Connect with us

Liga Indonesia

Ezra Walian: Dari Ajax ke Bandung, Mengancam di ASEAN

Published

on

Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu pemain kunci bagi Shin Tae-yong untuk membantu timnas Indonesia melenggang ke final Piala AFF 2020 ini.

Sang striker berusia 24 tahun mencetak gol pembuka dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 kontra Singapura, yang dimenangkan oleh Tim Garuda 4-2 dan menjadi kunci lolos ke final.

Terlepas dari apa pun hasilnya di laga final kontra Thailand, Ezra telah cukup sukses menjadi andalan timnas Indonesia di kancah sepak bola anternegara Asia Tenggara ini.

Tumbuh di Eropa

Lahir pada 22 Oktober 1997, Ezra Walian merupakan pemain keturunan yang besar di ibu kota Belanda, Amsterdam. Dia mulai belajar sepak bola di akademi Haarlem Youth.

Darah Indonesia mengalir lewat ayahnya, Glenn Walian, yang notabenenya adalah orang Manado, Sulawesi Utara.

Ezra berkembang di akademi AZ Alkmaar, sebelum menyeberang ke tim terbesar di Belanda, Ajax Amsterdam, pada tahun 2012 silam.

Baca Juga: Witan Sulaeman, Bocah Palu Bertualang ke Polandia yang Bersinar di Asia Tenggara

Sebenarnya, dia termasuk dalam generasi emas Ajax bersama dengan Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong, dan Donny van de Beek.

Pada musim 2018/2019, trio tersebut menjadi kunci tim asuhan Erik ten Hag melenggang ke semifinal Liga Champions, usai mengalahkan Real Madrid dan Juventus.

Selagi De Ligt ke Juventus, De Jong ke Barcelona, dan Van de Beek ke Manchester United, Ezra Walian berkarier di tim-tim kecil Belanda, bersama RKC Waalwijk dan Almere City.

Timnas Indonesia

Ezra sudah mendapatkan panggilan dari timnas senior Indonesia sejak usia 19 tahun pada Maret 2017 silam, ketika Luis Milla menjabat sebagai pelatih.

Sang striker kemudian hijrah ke Indonesia, menjajal sepak bola Nusantara, dengan bergabung ke PSM Makassar pada 2019 silam, dan kemudian mencetak tiga gol dari 19 penampilan.

Pada musim ini, Ezra memutuskan untuk pindah ke Persib Bandung mulai Maret 2021 lalu, dia dikontrak hingga 2024 mendatang.

Sejauh ini, Ezra telah bermain 15 kali untuk Maung Bandung, membantu tim besutan Robert Rene Alberts dengan mencetak empat gol.

Catatan tersebut membantu Persib duduk di peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 2021, menorehkan 34 poin dari 17 pertandingan, hanya tertinggal tiga poin dari Bhayangkara FC yang menjadi pemuncak.

Liga Indonesia

Egy Maulana Vikri Resmi Perpanjang Kontrak dengan FK Senica

Published

on

By

Egy Maulana Vikri

Tak ada lagi teka-teki perihal masa depan Egy Maulana Vikri di FK Senica, setelah klub asal Slovakia tersebut resmi memperpanjang kontrak sang pemain bintang timnas Indonesia tersebut.

Kabar ini diumumkan secara resmi di akun resmi Instagram FK Senica, yang tentunya disambut dengan sangat baik oleh warganet Indonesia, karena salah satu pemain kebanggaan negeri ini menjalani karier yang bagus di sebuah klub Eropa.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by FK Senica 💙❤️ (@fk_senica)

“Dengan senang hati, kami mengumumkan bahwa pemain nomor 17 kali, Egy Maulana Vikri, telah memperpanjang kontraknya di FK Senica,” demikian caption yang ada dalam unggahan terbaru klub asal Slovakia itu di Instagram.

Egy bergabung dengan Senica pada musim panas tahun 2021 lalu, setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Lechia Gdansk. Sebelumnya, dia bermain selama tiga musim bersama klub asal Polandia tersebut, semenjak direkrut pada musim panas 2018.

Karena kariernya di Lechia tidak begitu baik, maka Senica pun belum bisa memberikan kontrak panjang kepada Egy.

Kendati begitu, setelah memperlihatkan performa yang gemilang selama enam bulan terakhir, Senica pun bersedia memperpanjang kontrak pemain kelahiran Medan pada tahun 2000 tersebut hingga Juni 2023 mendatang.

Itu memang tidak mengherankan, karena Egy berhasil main bagus ketika diberi kesempatan, dengan menciptakan dua gol dan empat assist dari 15 kali bertanding di semua ajang untuk Senica pada musim ini.

Baca Juga:

Pada bulan Januari ini pula, kesuksesan terhadap Egy membuat Senica merekrut bintang asal Indonesia lainnya, Witan Sulaeman, yang juga direkrut dari Lechia Gdansk.

Tak seperti Egy yang dikontrak secara penuh, Witan merupakan pemain pinjaman selama enam bulan hingga musim ini berakhir. Dia masih terikat kontrak dengan Lechia hingga musim panas tahun 2023 mendatang.

Perekrutan Witan sudah terselesaikan sejak pekan lalu, dengan sang gelandang berusia 20 tahun sudah terlihat berlatih bersama Egy dan rekan-rekan setim barunya di Senica.

Mereka berdua merupakan bagian dari skuat timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong, yang menggapai final Piala AFF 2020 lalu.

Tentunya, ini merupakan kabar baik bagi Indonesia. Selain melihat keduanya berjaya di Eropa, mereka juga bisa saling memahami permainan satu sama lain, meningkatkan chemistry yang bisa bermanfaat bagi permainan timnas.

Continue Reading

Liga Indonesia

Elkan Baggott Takkan Bela Timnas Indonesia di Laga Kontra Timor Leste

Published

on

By

Elkan Baggott

Elkan Baggott memang dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk pertandingan FIFA Matchday kontra Timor Leste pada jeda internasional bulan Januari ini.

Sang defender Ipswich Town tersebut termasuk dalam 27 pemain yang dipanggil untuk laga persahabatan yang dijadwalkan untuk terlaksana pada 27 dan 30 Januari mendatang.

Ini memang mengherankan, karena Tae-yong sebelumnya membiarkan sejumlah personel Garuda di luar negeri untuk tidak dipanggil, seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Asnawi Mangkualam.

Baggott pun harus dilobi, sebagaimana diakui oleh Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI, kepada timnya di Inggris, Ipswich Town, agar bisa hadir dalam jeda internasional akhir bulan ini.

“Kami masih komunikasi,” terang Iriawan, sebagaimana dikutip dari BolaSport. “Yang jelas kami terus lakukan komunikasi dengan klub mereka.”

Konfirmasi juga datang dari asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto, yang mengakui bahwa Baggott tidak bisa hadir dalam kesempatan kali ini.

“Kemungkinan besar Elkan tidak bisa hadir untuk bergabung dengan timnas Indonesia,” terang Nova.

Baca Juga:

Masalah karantina menjadi kesulitan tersendiri, karena pemain tak punya waktu sebanyak itu. Sekalipun diizinkan untuk ikut serta, Elkan bakal memerlukan waktu selama empat hingga tujuh hari untuk menjalani karantina karena aturan yang berkaitan dengan penanganan pandemi COVID-19.

Pada saat ini pun, Timor Leste sedang menjalani karantina selama empat hari di Jakarta. Laga persahabatan sendiri nantinya akan dimainkan di Bali, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, jadi mereka masih harus menempuh perjalanan udara lagi setelah karantina usai.

Dilansir dari detik sport, kendati menjalani karantina, timnas Timor Leste tetap diizinkan untuk memakai lapangan untuk berlatih demi mempersiapkan diri dalam laga FIFA Matchday.

Elkan Baggott merupakan bagian dari skuat timnas Indonesia yang berhasil mencapai laga final di Piala AFF 2020, yang selesai dilaksanakan pada awal bulan Januari ini.

Posturnya yang tinggi membuat Elkan menjadi andalan dalam bola-bola atas. Alhasil, dia pun sukses mencetak sebuah gol melalui tandukannya ketika tim asuhan Shin Tae-yong menumpaskan Malaysia dengan skor telak 4-1 di babak grup.

Continue Reading

Liga Indonesia

Marselino Ferdinan Dipanggil ke Skuat Timnas Indonesia

Published

on

By

Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan termasuk dalam tujuh pemain anyar yang dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia dalam laga uji coba kontra Timor Leste.

Tim Garuda dijadwalkan untuk menjamu Timor Leste dalam pertandingan persahabatan yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada jeda internasional akhir bulan Januari ini.

Secara total, Shin Tae-yong memanggil 27 pemain dalam skuat kali ini, dengan tujuh di antaranya adalah pemain baru.

Baca Juga

Salah satu yang menarik perhatian adalah Marselino Ferdinan. Pemain muda kepunyaan Persebaya Surabaya, yang nyatanya sudah dipantau oleh STY di BRI Liga 1, yang kini sedang digelar di Bali.

Selain Merselino, sang pelatih asal Korea Selatan juga turut memanggil Ronaldo Kwateh dari Madura United, yang sedang bermain dengan bagus juga.

Sedangkan lima pemain baru lain yang mendapatkan panggilan adalah Muhammad Adisatryo (Persik Kediri), Ahmad Figo (Arema FC), Sani Rizki (Bhayangkara FC), Bayu Fiqri (Persib Bandung), dan Terens Puhiri (Borneo FC).

Ini bisa disebut sebagai ajang seleksi oleh Shin Tae-yong sebelum ajang yang lebih serius di Piala AFF U-23, SEA Games, dan Kualifikasi Piala Asia.

“Saya berharap pemain terus bekerja keras, fokus, dan disiplin pada pemustan latihan FIFA Match Day Kali ini,” tutur Shin Tae-yong, sebagaimana yang dikutip dari edaran PSSI.

Skuat dijadwalkan untuk berkumpul pada tanggal 19 Januari mendatang di Bali, dengan Pemusatan Latihan (TC) akan dimulai setelahnya.

Ini juga menjadi ajang untuk mengukur kualitas setelah melalui turnamen yang gemilang di Piala AFF 2020 lalu, dengan mencapai babak final, hanya takluk dari tim terbaik di Asia Tenggara, Thailand, yang memang memiliki kualitas jauh lebih baik di atas kertas.

Para pemain andalan dari tim yang diandalkan di Piala AFF 2020 lalu pun kembali meramaikan skuat, termasuk Alfeandra Dewangga, Irfan Jaya, Pratama Arhan, dan Nadeo Argawinata.

Namun tidak ada para personel dari Eropa, seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, atau Asnawi Mangkualam yang bermain di Korea Selatan. Meskipun Elkan Baggott tetap dipanggil.

Continue Reading

Trending