Connect with us

Financial

Ini Dia Daftar Miliarder Versi Forbes, Ada Elon Musk Sampai Rihanna

Published

on

Forbes

Majalah Forbes baru saja merilis daftar orang terkaya di dunia untuk tahun 2022. Sekitar 1000 miliarder di dunia mencatat kenaikan kekayaan mereka, lebih dari tahun lalu.

Forbes mencatat kurang lebih 2.668 miliarder dari seluruh penjuru dunia dan dirangkum ke dalam Forbes, ternyata terjadi pengurangan orang dibanding tahun lalu.

Menurut mereka, pengurangan paling banyak terjadi dari Rusia mengingat adanya invasi yang diperintahkan oleh Presiden Putin pada Ukraina dan beberapa puluhan miliarder dari China karena terkekang dan terhalang pemerintah mereka sendiri.

Melihat daftarnya, sejumlah nama-nama tetap masuk dan menduduki peringkat teratas karena jumlah kekayaan yang bertambah.

Siapa saja yang masuk daftar Forbes?

Posisi pertama diduduki oleh Elon Musk, dengan kekayaan sebesar USD$219 miliar yang menjadikannya orang terkaya di dunia tahun 2022. Musk memegang Tesla Inc, perusahaan mobil listrik dan SpaceX, perusahaan armada luar angkasa.

Baca Juga:

Nama-nama 10 besar yang mengamankan posisi mereka ada Jeff Bezos, Bill Gates, dan Mukesh Ambani. Mark Zuckerberg pemilik Facebook berada di posisi ke-15.

Rupanya tak hanya bos-bos perusahaan yang masuk ke dalam daftar orang terkaya Forbes, artis-artis seperti Rihanna masuk dalam daftar dengan kekayaan sebesar USD$1,7 miliar.

Dilanjutkan dengan Jay-Z dengan USD$1,4 miliar dan pemilik Yeezy yang memiliki kekayaan sekitar USD$2 miliar karena kemitraan sukses dengan Adidas dan Gap.

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Financial

McDonald’s di Rusia Kandas Imbas Konflik Rusia-Ukraina

Published

on

By

mcdonald's di rusia

Restoran makanan cepat saji terkemuka McDonald’s di Rusia akan menjual semua restorannya terhitung Senin (16/5).

Dilansir dari laman CNN Indonesia, McDonald’s di Rusia tidak dapat dipertahankan akibat krisis yang disebabkan oleh perang di Ukraina dan sempat mengalami kerugian akibat konflik yang tak berangsur mereda.

“Krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang di Ukraina, telah membuat McDonald’s menyimpulkan bahwa kepemilikan bisnis berkelanjutan di Rusia tidak dapat lagi dipertahankan,” tulis keterangan McDonald’s.

Baca Juga:

McDonald’s di Rusia alami kerugian US$127 juta

McDonald’s keluar dari Rusia (Reuters/Maxim Zmeyev)

Lebih lanjut, McDonald’s di Rusia mencatat telah mengalami kerugian sebesar US$127 juta atau setara Rp1,84 triliun akibat konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Adapun, kerugian diakibatkan oleh bahan persediaan yang tidak terjual senilai US$100 juta, biaya sewa, biaya pemasok, dan juga upah karyawan yang harus tetap dibayarkan.

McDonald’s di Rusia Kandas setelah 30 tahun beroperasi

Ilustrasi (AFP)

McDonald’s pertama kali dibuka di Rusia pada tahun 1990 dan dihadiri oleh 5 ribu lebih orang. Hingga pada akhirnya memilih keluar dari Rusia setelah lebih dari 30 tahun beroperasi.

Selain itu, perusahaan belogo M tersebut telah menutup sebanyak 847 restorannya pada Maret lalu. Sementara itu, sebanyak 108 gerainya di Ukraina juga ditutup dengan alasan keamanan.

Diketahui, perusahaan ini menjual semua restorannya di Rusia kepada pengusaha lokal dengan tetap mempertahankan merek dagangnya.

Continue Reading

Financial

Netflix Hadirkan Paket Murah dengan Iklan pada Oktober Nanti

Published

on

By

netflix

Netflix bakal hadirkan paket murah dalam pilihan langganannya per Oktober 2022 mendatang. Adapun, langkah tersebut ditempuh untuk menarik kembali minat pelanggan setelah sebelumnya sempat mengalami kerugian.

Dilansir dari laman CNN Indonesia, Netflix akan sertakan iklan dalam paket murahnya tersebut. Menurutnya, paket langganan murah dengan iklan sudah sering dijumpai diberbagai platform streaming online.

“Setiap perusahaan streaming besar kecuali Apple punya atau telah mengumumkan layanan dengan iklan,” tulis Netflix.

Baca Juga:

Langganan dengan iklan sempat ditentang

Ilustrasi (Unsplash/CardMapr)

Sementara itu, ide untuk memasukkan iklan dalam paket murah sempat ditentang oleh Wakil Ketua Eksekutif Netflix Reed Hastings. Namun, dia berubah pikiran setelah melihat strategi yang dibangun oleh lawan perusahaannya.

“Salah satu cara untuk meningkatkan sebaran harga adalah dengan iklan pada paket kelas bawah dan mendapatkan harga yang lebih rendah dengan iklan,” katanya.

Menurut Hastings, langkah yang diambilnya kali ini dapat berbuah manis. Ia pun tidak ragu untuk segera meluncurkan paket murah tersebut.

“Kami tidak ragu. Ini akan berhasil,” ucapnya.

Netflix pernah kehilangan 200 ribu pelanggan

Ilustrasi (Unsplash/Malte Helmhold)

Di awal tahun 2022, platform streaming terbesar setelah HBO Max ini sempat kehilangan 200 ribu pelanggan. Hal tersebut menjadi sejarah kelam bagi Netflix selama ini dalam kiprahnya di layanan streaming online.

Dilansir dari Detik, turunnya jumlah pelanggan secara drastis diakibatkan adanya dampak dari kisruh antara Rusia dan Ukraina yang memengaruhi jumlah pelanggan mereka. Selain itu, adanya fitur sharing password juga ikut andil dalam turuunya jumlah pelanggan.

Terlebih lagi, ia juga harus menghadapi persaingan sengit dengan Disney Plus dan HBO Max yang kerap menawarkan konten-konten yang lebih menarik.

Continue Reading

Financial

Jack Dorsey Respons Rumor Jabat CEO Twitter Lagi

Published

on

By

Jack Dorsey

Pendiri sekaligus mantan CEO Twitter, Jack Dorsey, memberi tanggapan terhadap rumor yang mengaitkannya untuk kembali ke sosial media berlambang burung biru tersebut.

Seiring dengan pengakuisisian kepemilikan Twitter oleh Elon Musk, Dorsey dikabarkan akan kembali memimpin perusahaan yang telah ditinggalkan olehnya pada akhir tahun lalu tersebut.

“Tidak, saya tidak akan pernah menjadi CEO lagi,” kata Jack Dorsey dalam akun pribadi Twitter-nya, @jack, merespons pernyataan komedian Charles Wieand perihal kemungkinannya dibujuk Elon Musk untuk kembali ke Twitter.

Baca Juga:

Jack Dorsey pernah dicopot sebagai CEO Twitter

Sebelumnya, Dorsey pernah melakukan dipecat sebagai CEO Twitter pada tahun 2008 silam, hanya dua tahun setelah ikut membangun sebagai co-founder.

Jack Dorsey (Image: Pikiran Rakyat)

Namun pada 2015, Jack Dorsey kembali duduk sebagai salah satu pejabat Twitter hingga akhirnya mengundurkan diri pada November 2021 lalu.

Semenjak kepergiannya, Parag Agrawal telah memimpin Twitter sebagai CEO, namun ada kemungkinan bahwa Elon Musk bakal melengserkannya usai resmi mengambil alih kepemilikan perusahaan.

Elon Musk (Image: Ekonomi Bisnis)

Musk diwartakan bakal mengisi jabatan CEO Twitter untuk sementara selama beberapa bulan ke depan, namun dia mencari seorang CEO permanen untuk menjadi tangan kanannya.

CNBC melaporkan bahwa pada saat ini masih belum ada terlalu banyak diskusi tentang perombakan kepemimpinan di Twitter setelah resmi diambil alih oleh Musk.

Continue Reading

Trending