Connect with us

Featured

4 Rekomendasi Film Horror Indonesia Terbaru yang akan Tayang Tahun 2022

Published

on

Berikut 5 Film Horror Indonesia Terbaru yang Akan Tayang Tahun 2022

Bagi para pecinta film horror Indonesia akan disuguhi sederet judul film horror yang seram dari tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, jangan sampai kamu lewatkan film horror Indonesia terbaru yang tayang di tahun 2022.

Penasaran dengan film horor Indonesia terbaru yang akan tayang tahun ini? Uniknya, beberapa film horror Indonesia tersebut diadaptasi dari legenda mistis dan kisah nyata masyarakat Indonesia.

Berikut beberapa film horror Indonesia yang dapat kamu tonton seperti yang dilansir CNN.

Apa Saja Judul Film Horror Indonesia Tersebut?

1. The Doll 3

The Doll 3 menceritakan tentang Tara yang menjadi kepala keluarga setelah orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Ia harus merawat seorang adik laki-laki bernama Gian.

Namun, kecelakaan yang menimpa orang tua mereka membuat Gian trauma, sehingga dia memilih untuk menjalani hidupnya.

Berikut 4 Rekomendasi Film Horror Indonesia Terbaru yang Akan Tayang Tahun 2022

literasinews.pikiran-rakyat.com

Keinginan untuk menghidupkan kembali adiknya membuat Tara meminta bantuan kepada seorang dukun untuk memanggil arwah Gian, hingga akhirnya arwah Gian berhasil tinggal di sebuah boneka bernama Bobby.

Tidak seperti boneka biasa, boneka Bobby bisa bergerak seperti manusia. Gian di boneka tidak menyukai Arian dan putranya, Micah, jadi dia melakukan hal-hal yang membahayakan nyawa mereka, seperti mencoba menyakiti mereka sampai mati.

The Doll 3 dijadwalkan tayang Mei di bioskop.

Baca Juga:

2. KKN di Desa Penari

Film ini merupakan paling ditunggu-tunggu oleh semua orang, karena sebelumnya sempat tertunda dan kini KKN di Desa Penari tayang 30 April di bioskop.

KKN Desa Penari menceritakan kisah nyata sekelompok mahasiswa yang melaksanakan KKN di Jawa Timur. Keenam siswa itu tinggal di desa terpencil. Pak Prabu, kepala desa, memperingatkan mereka untuk tidak melewati gerbang terlarang.

Berikut 4 Rekomendasi Film Horror Indonesia Terbaru yang Akan Tayang Tahun 2022

zone-telecharger.com

Kegiatan yang awalnya berjalan lancar berubah tegang setelah Nur dan Widya diganggu oleh seorang penari cantik. Satu persatu peserta KKN mulai merasakan keanehan di kampung tersebut.

Tampaknya penduduk desa gaib tidak menyukai mereka. Nur akhirnya menemukan fakta bahwa salah satu dari mereka melanggar aturan paling fatal di desa.

3. Pengabdi Setan 2: Communion

Pengabdi Setan 2 merupakan lanjutan dari film Pengabdi Setan (2017) disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar.

Film ini bercerita tentang sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah, ibu dan empat orang anak yang tinggal di sebuah rumah sederhana.

Berikut 4 Rekomendasi Film Horror Indonesia Terbaru yang Akan Tayang Tahun 2022

hops.id

Upaya keluarga untuk membuat ibu sembuh dari penyakitnya gagal setelah Rini menemukan ibunya jatuh di lantai kamarnya dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Namun, teror demi teror datang silih berganti setelah kematian sang ibu. Hingga kemudian, rahasia Mawarni semasa hidupnya terbongkar dan merujuk pada kelompok misterius yang tetap menjadi misteri.

Pengabdi Setan 2 tayang 4 Agustus di bioskop.

4. Kuntilanak 3

Kuntilanak 3 menceritakan bahwa Dinda memiliki kemampuan yang berbeda dengan anak-anak lain seusianya. Suatu hari, dia tidak sengaja melukai Panji dan Ambar. Ia juga dianggap aneh oleh anak-anak lain.

Dinda kemudian meminta Bibi Dona untuk mendaftarkannya di Sekolah Mata Hati agar dia bisa belajar mengendalikan kekuatannya.  Namun, sekolah tersebut ternyata memiliki misteri yang mencurigakan, seperti beberapa siswa menghilang.

Maka, dua saudara Dinda, Miko dan Kresna, menyelidiki sekolah tersebut. Di sisi lain, Kepala Sekolah Baskara merasa kehadiran Dinda membawa aura tersendiri.

Kuntilanak 3 akan tayang 30 April di bioskop.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Featured

3 Metode Eksekusi Mati Paling Sadis di Era Romawi

Published

on

By

metode eksekusi mati

Di zaman yang modern ini, metode eksekusi mati biasanya dilakukan dengan cara menembak bagian jantung, penggal kepala atau bahkan dengan suntik mati. Namun, pernahkah kalian mengetahui metode eksekusi mati yang dilakukan di era Romawi kuno?

Pada zaman Romawi kuno, metode eksekusi mati yang pernah dilakukan terbilang sangat sadis untuk menyebabkan kematian bagi para tindak kejahatan. Misalnya, para tindak kejahatan akan dilemparkan dari tebing yang tinggi hingga bahkan dituangkan cairan panas ke tenggorokan.

Lantas apa saja metode eksekusi mati lainnya yang terbilang cukup sadis? Yuk simak penjelasannya di bawah ini sebagaimana dikutip dari National Geographic.

Baca Juga:

Metode eksekusi mati: Dilempar dari ketinggian 80 kaki

Ilustrasi (National Geographic)

Di zaman Romawi kuno, bagi para tindak kejahatan seperti pembunuh, pengkhianat dan budak pencuri akan dilempar dari tebing setinggi 80 kaki atau 24,384 meter. Dimana, para tindak kejahatan akan diterjunkan secara bebas dan akan tewas seketika saat membentur dasar dari tebing.

Adapun, tebing yang terkenal sebagai tempat eksekusi mati tersebut adalah Batu Tarepeian (Tarpeian Rock).

Poena cullei

Ilustrasi (National Geographic)

Metode ekseksusi mati berikutnya disebut dengan Poena cullei atau hukuman karung. Hukuman ini dijatuhkan kepada orang yang telah membunuh orang tuanya.

Orang tersebut akan dimasukkan ke dalam karung berbahan kulit bersamaan dengan beberapa hewan seperti, anjing, monyet, dan ular. Kemudian, diikat dan selanjutnya dibuang ke air yang dalam.

Hukuman ini terkenal pada masa pemerintahan Kaisar Hadrianus dan sempat berhenti sekitar abad ke-3 Masehi saat pemerintahan Kaisar Konstantinus. Namun, metode ini dilanjutkan kembali pada masa pemerintahan Kaisar Yustinus.

Cairan emas yang dituangkan ke Tenggorokan

Metode ekseksusi mati ini pernah diberlakukan kepada Jenderal Romawi Marcus Liciunus Crassus karena memiliki rasa haus akan kekayaan.

Dalam metode ini, orang yang bersalah akan dituangkan sebatang emas cair ke dalam tenggorokannya sehingga menyebabkan kematian. Panas yang dihasilkan oleh lelehan emas akan mengakibatkan tenggorokan serta organ tubuh lainnya terbakar dan akhirnya mati dengan cara yang amat menyiksa.

Meskipun terkenal sangat kejam, metode ini telah diadopsi oleh kerajaan-kerajaa lain selain Romawi untuk menghukum orang-orang yang bersalah.

Continue Reading

Featured

Benarkah Kucing Memiliki Sembilan Nyawa? Ini Dia Faktanya!

Published

on

By

kucing memiliki sembilan nyawa

Sering kali, kita mendengar bahwa kucing memiliki sembilan nyawa. Namun, apakah benar demikian?

Kucing kerap selamat apabila jatuh dari ketinggian. Bahkan, jarang sekali ditemukan kucing yang mengalami luka-luka atau patah tulang ketika jatuh dari ketinggian.

Hal ini membuat sebagian orang yang berasumsi bahwa kucing memiliki sembilan nyawa. Nah, daripada kalian bingung, alangkah baiknya simak beberapa ulasan mengenai hal tersebut di bawah ini.

Baca Juga:

Kucing memiliki sembilan nyawa hanyalah mitos

Ilustrasi (Unsplash/Ludemeula Fernandes)

Mau bagaimana lagi, kucing memiliki sembilan nyawa hanyalah mitos belaka. Jika ditinjau dari laman Bobo, kucing memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan tubuhnya dengan sangat baik ketika terjatuh.

Kucing dapat dengan leluasa untuk mengatur posisi jatuhnya, yaitu dengan menghadapkan kaki ke bawah yang digunakan untuk mendarat.

Selain itu, ketika jatuh dari ketinggian, kucing juga mampu untuk membalikan serta meregangkan tubuhnya agar dapat tertahan angin.

Hal tersebutlah yang membantu kucing untuk mengurangi risiko cedera bahkan kematian. Kucing juga dapat mendarat dengan posisi kaki menekuk, sehingga mencegah adanya patah tulang kaki.

Terlebih lagi, kucing memiliki refleks yang sangat baik ketika menghadapi situasi yang membahayakan dirinya.

Asal-usul kucing memiliki sembilan nyawa

Ilustrasi (Unsplash/Pacto Visual)

Hal tersebut berangkat dari kisah Dewi Atum yang dianggap memiliki sembilan nyawa. Satu nyawa miliknya sendiri, sedangkan delapan nyawa lainnya milik keturunannya.

Saat itu, Dewi Antum mengunjungi bumi dengan bentuk seperti kucing. Sehingga, masyarakat Mesir kuno menganggap bahwa kucing adalah hewan yang memiliki sembilan nyawa.

Continue Reading

Featured

Gladiator: Kisah Pilu Para Pahlawan Hiburan Romawi

Published

on

By

Gladiator

Gladiator punya citra yang tangguh di masa kini, dicirikan sebagai orang yang mampu melawan hewan buas seperti singa di tengah Coliseum.

Namun, di balik seluruh kisah indahnya yang diceritakan di masa kini, ada kisah pilu yang mengiringinya.

“Gladiator menempati anak tangga terendah dari tangga sosial bersama para budak,” kata Laura Hayward, dikutip dari The Collector, via Nat Geo Indo.

Gladiator tak hanya laki-laki, terkadang para wanita juga dibiarkan bertarung untuk memperjuangkan hidupnya di arena.

Film Gladiator (Image: Medcom.id)

Banyak alasan yang membuat mereka terpaksa memilih jalan hidup ini. Mulai dari tawanan perang hingga penjahat yang menjalani hukuman.

Hayward menambahkan bahwa para gladiator memiliki pemilik yang akan membayar mereka secara reguler. Mereka bertarung atas nama para pemiliknya.

Mereka memiliki berbagai senjata. Kelas mereka akan menentukan senjata apa yang akan mereka kenakan di arena.

Baca Juga:

Jenis-jenis gladiator

Samnite akan menggunakan perisai persegi panjang dan pedang pendek, dengan mengenakan helm khas layaknya panggangan yang akan melindungi mereka namun membatasi penglihatan.

Secutor merupakan petarung kelas menengah, yang memiliki armor di lengan dan pelindung di kaki. Mereka membawa sebuah perisai yang lebih kecil, yang menawarkan kecepatan kepada sang petarung.

Terakhir ada Retiarius, yang bertarung dengan menggunakan baju khusus yang ringan. Dia menggunakan trisula dan karena hanya armor ringan yang melingkari tubuhnya, maka dia memiliki kecepatan yang diperlukan untuk mengalahkan lawan-lawannya.

Armor petarung (Image: Klook)

Para gladiator benar-benar bertarung untuk hidupnya. Pertaruhan di arena adalah tentang menang untuk tetap hidup atau mati.

Mereka yang gagal menang memiliki kesempatan untuk meninggalkan sesuatu di batu nisannya yang dikenal dengan nama Flamma. Beberapa prasasti akan menyertakan tambahan nasihat atau peringatan kepada para pembacanya.

Salah seorang di antara mereka, Macedo, menuliskan dalam batu nisannya bahwa dia berusia 20 tahun dan meninggal dunia setelah menyerah pada pertarungan pertamanya di arena.

Continue Reading

Trending