Connect with us

Liga Inggris

Romelu Lukaku Menyesal Tinggalkan Inter untuk Kembali ke Chelsea

Published

on

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku nampaknya menyesal tinggalkan Inter Milan, setelah mengakui bahwa dirinya tidak merasa bahagia dengan situasinya di Chelsea pada saat ini.

Sang striker timnas Belgia kembali ke Premier League, setelah dua musim di Serie A, dengan ditebus seharga 115 juta euro pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Lukaku kembali ke Inggris setelah menjadi bintang di Inter Milan, denganmencetak 64 gol dan 16 assist dari 95 pertandingan.

Dia merupakan pemain pilar di balik kesuksesan Antonio Conte mempersembahkan gelar Scudetto pertama untuk Nerazzurri sejak 2010, hingga membuat Chelsea kepincut untuk memulangkannya ke Stamford Bridge.

Awalnya, musim berjalan dengan baik di London Barat, namun cedera dan COVID-19 telah membatasi jumlah penampilannya menjadi hanya lima kali di Premier League sejak pertengahan Oktober lalu.

Baca Juga: Thomas Tuchel Mengeluh Chelsea Imbang Lagi

Sang pemain berusia 28 tahun itu hanya mencetak lima gol dari 13 penampilan di Premier League pada saat ini, dan mengutarakan ketidakbahagiaannya.

Romelu Lukaku mengakui bahwa sistem yang diterapkan oleh manajer Thomas Tuchel pada saat ini tidak cocok untuknya.

“Secara fisik, saya baik saja, bahkan lebih baik daripada sebelumnya. Setelah dua tahun di Italia, ketika saya berusaha keras di Inter bersama pelatih dan ahli gizi, saya baik-baik saja secara fisik,” kata Lukaku kepada Sky Sport.

Meskipun menyadari bahwa dirinya belum bisa tampil sesuai dengan yang diharapkan oleh Tuchel hingga saat ini, namun Lukaku berusaha untuk tetap profesional.

“Saya tidak bahagia dengan situasi saat ini dan itu alamiah. Pelatih kepala memutuskan untuk bermain dengan sistem yang berbeda dan saya tidak boleh mengecewakannya, saya perlu terus bekerja keras dan profesional,” lanjut eks pemain Manchester United itu.

“Saya tidak bahagia dengan situasinya, namun saya adalah pekerja keras, dan saya tidak boleh mengecewakan.”

Ingin Kembali ke Inter

Meskipun dianggap dewa ketika bermain di San Siro, namun Lukaku menciptakan kontroversi dengan para fans Inter ketika hengkang di musim panas lalu.

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan maaf kepada para fans Inter, karena saya kira saya harusnya hengkang dengan cara yang berbeda,” lanjutnya.

“Saya benar-benar berharap dari kedalaman hati untuk bisa kembali ke Inter, tidak di akhir karier, namun semoga ketika masih berada di level yang bagus untuk bersaing.”

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liga Inggris

Diogo Jota Dwigol, Liverpool ke Final Carabao Cup

Published

on

By

Liverpool ke final

Liverpool ke final ke Carabao Cup setelah berhasil menumbangkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam lawatan ke Emirates Stadium pada Jumat (21/1) dini hari tadi WIB, berkat dwigol Diogo Jota.

Leg pertama semifinal Carabao Cup berakhir dengan skor imbang tanpa gol di Anfield, dan itu seharusnya memberikan keuntungan bagi The Gunners yang akan bermain di hadapan para pendukungnya sendiri.

Tuan rumah pun mengancam lebih dulu melalui eksekusi tendangan bebas Alexandre Lacazette, yang masih menghunjam mistar gawang kawalan Caoimhin Kelleher pada menit kelima.

Namun yang membuka skor malah The Reds, setelah Diogo Jota mendapatkan operan dari Trent Alexander-Arnold, dan menusuk ke tengah sebelum melepaskan tembakan yang cukup beruntung karena terdefleksi oleh seorang pemain Arsenal.

Setelah jeda turun minum, Lacazette mendapatkan umpan terobosan yang manis dari Albert Sambi Lokonga, namun tembakannya tidak menemukan sasaran.

Baca Juga: 

Jota kembali menampilkan keahliannya pada menit ke-51. Bergerak dari sayap kiri, sang penyerang timnas Portugal menemukan Kaide Gordon di mulut gawang. Namun peluang yang mudah itu tidak bisa dimanfaatkan oleh sang penyerang berusia 17 tahun, dengan tembakannya melambung jauh dari gawang.

Pada penciptaan gol kedua, Alexander-Arnold kembali menjadi alasan Liverpool bisa mencetak gol yang lagi-lagi diukir oleh Jota, yang menyelesaikan peluang dengan menyontek bola di hadapan kiper Aaron Ramsdale.

Itu terlihat offside dan hakim garis sempat menganulirnya, namun wasit Martin Atkinson mengonfirmasi bahwa gol tersebut sah setelah dipantau ulang dengan menggunakan VAR.

Gol pada menit ke-77 itu membunuh harapan Arsenal, yang menutup laga dengan 10 orang setelah Thomas Partey dikartu merah, karena mendapatkan dua kartu kuning dalam kurun waktu tiga menit saja.

Dengan hasil ini, maka Liverpool ke final dan akan menantang Chelsea di Wembley Stadium pada laga puncak yang dilangsungkan tanggal 27 Februari mendatang.

Setelah ini, skuat asuhan Jurgen Klopp akan mengembalikan fokusnya ke Premier League, dengan melawat ke Selhurst Park untuk menghadapi Crystal Palace pada hari Minggu (23/1) mendatang.

Hasil Carabao Cup, Jumat (21/1) dini hari WIB:

Arsenal 0-2 Liverpool — (Diogo Jota 19′, 77′) — (Kartu merah: Thomas Partey [ARS] 90′)

Continue Reading

Liga Inggris

Arsenal Makin Gencar Dekati Arthur Melo

Published

on

By

Arthur Melo

Arsenal semakin gencar memburu gelandang tak terpakai Juventus, Arthur Melo, dan negosiasi telah dilanjutkan dengan agen pada hari Rabu (19/1) kemarin.

The Gunners telah berusaha keras untuk menyelesaikan proses perekrutan sang pemain berusia 25 tahun pada bursa transfer bulan Januari ini, dan negosiasi telah dimulai.

Kendati begitu, Juventus belum memberikan lampu hijau untuk transfer Arthur ke Emirates Stadium, terkecuali jika mereka sudah menemukan pengganti yang tepat.

Arsenal ingin menyelesaikan proses perekrutan Arthur Melo secepat mungkin, dan direktur teknis, Edu, sudah melaksanakan pembicaraan dengan agen yang mewakili sang gelandang pada pekan ini.

Baca Juga:

Agen Federico Pastorello dikabarkan terbang ke London untuk mengunjungi kamp latihan Colney, berharap untuk bisa menemukan titik terang untuk kepindahan kliennya ke Arsenal.

Meriam London diwartakan ingin merekrut sang pemain berusia 25 tahun dengan status pinjaman hingga musim panas tahun ini, seiring dengan kepergian Ainsley Maitland-Niles ke AS Roma.

Arthur sendiri ingin pindah ke London, karena tak mendapatkan menit bermain yang cukup di Juventus selama satu setengah musim di bawah asuhan Andrea Pirlo dan Massimiliano Allegri.

Menurut warta dari jurnalis Fabrizio Romano, setelah pertemuan tersebut, I Bianconeri meminta agar Arsenal menyisipkan opsi untuk dipermanenkan, serta memperpanjang masa pinjamannya selama 18 bulan, atau satu setengah musim, bukan hanya enam bulan.

Strategi Juve sejauh ini untuk menggantikan Arthur adalah dengan mendatangkan Denis Zakaria dari Borussia Monchengladbach. Meskipun tadinya sang gelandang timnas Swiss merupakan incaran musim panas, karena pada saat bursa transfer tiba, kontraknya akan habis.

Opsi lain adalah dengan memanggil pemain pinjaman, Nicolo Rovella, yang sedang bermain di Genoa pada saat ini.

Continue Reading

Liga Inggris

Cristiano Ronaldo Diganti Kontra Brentford, Ini Penjelasan Ralf Rangnick

Published

on

By

Cristiano Ronaldo

Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick, menjelaskan kepada pers mengenai alasannya menarik keluar Cristiano Ronaldo dalam kemenangan 3-1 atas Brentford, Kamis (20/1) dini hari tadi WIB.

Sang peraih lima penghargaan Ballon d’Or kembali ke susunan pemain utama The Red Devils, setelah melewatkan laga akhir pekan kemarin kontra Aston Villa karena masalah kebugaran.

Ronaldo memainkan peranan penting dalam pertandingan di Brentford Community Stadium, dengan memberikan operan kepada Bruno Fernandes yang kemudian mencetak assist untuk gol Mason Greenwood.

Namun demikian, Ronaldo tak mengakhiri laga di lapangan. Dia ditarik keluar pada menit ke-71, dengan Ralf Rangnick memasukkan Harry Maguire untuk menggantikannya.

Sang pemain berusia 36 tahun jelas-jelas tidak senang dengan keputusan sang manajer asal Jerman, yang kemudian menjadi viral karena reaksinya di pinggir lapangan.

Warganet berkreasi dengan jawaban-jawaban lucunya di media sosial, namun Rangnick mengungkapkan hal yang sebenarnya dia katakan kepada Cristiano Ronaldo setelah menarik eks pemain Juventus dan Real Madrid itu keluar lapangan.

“Saya berkata kepadanya bahwa kami sudah unggul 2-0 dan kami harus belajar dari hasil sebelumnya di Villa Park. Setelah laga itu, saya merasa marah kepada diri saya karena tak berganti ke formasi lima bek,” kata Rangnick, sebagaimana dilansir dari BBC.

“Hari ini pun situasi yang sama terjadi dan saya tidak ingin membuat kesalahan yang sama lagi. Saya berkata: ‘Dengarkan, Cristiano. Anda berusia 36 tahun dan berada dalam kondisi yang bagus, namun ketika Anda adalah pelatih kepala, maka Anda akan bisa memahami sudut pandang seorang pelatih.’

Baca Juga:

“Tugas saya adalah untuk mengambil keputusan berdasarkan kepentingan terbaik untuk tim dan klub, dan saya harap dia melihat hal yang sama.”

Dengan hasil tersebut, United masih belum beranjak dari peringkat ketujuh di klasemen sementara Premier League, mengumpulkan 35 poin dari 21 pertandingan.

Laga berikutnya untuk Cristiano Ronaldo dan kolega adalah dengan menjamu West Ham United di Old Trafford pada hari Sabtu (22/1) mendatang.

Continue Reading

Trending