Connect with us

Featured

Tidak Main Lawan Kroasia, Southgate Puji Chilwell dan Sancho

Published

on

Flygoal.com – Tim nasional Inggris mengawali perjalanan mereka di Euro 2020 dengan 3 poin setelah mereka mengalahkan tim nasional Kroasia dalam laga yang dilaksanakan di Wembley Stadium pada hari Minggu kemarin waktu setempat dengan skor tipis 1-0.

Dalam pertandingan tersebut, pemain Manchester City, Raheem Sterling menjadi pencetak satu-satu gol. Gol tersebut terjadi di menit ke-57 ketika pemain Leeds United, Kalvin Phillips memberikan umpan kepada Sterling yang kemudian menusuk pertahanan sang finalis Piala Dunia 2018 silam dan memasukkan gol dari dalam kotak pinalti.

Meski berhasil menang, nama-nama pemain yang dijadikan starter oleh Gareth Southgate, pelatih tim nasional Inggris, pada saat itu menimbulkan tanda tanya. Dirinya tidak memainkan Jadon Sancho, bintang Borussia Dortmund yang menjalani musim gemilang bersama klubnya, serta Ben Chilwell, bek yang membantu mengalahkan Manchester City di final Champions League edisi 2020-2021 kemarin.

Sancho tidak dimainkan oleh Southgate karena dirinya lebih percaya dengan Sterling dan juga Phil Foden, duo Manchester City dan juga Harry Kane di sektor depan. Sementara itu, Chilwell tidak dimainkan karena sang pelatih lebih memilih untuk memainkan Kieran Trippier, bek kanan Atletico Madrid, sebagai bek kiri.

Namun, The Guardian melaporkan bahwa walaupun kedua pemain tersebut tidak dimainkan, atmosfir yang ada di ruang ganti cukup kuat dan dirinya juga mengapresiasi kebesaran hati kedua bintang tersebut ketika mengetahui mereka tidak dimainkan dalam laga kemarin.

Southgate juga menyebutkan bahwa dirinya optimis tidak akan ada masalah yang berawal dari tidak terpilihnya nama-nama besar dalam starting eleven yang dirinya mainkan dalam pertandingan. “Mereka (Sancho dan Chilwell –red) tidak merasa begitu karena betapa profesionalnya mereka ketika berdiskusi dan betapa besar rasa hormat yang mereka perlihatkan kepada grup.”

Dalam pertandingan kedua Inggris akan bermain melawan rival mereka, Skotlandia pada hari Jumat mendatang, dan tentunya menarik melihat komposisi tim seperti apa yang dimainkan oleh  Southgate untuk memastikan 3 poin tambahan untuk keselamatan mereka di Euro 2020.

Featured

Benarkah Kucing Memiliki Sembilan Nyawa? Ini Dia Faktanya!

Published

on

By

kucing memiliki sembilan nyawa

Sering kali, kita mendengar bahwa kucing memiliki sembilan nyawa. Namun, apakah benar demikian?

Kucing kerap selamat apabila jatuh dari ketinggian. Bahkan, jarang sekali ditemukan kucing yang mengalami luka-luka atau patah tulang ketika jatuh dari ketinggian.

Hal ini membuat sebagian orang yang berasumsi bahwa kucing memiliki sembilan nyawa. Nah, daripada kalian bingung, alangkah baiknya simak beberapa ulasan mengenai hal tersebut di bawah ini.

Baca Juga:

Kucing memiliki sembilan nyawa hanyalah mitos

Ilustrasi (Unsplash/Ludemeula Fernandes)

Mau bagaimana lagi, kucing memiliki sembilan nyawa hanyalah mitos belaka. Jika ditinjau dari laman Bobo, kucing memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan tubuhnya dengan sangat baik ketika terjatuh.

Kucing dapat dengan leluasa untuk mengatur posisi jatuhnya, yaitu dengan menghadapkan kaki ke bawah yang digunakan untuk mendarat.

Selain itu, ketika jatuh dari ketinggian, kucing juga mampu untuk membalikan serta meregangkan tubuhnya agar dapat tertahan angin.

Hal tersebutlah yang membantu kucing untuk mengurangi risiko cedera bahkan kematian. Kucing juga dapat mendarat dengan posisi kaki menekuk, sehingga mencegah adanya patah tulang kaki.

Terlebih lagi, kucing memiliki refleks yang sangat baik ketika menghadapi situasi yang membahayakan dirinya.

Asal-usul kucing memiliki sembilan nyawa

Ilustrasi (Unsplash/Pacto Visual)

Hal tersebut berangkat dari kisah Dewi Atum yang dianggap memiliki sembilan nyawa. Satu nyawa miliknya sendiri, sedangkan delapan nyawa lainnya milik keturunannya.

Saat itu, Dewi Antum mengunjungi bumi dengan bentuk seperti kucing. Sehingga, masyarakat Mesir kuno menganggap bahwa kucing adalah hewan yang memiliki sembilan nyawa.

Continue Reading

Featured

Gladiator: Kisah Pilu Para Pahlawan Hiburan Romawi

Published

on

By

Gladiator

Gladiator punya citra yang tangguh di masa kini, dicirikan sebagai orang yang mampu melawan hewan buas seperti singa di tengah Coliseum.

Namun, di balik seluruh kisah indahnya yang diceritakan di masa kini, ada kisah pilu yang mengiringinya.

“Gladiator menempati anak tangga terendah dari tangga sosial bersama para budak,” kata Laura Hayward, dikutip dari The Collector, via Nat Geo Indo.

Gladiator tak hanya laki-laki, terkadang para wanita juga dibiarkan bertarung untuk memperjuangkan hidupnya di arena.

Film Gladiator (Image: Medcom.id)

Banyak alasan yang membuat mereka terpaksa memilih jalan hidup ini. Mulai dari tawanan perang hingga penjahat yang menjalani hukuman.

Hayward menambahkan bahwa para gladiator memiliki pemilik yang akan membayar mereka secara reguler. Mereka bertarung atas nama para pemiliknya.

Mereka memiliki berbagai senjata. Kelas mereka akan menentukan senjata apa yang akan mereka kenakan di arena.

Baca Juga:

Jenis-jenis gladiator

Samnite akan menggunakan perisai persegi panjang dan pedang pendek, dengan mengenakan helm khas layaknya panggangan yang akan melindungi mereka namun membatasi penglihatan.

Secutor merupakan petarung kelas menengah, yang memiliki armor di lengan dan pelindung di kaki. Mereka membawa sebuah perisai yang lebih kecil, yang menawarkan kecepatan kepada sang petarung.

Terakhir ada Retiarius, yang bertarung dengan menggunakan baju khusus yang ringan. Dia menggunakan trisula dan karena hanya armor ringan yang melingkari tubuhnya, maka dia memiliki kecepatan yang diperlukan untuk mengalahkan lawan-lawannya.

Armor petarung (Image: Klook)

Para gladiator benar-benar bertarung untuk hidupnya. Pertaruhan di arena adalah tentang menang untuk tetap hidup atau mati.

Mereka yang gagal menang memiliki kesempatan untuk meninggalkan sesuatu di batu nisannya yang dikenal dengan nama Flamma. Beberapa prasasti akan menyertakan tambahan nasihat atau peringatan kepada para pembacanya.

Salah seorang di antara mereka, Macedo, menuliskan dalam batu nisannya bahwa dia berusia 20 tahun dan meninggal dunia setelah menyerah pada pertarungan pertamanya di arena.

Continue Reading

Featured

Catat! Ini Dia Cara Keramas yang Benar Agar Rambut Sehat Terawat

Published

on

By

cara keramas yang benar

Agar memiliki rambut yang sehat serta terawat, Anda harus mengetahui cara keramas yang benar. Terlebih lagi, jika Anda sering berkeringat akibat aktivitas sehari-hati.

Banyak orang yang menganggap remeh akan kesehatan rambut, sehingga melakukan keramas secara asal-asalan. Padahal, keramas merupakan bagian yang sangat penting untuk menjaga kesehatan rambut sehingga bisa tampil percaya diri.

Baca Juga:

Bagaimana cara keramas yang benar?

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Alodokter, berikut adalah cara keramas yang benar agar rambut Anda sehat terawat.

Gunakan sampo yang sesuai

Ilustrasi (Freepik/lookstudio)

Gunakanlah sampo yang sesuai dengan jenis rambut yang Anda miliki. Biasanya, jenis sampo akan tertera secara jelas pada label kemasannya.

Apabila anda memiliki rambut yang berminyak, gunakanlah sampo yang mengandung asam salisilat. Sedangkan, untuk rambut kering dan rusak bisa memilih sampo yang mengandung dimethicone dan cyclomethicone.

Keramas dengan air dingin

Ilustrasi (Alodokter)

Menggunakan air dingin untuk keramas tentunya jarang sekali untuk dilakukan. Tetapi menurut beberapa ahli, air dingin merupakan suhu terbaik untuk digunakan keramas.

Hindarilah keramas menggunakan air panas. Hal tersebut dikarenakan dapat membuat rambut menjadi kering, kusut, bahkan kerusakan.

Tidak keramas setiap hari

Para ahli kesehatan rambut menyebutkan, keramas setiap hari dapat menyebabkan rambut menjadi kering dan rusak. Keramaslah setiap 2-3 hari sekali agar kelembapan rambut tetap terjaga

Gunakan kondisioner setelah keramas

Ilustrasi (Freepik/jcomp)

Terakhir, cara keramas yang benar adalah menggunakan kondisioner setelah mencuci rambut dengan sampo. Penggunaan kondisioner bertujuan agar mengembalikan atau menjaga kelembaban rambut.

Adapun, untuk pengaplikasiannya adalah cukup dari tengah batang rambut hingga ke ujung rambut. Hindari penggunaan kondisioner pada kulit kepala atau pangkal rambut, karena dapat membuat rambut lebih berminyak.

Continue Reading

Trending