Hingga Rabu Pagi, 16 Korban Meninggal Banjir Bandang di Masamba

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Mustari menjelaskan bahwa korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Masamba,

Hingga Rabu Pagi, 16 Korban Meninggal Banjir Bandang di Masamba

Warta.com - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Mustari menjelaskan bahwa korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan telah mencapai 16 orang. 

"Sampai Rabu pagi, data yang sementara bencana banjir bandang di Masamba tercatat sebanyak 16 orang meninggal, 655 orang dalam 156 KK selamat dan 23 orang masih dalam pencarian oleh tim gabungan," ujar Mustari

Ia menambahkan, jenazah korban meninggal telah dievakuasi ke RS Hikmah, RSUD Andi Jemma Masamba, dan PKM PKM Baebunta. 

Seperti diketahui sebelumnya, banjir bandang akibat luapan Sungai Masamba tersebut menelan korban jiwa. 

Sampai Selasa (14/7/20) terhitung sudah 13 orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan 46 orang yang dilaporakan hilang dalam musibah ini. 

"46 orang lainnya dinyatakan hilang masih dalam pencarian oleh tim gabungan," tambahnya. 

Selain korban meninggal, dalam proses evakuasi petugas Basarnas juga menemukan 10 orang yang selamat setelah terbawa arus banjir bandang. 

Brimob evakuasi warga terdampak banjir bandang Luwu Utara.

Korban selamat itu adalah Windi Lifriandi (26) Bone Tua (Masamba), Heril (28), Hera Hedrian (17), Nursia (44), Wahyuni, Jelita Busor, H Syamsu, Kadir,

Sementara dua orang warga Masamba lainnya beridentitas Salsa dan Wardah.