken dinner.

Ariel Noah

Ariel

Dikenal sebagai musisi legendaris di Indonesia, hidup Ariel nyatanya tidak dihabiskan di panggung musik saja. Dia pun diketahui kerap bermain game, khususnya PUBG Mobile.

Bahkan, Ariel pernah terjun ke ranah esports, dan memutuskan untuk membuat tim bernama The Pillars.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

E-Sport

Nova Esports Sukses Pertahankan Gelar Juara di PMGC 2021

Published

on

By

nova esports

Nova Esports menjadi juara dunia PUBG Mobile untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah memenangkan PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021, dengan grand finals berakhir pada hari Minggu (23/1) kemarin.

Satu tangan Nova Esports menggenggam trofi sejak akhir hari kedua, ketika mereka berhasil memperlebar keunggulan menjadi 45 poin di puncak klasemen sementara.

Tim asal China itu kemudian tinggal mempertahankan konsistensinya pada hari terakhir untuk menjamin gelar juara.

Mereka merengkuh sebuah chicken dinner dan 103 kill untuk diakumulasikan dengan 222 poin, unggul 47 poin dari Na’Vi di peringkat kedua. Nova membawa pulang total 1,53 juta dollar AS (21,91 miliar rupiah), dari total hadiah 3,5 juta dollar AS (50,14 miliar rupiah).

Dengan Nova memperlebar keunggulan di puncak klasemen, hari terakhir lebih seperti perjuangan untuk memperebutkan tempat kedua, dengan hampir setengah tim bersaing untuk posisi tersebut.

Baca Juga:

Sebelum pertandingan terakhir, Nigma Galaxy dan Na’Vi hanya dibedakan satu poin saja. Pada awalnya, Na’Vi berada di tempat yang lebih tinggi dengan finis di peringkat kelima pada permainan terakhir, sedangkan Nigma hanya berada di peringkat ke-10.

Atas pencapaian ini, maka Na’Vi berhak atas hadiah senilai 630 ribu dollar AS, atau setara dengan 9 miliar rupiah.

Bagi Nova, hasil di grand final ini merupakan penebusan dosa dari penampilan biasa saja di babak liga, ketika mereka hanya finis di peringkat keempat.

DWG KIA dan Kaos Next Ruya, yang menjadi juara di babak liga pada masing-masing wilayah, yaitu Timur dan Barat, tidak bisa melanjutkan performanya di grand finals.

DWG KIA hanya finis di peringkat ke-11 dengan catatan 118 poin saja, sedangkan Kaos Next Ruya mengoleksi 141 poin untuk duduk di peringkat keempat.

Continue Reading

E-Sport

Cloud9 Menangkan HCS Pro Series untuk Tiga Kali Secara Beruntun

Published

on

By

Cloud9

Seiring dengan perkembangan esports Halo Infinite, Cloud9 melanjutkan dominasinya di kancah ini dengan memenangkan HCS Pro Series untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Lebih impresifnya, roster C9 hanya kalah dalam satu map di keseluruhan bracket selama laga semifinal di upper bracket kontra eUnited, dan menaklukkan Sentinels, FaZe, dan OpTic dalam perjalanannya meraih kemenangan keempat di HCS.

Duet impresif Cloud9 menampilkan performa gemilang di ajang grand final dengan menghancurkan OpTic 3-0. Stellur finis dengan catatan KD dan KDA tertinggi, selagi Renegade memberikan dampak terbesar dari ketiga map, dengan total damage 18k, menurut ForerunnerGG.

C9 telah menampilkan performa gemilang sejak kemenangan mereka di Raleigh, ketika mereka melalui babak grup dan bracket tanpa terkalahkan untuk mengklaim gelar HCS Major pertamanya untuk Halo Infinite.

Baca Juga:

Dominasi di regional Pro Series sebenarnya telah menjadi tren di seluruh dunia untuk tiga event pertama; Acend telah memenangkan ketiga event di Eropa, Pittsburgh Knights memenangkan ketiganya di Meksiko, dan Chief Esports menyapu bersih di Oseania.

Kandidat terkuat C9 tak muncul hingga masalah internal Sentinels selesai, dengan Royal1 masih absen dari roster karena sanksi yang masih berlaku hingga 28 Januari.

HCS NA Pro Series keempat akan dimulai pada pekan depan, tepatnya pada 27 Januari, dengan C9 akan berusaha untuk meraih kemenangan kelimanya secara beruntun di ajang HCS.

Continue Reading

E-Sport

Preview Grand Finals PMGC 2021

Published

on

By

PMGC 2021

Babak Grand Finals untuk pagelaran PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2021 semakin dekat, dengan ke-16 tim akan memperebutkan gelar terbesar dalam kejuaraan dunia esports ini.

Ke-16 tim di sini merupakan mereka yang telah berjuang di babak putaran final pada wilayah barat dan timur, yang sebelumnya telah digelar pada bulan Desember lalu.

Krafton dan Tencent Games membagi turnamen di dua tempat, yaitu Dubai dan Singapura, sebagai tuan rumah untuk pagelaran.

Siapa yang bertarung?

Pembagian dari dua wilayah tersebut tidaklah merata, karena berkaitan dengan pencapaian tim secara individual.

Ada enam tim yang lolos dari putaran final Wilayah Barat, sedangkan Wilayah Timur meloloskan sembilan tim, sedangkan satu lainnya adalah tim undangan dari Battleground Mobile India Series (BGIS) 2021.

Berikut adalah ke-16 tim yang lolos ke grand final PMGC 2021:

  1. DWG KIA (Korea Selatan)
  2. D’Xavier (Vietnam)
  3. Stalwart Esports (Mongolia)
  4. Nova Esports (China)
  5. Nigma Galaxy (Timur Tengah)
  6. The Infinity (Thailand)
  7. Six Two Eight (China)
  8. Team Secret (Malaysia)
  9. 4Rivals (Malaysia)
  10. Kaos Next Ruya (Turki)
  11. Natus Vincere (CIS)
  12. Furious Gaming (Chile)
  13. Esports (Brasil)
  14. S2G Esports (Turki)
  15. 1907 Fenerbahce Esports (Turki)
  16. GodLike Esports (India)

Kapan?

Babak grand finals PMGC akan dimulai pada hari Jumat (21/1) esok, hingga tanggal 23 Januari mendatang.

Tim-tim akan berjuang dalam 18 pertandingan selama tiga hari, dengan setiap harinya menggelar enam pertandingan, yang akan dimainkan di Erangel, Miramar, dan Sanhok.

Baca Juga:

Belum ada waktu resmi mengenai jadwal pertanding, namun live streaming di YouTube diperkirakan akan digelar pada pukul 11 pagi UTC, atau pukul 6 sore WIB.

Total hadiah

Seiring dengan kesuksesannya pada pagelaran di tahun sebelumnya, Krafton dan Tencent Games meningkatkan prize pool untuk turnamen tahun ini dengan kenaikan yang cukup tinggi.

Prize pool untuk grand finals PMGC 2021 adalah senilai 3,49 juta dollar AS, atau sekitar 50 miliar rupiah, dengan pemenangnya membawa pulang hadiah 1,5 juta dollar AS, atau setara dengan 21,5 miliar rupiah.

Continue Reading

Trending