Connect with us

Liga Spanyol

Krisis COVID-19 Barcelona Berlanjut, 10 Orang Positif

Published

on

Barcelona

Barcelona mengumumkan tiga kasus positif COVID-19 lagi, yang membuat total pasien di ruang isolasi kini berjumlah 10 orang dari skuat asuhan Xavi Hernandez.

La Blaugrana, sebelumnya, telah kehilangan Dani Alves, Clement Lenglet, Alejandro Balde, Jordi Alba, Gavi, Ousmane Dembele, dan Samuel Umtiti akibat virus corona.

Namun itu diperburuk dengan hasil terbaru yang diterima oleh Philippe Coutinho, Sergino Dest, dan Abde Ezzalzouli pada hari Kamis (30/12) kemarin.

Sama seperti para pendahulunya, Barcelona juga mengumumkan bawa Dest, Coutinho, dan Abde berada dalam kondisi baik saat diisolasi di rumahnya masing-masing.

Mereka tidak mengalami gejala, dan klub raksasa Catalan itu juga telah melaporkan kasus ini kepada otoritas terkait.

Namun demikian, dengan total adanya 10 kasus positif dalam skuat. Kini, pelatih Xavi Hernandez ditinggalkan dengan skuat yang sangat minim menjelang laga pertama di tahun 2022.

La Blaugrana akan bertandang Son Moix pada pertandingan lanjutan La Liga, Senin (3/1) dini hari WIB, dengan keharusan untuk meraih kemenangan demi memperbaiki peringkat mereka di klasemen sementara.

Barca hanya berada di urutan ketujuh pada saat ini, dengan torehan 28 poin dari 18 pertandingan, terpaut dua poin dari Rayo Vallecano yang mengisi empat besar.

Baca Juga: Barcelona Inginkan Alvaro Morata, Tawarkan Memphis Depay ke Juventus

Pada saat ini, Xavi hanya punya 10 pemain di tim senior, sebab masih banyak pemain yang sedang dirawat akibat cedera, atau pun yang bakal absen karena skorsing, seperti Sergio Busquets.

Ansu Fati, Memphis Depay, Pedri, dan Sergi Roberto sedang menepi akibat cederanya masing-masing, dan setidaknya, dua di antara mereka yang bisa dipastikan masih absen pada akhir pekan ini.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Liga Spanyol

Ousmane Dembele Merasa Diperas karena Dipaksa Tinggalkan Barcelona

Published

on

By

Ousmane Dembele

Ousmane Dembele menekankan bahwa dirinya tidak akan menyerah kepada “pemerasan”, setelah dipaksa untuk meninggalkan Barcelona pada bursa transfer bulan Januari ini.

Sang penyerang timnas Prancis tidak disertakan dalam skuat yang diboyong oleh Xavi Hernandez dalam pertandingan kontra Athletic Bilbao di babak 16 besar Copa del Rey, Kamis (20/1) kemarin.

Itu merupakan buah dari kemunduran negosiasi perpanjangan kontraknya, yang dikabarkan sudah kolaps sejak tahun baru, dengan Xavi mengancam dalam konferensi persnya jelang laga kontra Bilbao.

Sang pelatih berkata bahwa pilihan Dembele pada saat ini adalah untuk menandatangani perpanjangan kontrak atau hengkang.

Itu kemudian diikuti oleh pencoretan sang pemain berusia 24 tahun dari skuat, dan juga pernyataan direktur Mateu Alemany, yang mengklaim bahwa Dembele perlu hengkang sebelum bursa transfer musim dingin ini ditutup.

“Kami memulai pembicaraan dengan agen Dembele pada bulan Juli lalu. Selama enam atau tujuh bulan telah berlalu sejak saat itu, sepanjang periode tersebut, kami telah berdialog dan selama itu pula, Barcelona telah mengajukan berbagai penawaran,” kata Alemany, dikutip dari Marca.

“Kami telah mencoba untuk mencari cara agar sang pemain bertahan bersama kami. Tawaran yang datang ditolak secara sistematis oleh perwakilannya.

“Kini, 11 hari sebelum periode terakhir bursa transfer, klub memahami bahwa sang pemain tidak ingin memperpanjang kontrak, dan bahwa dia tidak berkomitmen kepada proyek masa depan Barcelona.

“Dia dan perwakilannya telah diberi tahu bahwa dia harus meninggalkan klub, dan dia harus mencari klub baru sebelum tanggal 31 Januari.”

Menjawab situasi yang tidak kondusif perihal masa depannya, Ousmane Dembele membela diri lewat unggahannya di media sosial, menekankan bahwa ini sejenis pemerasan untuknya.

Baca Juga:

“Selama empat tahun terakhir, gosip tentang saya telah berkembang. Ada banyak kebohongan yang hina tentang saya, yang hanya bertujuan untuk merugikan saya,” tutur eks pemain Borussia Dortmund ini.

“Saya tak pernah menjawab, namun hari ini adalah yang terakhir. Saya akan menjawab tanpa menyerah terhadap pemerasan jenis apa pun, saya membantah siapa pun yang berpikir bahwa saya tidak berkomitmen kepada proyek di sini.

“Saya masih terikat kontrak dan saya sepenuhnya terlibat dan tersedia untuk pelatih, saya bukanlah orang yang menyerah kepada pemerasan.”

Continue Reading

Liga Spanyol

Atletico Madrid Bakal Jual Luis Suarez ke Aston Villa?

Published

on

By

Luis Suarez

Atletico Madrid tidak akan menjual Luis Suarez pada bursa transfer bulan Januari, terlepas dari rumor yang mengaitkannya dengan Aston Villa baru-baru ini.

Sang striker tim nasional Uruguay dikabarkan ingin bereuni dengan mantan rekan setimnya di Liverpool, Steven Gerrard, yang kini menjadi pelatih di Villa Park.

Gerrard juga telah berhasil membujuk eks bintang The Reds lainnya, Philippe Coutinho, pada bursa transfer bulan Januari ini. Jadi bukan tidak mungkin Suarez juga akan mengikuti mantan rekan setimnya di Barcelona tersebut.

Performa sang striker berusia 34 tahun telah mengalami penurunan belakangan. Kendati begitu, Atletico dikabarkan tidak berniat untuk melepasnya pada tengah musim ini.

Menurut Goal, Los Rojiblancos tidak akan melepas sang striker veteran sebelum kontraknya habis pada tanggal 30 Juni mendatang.

Rumor yang beredar di Spanyol mengklaim bahwa Suarez telah menolak tawaran untuk bergabung dengan klub-klub asal Brasil, Corinthians dan Atletico Mineiro, juga sebuah klub dari Arab Saudi, yang tidak dibeberkan identitasnya.

Penawaran yang bisa menarik perhatiannya adalah dari Aston Villa, dengan Gerrard disebut telah mengontaknya secara langsung untuk membujuk mantan rekan setimnya tersebut mengikuti jejak Coutinho ke Villa Park.

Kendati demikian, transfer pada bursa transfer bulan Januari ini tidaklah memungkinkan. Jika Gerrard benar-benar menginginkan Suarez, maka dia harus menunggu hingga kontraknya bersama Atletico habis pada bulan Juni mendatang.

Baca Juga:

Luis Suarez baru bergabung dengan Atletico Madrid pada bursa transfer pergantian musim 2020 lalu. Dia membelot ke klub ibu kota setelah dicoret oleh pelatih baru Barcelona kala itu, Ronald Koeman.

Dianggap tidak punya taji lagi, Suarez malah mencetak 21 gol yang membantu Los Colchoneros merengkuh gelar juara La Liga pertamanya sejak 2013, dengan Blaugrana finis di peringkat ketiga.

Kendati begitu, pada musim 2021/2022 ini, situasi menjadi memburuk untuk sang striker veteran, yang hanya mampu mencetak tujuh gol di La Liga sejauh ini, dengan yang terakhir terjadi pada bulan November lalu.

Namun demikian, Goal menyebut bahwa Atletico masih menaruh keyakinan terhadap Suarez untuk menemukan ketajamannya lagi, dan jika berhasil, maka tak menutup kemungkinan pula jika sang striker mendapatkan kontrak baru.

Continue Reading

Liga Italia

Juventus Minati Frenkie de Jong?

Published

on

By

Frenkie de Jong

Klub raksasa Serie A, Juventus, kabarnya tertarik untuk merekrut Frenkie de Jong dari Barcelona pada bursa transfer musim panas mendatang.

Menurut warta dari surat kabar Catalan, El Nacional, sang gelandang timnas Belanda merupakan salah satu pemain buruan Bianconeri, menjelang bursa transfer musim panas mendatang.

Meskipun begitu, Juve harus bersaing dengan klub-klub top Eropa lainnya, Manchester City dan Chelsea, untuk mendapatkan jasa sang pemain berusia 24 tahun tersebut dari Barcelona.

Frenkie de Jong dianggap sebagai salah satu calon gelandang terbaik ketika direkrut oleh La Blaugrana dari Ajax pada Juli 2019 silam.

Namun, dalam dua setengah tahun kariernya di Camp Nou, De Jong telah memperlihatkan penampilan di bawah standar untuk pemain yang diharapkan bisa menjadi salah satu yang terbaik, meskipun tetap menjadi pilihan utama di lini tengah.

De Jong telah tampil dalam 117 pertandingan untuk La Blaugrana sejauh ini, dengan 24 di antaranya terjadi pada musim ini.

Pelatih Xavi Hernandez masih memercayainya, namun masalah keuangan bisa membuat Barca terpaksa untuk melepas sejumlah pemain kuncinya.

De Jong masih memiliki nilai pasar yang tinggi dan sejumlah klub top Eropa telah dikaitkan dengannya, termasuk Juventus.

Si Nyonya Tua telah berusaha keras untuk meningkatkan kualitas lini tengahnya. Mereka telah menggaet Manuel Locatelli pada musim panas lalu, namun itu tidak cukup.

Arthur Melo digaet dari Barca pada musim panas 2020, dengan ditukar oleh Miralem Pjanic, namun penampilannya gagal memikat para penggemar Juve.

Baca Juga

Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot pun menghadapi masa depan yang tidak pasti, dengan rumor yang beredar kedua gelandang itu bisa pergi di antara bursa transfer Januari ini atau musim panas mendatang.

Di Juventus, De Jong bisa bersatu lagi dengan mantan rekan setimnya di Ajax, Matthijs de Ligt, yang sudah membela klub raksasa Serie A tersebut selama dua setengah tahun terakhir.

Kendati begitu, tidak dipungkiri bahwa untuk mendapatkan gelandang baru, Juve harus menjual pemain lainnya, yang disinyalir adalah Arthur, Ramsey, dan Rabiot.

Continue Reading

Trending