Connect with us

Financial

Harga Pulsa Naik Imbas PPN 11 Persen

Published

on

harga pulsa naik

Harga pulsa naik usai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen pada hari Jumat (1/4).

Adapun, kebijakan tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP) yang sudah disetujui oleh DPR RI.

Kendati demikian, beberapa operator seluler akan menerapkan penyesuaian harga pulsa imbas naiknya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tersebut.

Ilustrasi (Antara Foto)

Baca Juga:

Upaya operator seluler terkait harga pulsa naik

Ilustrasi (Kompas/Andreas Lukas Altobeli)

Steve Saerang selaku SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan pihaknya mematuhi ketentuan yang berlaku serta melakukan sosialisasi kepada pelanggan setianya terkait rencana harga pulsa naik.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelanggan, diantaranya melalui sms notifikasi, informasi di lembar tagihan [billing statement] pelangan postpaid, dan jalur komunikasi lainnya,” ungkapnya pada Kamis (31/3), dikutip dari amp.kompas.com.

Lebih lanjut, hal serupa juga dilakukan oleh operator XL Axiata. Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan pihaknya akan menerapkan kebijakan terbaru itu pada 1 April 2022.

“XL Axiata juga telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan dan mitra bisnis bahwa terhitung efektif mulai tanggal 1 April 2022 tersebut, seluruh aktivitas transaksi bisnis yang dilakukan XL Axiata akan memberlakukan nilai PPN sebesar 11 persen dengan ketentuan dan aturan yang baru tersebut,” katanya.

Sementara itu, Saki H. Bramono selaku Vice President Corporate Communications Telkomsel berujar bahwa Telkomsel akan senantiasa patuh pada setiap kebijakan yang dilakukan pemerintah.

“Telkomsel sebagai perusahaan yang mengendepankan good corporate governance akan selalu patuh pada setiap kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, termasuk mematuhi jika ada penyesuaian atau perubahan terkait isi maupun jadwal penerapan aturan [PPN],” ujarnya.

Financial

McDonald’s di Rusia Kandas Imbas Konflik Rusia-Ukraina

Published

on

By

mcdonald's di rusia

Restoran makanan cepat saji terkemuka McDonald’s di Rusia akan menjual semua restorannya terhitung Senin (16/5).

Dilansir dari laman CNN Indonesia, McDonald’s di Rusia tidak dapat dipertahankan akibat krisis yang disebabkan oleh perang di Ukraina dan sempat mengalami kerugian akibat konflik yang tak berangsur mereda.

“Krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang di Ukraina, telah membuat McDonald’s menyimpulkan bahwa kepemilikan bisnis berkelanjutan di Rusia tidak dapat lagi dipertahankan,” tulis keterangan McDonald’s.

Baca Juga:

McDonald’s di Rusia alami kerugian US$127 juta

McDonald’s keluar dari Rusia (Reuters/Maxim Zmeyev)

Lebih lanjut, McDonald’s di Rusia mencatat telah mengalami kerugian sebesar US$127 juta atau setara Rp1,84 triliun akibat konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Adapun, kerugian diakibatkan oleh bahan persediaan yang tidak terjual senilai US$100 juta, biaya sewa, biaya pemasok, dan juga upah karyawan yang harus tetap dibayarkan.

McDonald’s di Rusia Kandas setelah 30 tahun beroperasi

Ilustrasi (AFP)

McDonald’s pertama kali dibuka di Rusia pada tahun 1990 dan dihadiri oleh 5 ribu lebih orang. Hingga pada akhirnya memilih keluar dari Rusia setelah lebih dari 30 tahun beroperasi.

Selain itu, perusahaan belogo M tersebut telah menutup sebanyak 847 restorannya pada Maret lalu. Sementara itu, sebanyak 108 gerainya di Ukraina juga ditutup dengan alasan keamanan.

Diketahui, perusahaan ini menjual semua restorannya di Rusia kepada pengusaha lokal dengan tetap mempertahankan merek dagangnya.

Continue Reading

Financial

Netflix Hadirkan Paket Murah dengan Iklan pada Oktober Nanti

Published

on

By

netflix

Netflix bakal hadirkan paket murah dalam pilihan langganannya per Oktober 2022 mendatang. Adapun, langkah tersebut ditempuh untuk menarik kembali minat pelanggan setelah sebelumnya sempat mengalami kerugian.

Dilansir dari laman CNN Indonesia, Netflix akan sertakan iklan dalam paket murahnya tersebut. Menurutnya, paket langganan murah dengan iklan sudah sering dijumpai diberbagai platform streaming online.

“Setiap perusahaan streaming besar kecuali Apple punya atau telah mengumumkan layanan dengan iklan,” tulis Netflix.

Baca Juga:

Langganan dengan iklan sempat ditentang

Ilustrasi (Unsplash/CardMapr)

Sementara itu, ide untuk memasukkan iklan dalam paket murah sempat ditentang oleh Wakil Ketua Eksekutif Netflix Reed Hastings. Namun, dia berubah pikiran setelah melihat strategi yang dibangun oleh lawan perusahaannya.

“Salah satu cara untuk meningkatkan sebaran harga adalah dengan iklan pada paket kelas bawah dan mendapatkan harga yang lebih rendah dengan iklan,” katanya.

Menurut Hastings, langkah yang diambilnya kali ini dapat berbuah manis. Ia pun tidak ragu untuk segera meluncurkan paket murah tersebut.

“Kami tidak ragu. Ini akan berhasil,” ucapnya.

Netflix pernah kehilangan 200 ribu pelanggan

Ilustrasi (Unsplash/Malte Helmhold)

Di awal tahun 2022, platform streaming terbesar setelah HBO Max ini sempat kehilangan 200 ribu pelanggan. Hal tersebut menjadi sejarah kelam bagi Netflix selama ini dalam kiprahnya di layanan streaming online.

Dilansir dari Detik, turunnya jumlah pelanggan secara drastis diakibatkan adanya dampak dari kisruh antara Rusia dan Ukraina yang memengaruhi jumlah pelanggan mereka. Selain itu, adanya fitur sharing password juga ikut andil dalam turuunya jumlah pelanggan.

Terlebih lagi, ia juga harus menghadapi persaingan sengit dengan Disney Plus dan HBO Max yang kerap menawarkan konten-konten yang lebih menarik.

Continue Reading

Financial

Jack Dorsey Respons Rumor Jabat CEO Twitter Lagi

Published

on

By

Jack Dorsey

Pendiri sekaligus mantan CEO Twitter, Jack Dorsey, memberi tanggapan terhadap rumor yang mengaitkannya untuk kembali ke sosial media berlambang burung biru tersebut.

Seiring dengan pengakuisisian kepemilikan Twitter oleh Elon Musk, Dorsey dikabarkan akan kembali memimpin perusahaan yang telah ditinggalkan olehnya pada akhir tahun lalu tersebut.

“Tidak, saya tidak akan pernah menjadi CEO lagi,” kata Jack Dorsey dalam akun pribadi Twitter-nya, @jack, merespons pernyataan komedian Charles Wieand perihal kemungkinannya dibujuk Elon Musk untuk kembali ke Twitter.

Baca Juga:

Jack Dorsey pernah dicopot sebagai CEO Twitter

Sebelumnya, Dorsey pernah melakukan dipecat sebagai CEO Twitter pada tahun 2008 silam, hanya dua tahun setelah ikut membangun sebagai co-founder.

Jack Dorsey (Image: Pikiran Rakyat)

Namun pada 2015, Jack Dorsey kembali duduk sebagai salah satu pejabat Twitter hingga akhirnya mengundurkan diri pada November 2021 lalu.

Semenjak kepergiannya, Parag Agrawal telah memimpin Twitter sebagai CEO, namun ada kemungkinan bahwa Elon Musk bakal melengserkannya usai resmi mengambil alih kepemilikan perusahaan.

Elon Musk (Image: Ekonomi Bisnis)

Musk diwartakan bakal mengisi jabatan CEO Twitter untuk sementara selama beberapa bulan ke depan, namun dia mencari seorang CEO permanen untuk menjadi tangan kanannya.

CNBC melaporkan bahwa pada saat ini masih belum ada terlalu banyak diskusi tentang perombakan kepemimpinan di Twitter setelah resmi diambil alih oleh Musk.

Continue Reading

Trending