Connect with us

International

Amber Heard Akui Pernah Lakukan Kekerasan Kepada Johnny Depp

Published

on

Amber Heard Mengakui Telah Melakukan Kekerasan Terhadap Johnny Depp Dalam Sebuah Rekaman

Sebuah rekaman video yang direkam secara diam-diam dan dipresentasikan di Johnny Depp vs. Amber Heard telah mengungkapkan bahwa Amber Heard mengaku memukul Johnny Depp.

Dilansir Newsweek dan Law & Crime, sidang gugatan atas pencemaran nama baik yang diajukan Depp terhadap Heard, ia menyertakan rekaman suara percakapan mantan pasangan tersebut pada Rabu (20/4).

Dalam rekaman itu, Depp terdengar bertanya kepada Heard apakah dirinya “kehilangan ingatan” pernah “menendang” pintu kamar mandi yang menjadi tempat persembunyian aktor itu, sebelum menuding Heard memukulnya “di kepala”.

Amber Heard Mengakui Telah Melakukan Kekerasan Terhadap Johnny Depp Dalam Sebuah Rekaman

wlord.org

Johnny Depp sebelumnya mengaku selama persidangan bahwa dirinya sering bersembunyi di dalam kamar mandi untuk menghindari Amber Heard saat mereka bertengkar.

Depp mengaku hal tersebut dilakukan karena mengikuti jejak ayahnya saat dikejar dan dipukuli istrinya yang juga ibunda Johnny Depp, Betty Sue.

“Aku kesal, ada banyak hal yang terjadi dan aku masih pakai Ambien,” kata Heard merespons Depp dalam rekaman suara tersebut dikutip dari CNN.

“Kenapa kamu obsesi banget soal diriku yang enggak bisa ingat seperti yang lo ingat? Aku bilang aku minta maaf, aku enggak mengelak,” lanjut aktris tersebut.

Ambien atau zolpidem tatrate merupakan obat yang diresepkan untuk penderita insomnia atau sulit tidur.

Baca Juga:

Amber Heard Mengakui Telah Melakukan Kekerasan Terhadap Johnny Depp Dalam Sebuah Rekaman

flipboard.com

Isi rekaman yang membuktikan kekerasan Amber Heard

Dalam rekaman itu, Heard memprotes Depp karena terus-menerus berlari ke kamar mandi saat mereka bertengkar. Heard menuduh Depp tidak “menghindari pertengkaran” tetapi menghindari “solusi” dan upaya untuk “memperbaikinya”.

Ketika Depp menuduh Heard memukulnya, aktris dari film AquaMan 2 itu memberikan jawaban berbeda dalam rekaman yang terputus-putus.

“Kamu enggak ditinju, kamu dipukul. Aku minta maaf memukul kamu seperti itu, namun aku enggak ninju kamu. Aku enggak menghajar kamu, aku memukul kamu,” katanya.

“Aku enggak tahu itu gerakan tangan apa sebenarnya. Tapi kamu enggak apa-apa. Aku enggak menyakitimu. Aku enggak meninju kamu. Aku cuma memukulmu,” kata Heard.

Amber Heard Mengakui Telah Melakukan Kekerasan Terhadap Johnny Depp Dalam Sebuah Rekaman

rollingstone.com

Depp juga disebut sebagai “bayi cengeng” karena “mengeluh” tentang tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Amber Heard juga menyebut perilakunya sebagai “perbedaan mendasar antara Anda dan saya”. Ia juga mengaku “memulai latihan fisik” sebagai jawaban atas pertanyaan Johnny Depp.

“Kamu itu bayi cengeng, dewasa dong Johnny!” imbuh Heard dalam rekaman tersebut.

Keduanya telah memutuskan untuk menikah pada tahun 2015, namun pertengkaran antara Johnny Depp dan Amber Heard dikabarkan memanas.

Berbagai tindakan, makian, serta teriakan, dan pelemparan berbagai barang menjadi hal biasa yang terjadi, hingga akhirnya keduanya memutuskan untuk bercerai.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

International

Shanghai Bakal Akhiri Lockdown per 1 Juni 2022 Mendatang

Published

on

By

shanghai

Shanghai berencana untuk kembali membuka wilayahnya dan mengakhiri karantina wilayah (lockdown) pada 1 Juni 2022 mendatang.

Dilansir dari laman CNN Indonesia, Zong Ming selaku Wakil Walikota menuturkan, berakhirnya masa karantina wilayah akan membuat masyarakat Shangai dapat kembali beraktivitas normal.

Sementara itu, langkah tersebut diambil karena sebanyak 15 dari 16 distrik di Shangai telah berhasil menghilangkan COVID-19 di luar area karantina.

Baca Juga:

Moda transportasi di Shanghai dibuka secara bertahap

Ilustrasi (Unsplash/Zhang Kenny)

Lebih lanjut, Shanghai akan mulai membuka secara bertahap moda transportasi darat seperti kereta api. Selain itu, pemerintah juga mulai kembali meningkatkan rute penerbangan domestik.

Adapun, tempat lainnya seperti supermarket, apotek, dan toko serbaguna di Shanghai sudah kembali beroperasi seperti sedia kala.

Karantina wilayah akan dilanjutkan jika kasus naik kembali

Ilustrasi (Reuters/Aly Song)

Kendati demikian, pemerintah setempat akan melakukan pencegahan infeksi hingga 21 Mei nanti. Namun, jika kasus positif COVID-19 kembali mengalami tren kenaikan, maka karantina wilayah akan dilanjutkan.

Seperti yang kita ketahui, pemerintah di China menerapkan kebijakan “Zero-Covid”. Dalam kebijakannya tersebut, pemerintah melarang warganya untuk berpergian untuk kepentingan non-esensial.

Kebijakan tersebut sempat membuat warga di China merasa frustasi karena sulit untuk mendapatkan pasokan makanan.

Continue Reading

International

Demi Turis, Selandia Baru akan Terbuka Sepenuhnya Mulai Agustus

Published

on

By

Selandia Baru

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pada hari Rabu (11/5) bahwa pemerintah akan membuka negara sepenuhnya pada bulan Agustus, setelah mengakhiri salah satu peraturan terberat untuk melawan COVID-19.

Pengamanan perbatasan akan sepenuhnya diangkat dan seluruh pengetesan menjelang kepergian dihentikan mulai pukul 23.59 tanggal 31 Juli mendatang, dengan Ardern mengatakan bahwa Selandia Baru akan sepenuhnya terbuka untuk bisnis.

Jacinda Ardern (Image: Kompas)

Pembatasan sudah dilaksanakan pada Maret 2020 silam sejak pandemi dimulai, dengan Selandia Baru dipuji sebagai salah satu negara terbaik dalam melawan COVID-19 karena mencatatkan rasio kematian paling rendah di antara negara-negara berkembang.

Namun demikian, banyak yang mengkritik kurangnya fleksibilitas dan kekerasan yang terjadi, selain juga mengurangi perekonomian masyarakat.

Baca Juga:

Selandia Baru membuka diri demi industri pariwisata

Untuk sebagian besar pandemi, seluruh kedatangan internasional harus menjalani karantina selama dua pekan di fasilitas hotel yang dimiliki oleh pemerintah dengan militer berpatroli.

Pembatasan tersebut sudah tidak diberlakukan untuk warga lokal dan pengunjung dari negara-negara tertentu dengan kesepakatan bebas visa sebelumnya. Namun seluruh dunia harus dibuat menunggu hingga Oktober.

Milfourd Sound (Image: Wikiwand)

Dilansir dari The Jakarta Post, Ardern telah memutuskan untuk memajukan kesepakatan itu selama dua bulan lebih awal, terutama untuk industri pariwisata.

Selandia Baru menyambut 3,9 juta kedatangan internasional pada 2019, menjadikannya sebagai salah satu negara yang paling dituju sebelum pandemi, menghasilkan lebih dari 16 miliar dollar NZ (147,51 triliun rupiah) per tahun.

Continue Reading

International

Uni Eropa Izinkan Lepas Masker Saat di Pesawat

Published

on

By

uni eropa

Pemerintah Uni Eropa baru-baru ini mencabut peraturan penggunaan masker di pesawat. Tak hanya itu, masyarakat juga diperbolehkan untuk melepas masker saat berada di bandara.

Menurut Badan Keselamatan Eropa, hal tersebut dilakukan lantaran tingkat vaksinasi dan kekebalan di negara Eropa memiliki perkembangan yang signifikan.

“[Pedoman baru ini] memperhitungkan perkembangan terbaru dalam pandemi, khususnya tingkat vaksinasi dan kekebalan yang menyertainya di semakin banyak negara Eropa,” katanya, dikutip dari laman Detik.

Baca Juga:

Penumpang yang alami batuk pilek harus kenakan masker

Ilustrasi (Unsplash/Lukas Souza)

Kendati demikian, Patrick Ky selaku Direktur Eksekutif EASA menegaskan, bagi penumpang yang mengalami batuk dan bersin-bersin diimbau untuk menggunakan masker. Hal tersebut agar penumpang yang duduk di sampingnya tidak merasa terganggu.

“Penumpang yang batuk dan bersin harus sangat mempertimbangkan untuk memakai masker wajah untuk meyakinkan mereka yang duduk di dekatnya,” tegas Patrick.

Adapun, kebijakan pemerintah Uni Eropa untuk mencabut penggunaan masker di pesawat akan mulai diterapkan pada 16 Mei mendatang.

Pemerintah Uni Eropa tetap ingatkan selalu jaga kebersihan

Ilustrasi (Unsplash/Elizabeth McDaniel)

Lebih lanjut, Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, Andrea Ammon menuturkan, kewajiban untuk menjaga kebersihan seperti mencuci tangan dan menjaga jarak harus tetap dilakukan.

Namun, jaga jarak bisa tidak dilakukan apabila menyebabkan kerumunan hingga kemacetan.

Di lain sisi, Kementerian Kesehatan Jerman masih mewajibkan penumpang di atas enam tahun untuk tetap menggunakan masker. Namun, masker bisa dilepas apabila penumpang hendak menikmati makanan.

Continue Reading

Trending