Connect with us

Liga Inggris

Willian Ungkap Mimpi Buruknya di Arsenal

Published

on

Willian

Willian mengakui bahwa dirinya sudah tak tahan di Arsenal dan ingin segera hengkang, hanya tiga bulan setelah bergabung dari Chelsea.

The Gunners merekrut sang pemain timnas Brasil pada musim panas 2020, setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh The Blues.

Dia diikat dalam masa bakti berdurasi tiga tahun, namun memutuskan untuk hengkang hanya setahun setelah bergabung untuk kembali ke klub masa kecilnya di Brasil, Corinthians.

Dalam pengakuannya baru-baru ini di kanal YouTube FIVE milik Rio Ferdinand, Willian mengakui bahwa dirinya sudah merasa tak betah di Arsenal sejak bulan ketiga.

“Saya tidak bahagia, itulah sebabnya saya tidak main bagus. Saya tidak ingin berbicara tentang detailnya, namun saya tak bahagia,” katanya, dikutip dari Goal.

“Jadi, ketika saya tiba di sana, saya bahagia, sejak awal saya termotivasi, saya ingin main bagus. Klub baru, rekan baru, proyek baru.

“Setelah tiga bulan, saya berkata kepada agen saya, ‘tolonglah, saya ingin pergi’. Saya tidak ingin berbicara buruk tentang klub itu karena mereka adalah klub besar, memiliki sejarah panjang di sepak bola, para pemain hebat bermain di sana, namun itu tidak berhasil dan tentunya, itu menjadi masa-masa tersulit dalam karier saya.”

Baca Juga: Premier League Tetap Digelar di Tengah COVID-19

Sang pemain berusia 33 tahun menyerahkan gajinya dua tahun agar Arsenal memutus kontraknya, namun dia bersedia untuk mengambil pengorbanan itu demi menemukan kembali minatnya dalam bermain sepak bola.

“Ya, saya melepas uang yang banyak. Uang bukanlah hal terpenting dalam hidup, Anda perlu bahagia, untuk merasakan lagi kebahagiaan dan bangun dengan keinginan untuk berlatih,” lanjutnya.

“Saya tak memiliki itu, jadi saya katakan kepada diri sendiri, dengan keluarga saya dan istri saya bahwa saya tidak bisa bertahan di sini, saya tidak bahagia dan harus pergi.

“Bagi saya. Itu tidak adil untuk bertahan di tempat yang tidak Anda inginkan hanya karena uang.”

Willian memiliki reputasi sebagai salah satu gelandang serang terbaik di Premier League selama tujuh musim bermain untuk Chelsea, dengan memenangkan dua gelar liga domestik.

Namun dia hanya mampu mencetak sebuah gol dari 37 kali tampil untuk Arsenal di semua ajang pada musim kompetisi 2020/2021 lalu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liga Inggris

Diogo Jota Dwigol, Liverpool ke Final Carabao Cup

Published

on

By

Liverpool ke final

Liverpool ke final ke Carabao Cup setelah berhasil menumbangkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam lawatan ke Emirates Stadium pada Jumat (21/1) dini hari tadi WIB, berkat dwigol Diogo Jota.

Leg pertama semifinal Carabao Cup berakhir dengan skor imbang tanpa gol di Anfield, dan itu seharusnya memberikan keuntungan bagi The Gunners yang akan bermain di hadapan para pendukungnya sendiri.

Tuan rumah pun mengancam lebih dulu melalui eksekusi tendangan bebas Alexandre Lacazette, yang masih menghunjam mistar gawang kawalan Caoimhin Kelleher pada menit kelima.

Namun yang membuka skor malah The Reds, setelah Diogo Jota mendapatkan operan dari Trent Alexander-Arnold, dan menusuk ke tengah sebelum melepaskan tembakan yang cukup beruntung karena terdefleksi oleh seorang pemain Arsenal.

Setelah jeda turun minum, Lacazette mendapatkan umpan terobosan yang manis dari Albert Sambi Lokonga, namun tembakannya tidak menemukan sasaran.

Baca Juga: 

Jota kembali menampilkan keahliannya pada menit ke-51. Bergerak dari sayap kiri, sang penyerang timnas Portugal menemukan Kaide Gordon di mulut gawang. Namun peluang yang mudah itu tidak bisa dimanfaatkan oleh sang penyerang berusia 17 tahun, dengan tembakannya melambung jauh dari gawang.

Pada penciptaan gol kedua, Alexander-Arnold kembali menjadi alasan Liverpool bisa mencetak gol yang lagi-lagi diukir oleh Jota, yang menyelesaikan peluang dengan menyontek bola di hadapan kiper Aaron Ramsdale.

Itu terlihat offside dan hakim garis sempat menganulirnya, namun wasit Martin Atkinson mengonfirmasi bahwa gol tersebut sah setelah dipantau ulang dengan menggunakan VAR.

Gol pada menit ke-77 itu membunuh harapan Arsenal, yang menutup laga dengan 10 orang setelah Thomas Partey dikartu merah, karena mendapatkan dua kartu kuning dalam kurun waktu tiga menit saja.

Dengan hasil ini, maka Liverpool ke final dan akan menantang Chelsea di Wembley Stadium pada laga puncak yang dilangsungkan tanggal 27 Februari mendatang.

Setelah ini, skuat asuhan Jurgen Klopp akan mengembalikan fokusnya ke Premier League, dengan melawat ke Selhurst Park untuk menghadapi Crystal Palace pada hari Minggu (23/1) mendatang.

Hasil Carabao Cup, Jumat (21/1) dini hari WIB:

Arsenal 0-2 Liverpool — (Diogo Jota 19′, 77′) — (Kartu merah: Thomas Partey [ARS] 90′)

Continue Reading

Liga Inggris

Arsenal Makin Gencar Dekati Arthur Melo

Published

on

By

Arthur Melo

Arsenal semakin gencar memburu gelandang tak terpakai Juventus, Arthur Melo, dan negosiasi telah dilanjutkan dengan agen pada hari Rabu (19/1) kemarin.

The Gunners telah berusaha keras untuk menyelesaikan proses perekrutan sang pemain berusia 25 tahun pada bursa transfer bulan Januari ini, dan negosiasi telah dimulai.

Kendati begitu, Juventus belum memberikan lampu hijau untuk transfer Arthur ke Emirates Stadium, terkecuali jika mereka sudah menemukan pengganti yang tepat.

Arsenal ingin menyelesaikan proses perekrutan Arthur Melo secepat mungkin, dan direktur teknis, Edu, sudah melaksanakan pembicaraan dengan agen yang mewakili sang gelandang pada pekan ini.

Baca Juga:

Agen Federico Pastorello dikabarkan terbang ke London untuk mengunjungi kamp latihan Colney, berharap untuk bisa menemukan titik terang untuk kepindahan kliennya ke Arsenal.

Meriam London diwartakan ingin merekrut sang pemain berusia 25 tahun dengan status pinjaman hingga musim panas tahun ini, seiring dengan kepergian Ainsley Maitland-Niles ke AS Roma.

Arthur sendiri ingin pindah ke London, karena tak mendapatkan menit bermain yang cukup di Juventus selama satu setengah musim di bawah asuhan Andrea Pirlo dan Massimiliano Allegri.

Menurut warta dari jurnalis Fabrizio Romano, setelah pertemuan tersebut, I Bianconeri meminta agar Arsenal menyisipkan opsi untuk dipermanenkan, serta memperpanjang masa pinjamannya selama 18 bulan, atau satu setengah musim, bukan hanya enam bulan.

Strategi Juve sejauh ini untuk menggantikan Arthur adalah dengan mendatangkan Denis Zakaria dari Borussia Monchengladbach. Meskipun tadinya sang gelandang timnas Swiss merupakan incaran musim panas, karena pada saat bursa transfer tiba, kontraknya akan habis.

Opsi lain adalah dengan memanggil pemain pinjaman, Nicolo Rovella, yang sedang bermain di Genoa pada saat ini.

Continue Reading

Liga Inggris

Cristiano Ronaldo Diganti Kontra Brentford, Ini Penjelasan Ralf Rangnick

Published

on

By

Cristiano Ronaldo

Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick, menjelaskan kepada pers mengenai alasannya menarik keluar Cristiano Ronaldo dalam kemenangan 3-1 atas Brentford, Kamis (20/1) dini hari tadi WIB.

Sang peraih lima penghargaan Ballon d’Or kembali ke susunan pemain utama The Red Devils, setelah melewatkan laga akhir pekan kemarin kontra Aston Villa karena masalah kebugaran.

Ronaldo memainkan peranan penting dalam pertandingan di Brentford Community Stadium, dengan memberikan operan kepada Bruno Fernandes yang kemudian mencetak assist untuk gol Mason Greenwood.

Namun demikian, Ronaldo tak mengakhiri laga di lapangan. Dia ditarik keluar pada menit ke-71, dengan Ralf Rangnick memasukkan Harry Maguire untuk menggantikannya.

Sang pemain berusia 36 tahun jelas-jelas tidak senang dengan keputusan sang manajer asal Jerman, yang kemudian menjadi viral karena reaksinya di pinggir lapangan.

Warganet berkreasi dengan jawaban-jawaban lucunya di media sosial, namun Rangnick mengungkapkan hal yang sebenarnya dia katakan kepada Cristiano Ronaldo setelah menarik eks pemain Juventus dan Real Madrid itu keluar lapangan.

“Saya berkata kepadanya bahwa kami sudah unggul 2-0 dan kami harus belajar dari hasil sebelumnya di Villa Park. Setelah laga itu, saya merasa marah kepada diri saya karena tak berganti ke formasi lima bek,” kata Rangnick, sebagaimana dilansir dari BBC.

“Hari ini pun situasi yang sama terjadi dan saya tidak ingin membuat kesalahan yang sama lagi. Saya berkata: ‘Dengarkan, Cristiano. Anda berusia 36 tahun dan berada dalam kondisi yang bagus, namun ketika Anda adalah pelatih kepala, maka Anda akan bisa memahami sudut pandang seorang pelatih.’

Baca Juga:

“Tugas saya adalah untuk mengambil keputusan berdasarkan kepentingan terbaik untuk tim dan klub, dan saya harap dia melihat hal yang sama.”

Dengan hasil tersebut, United masih belum beranjak dari peringkat ketujuh di klasemen sementara Premier League, mengumpulkan 35 poin dari 21 pertandingan.

Laga berikutnya untuk Cristiano Ronaldo dan kolega adalah dengan menjamu West Ham United di Old Trafford pada hari Sabtu (22/1) mendatang.

Continue Reading

Trending