Meski Sempat Berselisih, Oezil Mengenang Mourinho Secara Baik

Bintang Arsenal, Mesut Oezil kembali menceritakan buku otobiografinya mengenai perselisihanya dengan Jose Mourinho ketika keduanya masih di . 

Meski Sempat Berselisih, Oezil Mengenang Mourinho Secara Baik

Warta.com - Bintang Arsenal, Mesut Oezil kembali menceritakan buku otobiografinya mengenai perselisihanya dengan Jose Mourinho ketika keduanya masih di Real Madrid. 

Saat bermarkas di Santiago Bernabeu, Oezil pernah adu argument dengan Jose Mourinho. 

Perselisihan itulah yang akhirnya membuat Oezil pergi dari Real Madrid ke Arsenal pada 2 September 2013. 

Dilansir dari Mirror, Oezil menuliskan kejadian pertengkarannya dengan pelatih Real Madrid kala itu dalam buku otobiografinya. 

"Anda pikir mengirimkan dua umpan indah sudah cukup. Anda pikir Anda sangat bagus sehingga mengeluarkan kemampuan 50 persen sudah cukup," uajr Oezil. 

"Mourinho kemudia diam. Dia menatap saya dengan matanya yang berwana coklat gelap. Saya membalas menatapnya. Seperti dua petinju yang bertatapan sebelum ronde pertama, Dia tidak menunjukan emosi tapi ia hanya menunggu respon dari saya," tambahnya

"Betapa sekarang saya membencinya dan saya sebenernya mencintai Mourinho," 

Oezil pun kemudian bereaksi dengan melepas bajunya dan melempat ke arah Mourinho. 

"Oh, apakah Anda sekarang menyerah? Anda benar-benar pengecut. Apa yang Anda Inginkan?." 

"Anda ingin menyelinap di bawah pancuran air hangat? Mencuci rambut Anda dengan sampo? Sendirian?,"

"Atau apakah Anda ingin membuktikan kepada rekan setim, para penggemar dan saya. Apa yang Anda lakukan?," 

"Saya sangat marah. Saya ingin melempar sapatu saya ke kepada Jose Mourinho, Saya ingin dia diam dan meninggalkan saya sendiri," 

"Mourinho lalu mengucapkan ' Apakah Anda tahu, Oezil? Silahkan menangis. Anda seperti bayi yang mau mandi. Kami tidak membutuhkan Anda," 

Seperti diketahui, Mesut Oezil dan Jose Mourinho bekerja sama di Real Madrid dari 17 Agustus 2010 hingga 30 Juni 2013. 

Ia mencatatkan 27 gol dan 80 assist dari 159 pertandingan di semua kompetisi Real Madrid. 

Mesut Oezil dan Jose Mourinho sukses membawa Los Blancos menjuari Copa del Rey (2011), Liga Spanyol (2012) dan Piala Super Spanyol (2012). 

Disisi lain, Oezil kini sedang dalam moment kurang baik di Arsenal karena jarang dimainkan oleh pelatih Mikel Arteta. 

Mesut Oezil bahkan tidak mendapatkan waktu bermain sama sekali meski Premier League telah berjalan. 

Selama berseragam Arsena, Oezil mencatatkan 44 gol dan 77 Asist dari 254 pertandingan di semua ajang.