Menteri Kesehatan Berlakukan Status PSBB DKI Jakarta Mulai Selasa 7 April 2020

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto sudah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta

Menteri Kesehatan Berlakukan Status PSBB DKI Jakarta Mulai Selasa 7 April 2020

Warta.com - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto sudah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jakarta dalam rangka percepatan penanganan virus corona.

Keputusan tersebut telah dibenarkan oleh Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesahatan Busroni kepada wartawan, pada Selasa (7/4/20)

"Sudah, DKI itu mengajukan yang pertama kalau tidak salah. Sudah ditandatangani tadi malam," ujar Busroni

Ketetapan itu tertulis dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020. Surat keputusan tertanggal 7 April ditandatangani langsung oleh Terawan. 

"Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," tertulis diktum keempat pada surat Kepmenkes.

Alhasil, PSBB dalam rangka mengurangi percepatan penanganan pandemi virus corona di Jakarta mulai berlaku Selasa ini. 

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengajukan status PSBB untuk Jakarta pada Kamis (2/4/20).

Pengajuan tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomer 21 tahun 2020 tentang PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan virus corona. 

Anies Baswedan mengajukan status PSBB, sebab Jakarta menjadi pusat penyebaran Covid-19. 

Seperti diketahu, DKI Jakarta sendiri per Senin 6 April 2020 memiliki jumlah pasien positif virus corona sebanyak 1.268 kasus dan jumlah itu bertambah 125 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Dari 1.268 kasus positif terdapat, 67 pasien dinyatakan sembuh, 284 orang dalam isolasi mandiri, 791 orang masih dirawat intensif, dan 126 orang meninggal dunia.