Menag: keberangkatan Jemaah Haji 2020 Dibatalkan

Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020 atau 1441 Hijriah 

Menag: keberangkatan Jemaah Haji 2020 Dibatalkan

Warta.com - Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020 atau 1441 Hijriah 

Kebijakan itu diambil mengingat pandemi virus corona masih melanda semua belahan dunia, seperti Indonesia dan Arab Saudi. 

"Pihak Arab Saudi tidak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara mana pun. Alhasil, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki waktu cukup untuk melakukan persiapan, utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah," ujar Menteri Agama Fachrul Razi

Dengan begitu, maka pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020. 

Kebijakan tersebut tertuang melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomer 494 Tahun 2020 yang menyatakan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali. 

Artinya, pembatalan pemberangkatan itu tak hanya berlaku untuk jemaah haji yang menggunakan kouta haji pemerintah baik reguler maupun khusus, tapi juga untuk jemaah yang menggunakan visa haji mujamalah atau undangan atau farada yang menggunakan visa khusus yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi. 

Fachrul mengganggap selain persyaratan kemampuan secara ekonomi dan fisik, Jemaah juga harus diberikan fasilitas atas kesehatan, keselamatan dan keamanan.

Menurutnya, pemabatalan ibadah haji ini adalah keputusan yang berat dan sulit. 

Namun, Menyusul keputusan tersebut, calon jemaah haji yang telah melunasi biaya perjalan ibadah haji akan diberangkatkan pada 2021 mendatang.