KA Jarak Jauh Mulai Beroperasi Sampai 31 Mei, Ini Syaratnya!

Pemerintah sudah menghentikan larangan operasional transportasi umum dalam masa pandemi virus corona.

KA Jarak Jauh Mulai Beroperasi Sampai 31 Mei, Ini Syaratnya!

Warta.com - Pemerintah sudah menghentikan larangan operasional transportasi umum dalam masa pandemi virus corona.

Dengan begitu, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) mengoprasikan kereta api luar biasa (KLB) yang merupakan KA jarak jauh mulai selasa (12/5/20).

Rencananya KA luar biasa akan beroperasi sampai 31 Mei 2020. 

Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang pengoperasian KA luar biasa. 

Pertama, KA luar biasa dioperasikan hanya bagi penumpang kelompok tertentu yang diatur dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomer 4 Tahun 2020 tentang kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. 

Penumpang yang diizinkan menggunakan KA luar biasa yaitu pekerja di pelayana penanganan Covid-19, pertahanan dan keamanan, kesehata, kebutuhan dasar, dan fungsi ekonomi penting, 

Selain itu, penumpang dengan perjalanan darurat, yaitu pasien atau orang yang memiliki keluarga yang sakit keras ataupun meninggal. 

Pihak PT KAI, Joni Martinus mengungkapkan KA luar biasa bukan angkutan mudik.

"Kami tegaskan, pengoperasian KLB ini dikhususkan hanya untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah dan bukan dalam rangka angkutan mudik Idul Fitri," kata Joni. 

Kedua, ada tiga rute dengan enam perjalanan KA yang akan dioperasikan setiap hari. 

KA luar biasa dalam pengoperasian tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus corona, PT KAI hanya menjual 50 persen tempat duduk dari seluruh kapasitas angkut tiap rangkaian kereta. 

Ketiga, pihak PT KAI telah mulai menjual tiket sejak Senin lalu dengan syarat tiket hanya bisa dibeli di loket stasiun keberangkatan. 

Hal tersebut beralasan, calon penumpang wajib melengkapi sejumlah persyarakatan saat membeli tiket. 

Pembelian tiket bisa dilakukan mulai H-7 keberangkatan. 

Terakhir, penumpang diwajibkan menggunakan masker, bersuhu tubuh dibawah 38 derajat celcius, membawa tiket, identitas asli dan surat izin yang telah diberikan oleh satgas Covid-19.