Connect with us

Nasional

Bisakah Penyakit Hepatitis Akut Misterius Menyerang Orang Dewasa? Ini Kata Kemenkes

Published

on

hepatitis akut misterius

Pandemi COVID-19 belum berakhir, dunia kembali dihebohkan dengan ditemukannya penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak.

Di Indonesia, tercatat sebanyak tiga orang anak diduga terinfeksi penyakit hepatitis akut misterius dan dinyatakan meninggal dunia. Diketahui, ketiga anak tersebut dirawat di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Sementara itu, hingga 1 Mei 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sebanyak 228 laporan kasus hepatitis akut misterius dari 20 negara.

Baca Juga:

Penyakit hepatitis akut misterius menyerang anak-anak usia 16 tahun

Ilustrasi (Pixabay/Vic B)

Di lansir dari Kompas, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan sejauh ini kasus baru ditemukan pada anak-anak dengan rentang usia 1 bulan hingga 16 tahun.

“Sampai saat ini semua kasus di bawah 16 tahun ya,” katanya.

Kendati demikian, Nadia mengimbau kepada orang dewasa maupun anak-anak untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

“Belum tahu kita polanya secara pasti, tapi menerapkan hygiene dan sanitasi personal menjadi penting untuk cegah penularan baik pada dewasa maupun anak,” tegas Nadia.

Kenali gejala penyakit hepatitis akut misterius

Ilustrasi (Freepik)

Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberkan gejala yang harus dikenali sebagai upaya antisipasi:

  • Tingkat kesadaran menurun,
  • Muncul demam tinggi,
  • Warna urin menjadi gelap,
  • Feses berwarna pucat,
  • Warna mata berubah menjadi kuning,
  • Muncul gatal-gatal,
  • Nyeri sendi atau pegal-pegal pada tubuh,
  • Mual dan muntah-muntah,
  • Badan terasa lesu,
  • Hilangnya nafsu makan, dan
  • Diare

Masyarakat diimbau untuk segera melapor ke klinik kesehatan terdekat apabila muncul gejala seperti yang disebutkan di atas agar dilakukan penanganan lebih lanjut.

Nasional

Car Free Day di Jakarta Kembali Dibuka Setelah Terhenti 2 Tahun

Published

on

By

car free day

Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta kembali dibuka setelah sempat ditiadakan pada 11 Maret 2020 akibat pandemi.

Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkapkan, kegiatan HBKB atau lebih dikenal dengan sebutan car free day (CFD) harus tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan scan aplikasi PeduliLindungi.

“Seluruh masyarakat pengunjung HBKB yang akan beraktivitas di lokasi pelaksanaan HBKB terbatas agar memenuhi ketentuan-ketenuan yang telah ditetapkan untuk kebaikan bersama, serta kami imbau untuk tetap membawa masker dan digunakan saat suasana sangat ramai,” katanya, dikutip dari laman CNN Indonesia.

Baca Juga:

Antusiasme masyarakat dalam pembukaan car free day di Jakarta

Ilustrasi (Unsplash/Mufid Majnun)

Pembukaan car free day di Jakarta sudah berlaku sejak Minggu (22/5). Akibatnya, masyarakat di Jakarta berbondong-bondong mendatangi lokasi CFD, salah sataunya di Sudirman-Thamrin.

Berdasarkan info yang dikutip dari Kompas, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan, antusiasime masyarakat di CFD Sudirman-Thamrin mengakibatkan pihaknya kewalahan.

Hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat yang mengikuti kegiatan CFD. Sehingga, petugas mengalami kesulitan saat mengontrol penggunaan PeduliLindungi untuk akses masuk ke lokasi CFD.

“Memang evaluasinya tentu kedisiplinan masyarakat untuk menggunakan akses PeduliLindungi langsung ke area car free day [CFD],” ungkapnya pada Minggu (22/5).

CFD tidak boleh ada pedagang kaki lima (PKL)

Ilustrasi (Unsplash/Gema Saputera)

Syafrin mengatakan, pelaksanaan CFD hanya boleh dilakukan untuk kegiatan olahraga dan tidak boleh ada pedagang kaki lima.

“HBKB terbatas boleh dilakukan hanya untuk kegiatan olahraga. Di lokasi juga akan kami pastikan dan tidak ada kegiatan partisipan dan pedagang kaki lima [PKL],” katanya.

Sebagai informasi, pelaksanaan car free day berlangsung dari pukul 06.00-10.00 WIB. Setelah itu, masyarakat akan dibubarkan untuk menghindari kerumunan.

“Selanjutnya partisipan kami larang karena dikhawatirkan menimbulkan kerumunan,” kata Syafrin.

Continue Reading

Nasional

Jokowi: Harga Minyak Goreng Turun Imbas Larangan Ekspor

Published

on

By

harga minyak goreng

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebut harga minyak goreng menurun usai diberlakukannya larangan ekspor minyak goreng. Adapun, harga rata-rata minyak goreng saat ini berkisar Rp17.200 sampai Rp17.600.

Menurut Jokowi, adanya peraturan terkait pelarangan ekspor minyak goreng berdampak besar terhadap harga rata-rata nasional. Hal tersebut terbukti dengan menurunya harga rata-rata minyak goreng yang semula Rp19.800, sekarang menjadi Rp17.200 sampai Rp17.600.

“Terdapat penurunan harga rata-rata pada minyak goreng curah secara nasional. Pada bulan April harga rata-rata nasional minyak goreng curah berkisar kurang lebih Rp19.800 dan setelah adanya pelarangan ekspor harga rata-rata nasional turun menjadi Rp17.200 sampai Rp17.600,” katanya pada Kamis (19/5), dikutip dari Detik.

Baca Juga:

Harga minyak goreng akan kembali terjangkau

Presiden RI Joko Widodo (Dok. Detik)

Lebih lanjut, Jokowi juga meyakinkan, bahwa harga minyak goreng akan semakin terjangkau dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini mengingat stok minyak goreng nasional yang semakin melimpah.

“Menuju harga yang kita tentukan, karena ketersediaan semakin melimpah,” tuturnya.

Kendati demikian, Jokowi juga menyadari bahwa harga minyak goreng masih meroket dibeberapa wilayah. Namun, pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya agar harga minyak goreng dapat dijangkau oleh semua orang.

Larangan ekspor minyak goreng dicabut

Ilustrasi (Sawit Sumbermas Sarana)

Penurunan harga disertai ketersedian minyak goreng yang melimpah, membuat Jokowi akhirnya mencabut larangan ekspor minyak. Adapun, ekspor minyak goreng akan dijalankan kembali pada Senin 23 Mei mendatang.

“Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang di tenaga industri baik, petani, pekerja dan juga tenaga pendukung lainnya. Maka saya memutuskan ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022,” ungkapnya.

Continue Reading

Nasional

Miris! Ayah Kandung Perkosa Anaknya yang Berusia 11 Tahun

Published

on

By

ayah kandung perkosa anaknya

Seorang ayah kandung perkosa anaknya yang masih berusia sebelas tahun. Akibat dari aksi bejatnya tersebut, pelaku dijerat UU Perlindungan Anak.

Andi Rio Rahmatu selaku Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok mengungkapkan, pelaku melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 81 ayat (1), Ayat (3) jo Pasal 76D UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana diubah terakhir dengan UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

“Undang-undang Perlindungan Anak menjadi dakwaan kepada tersangka atas kasus ini,” katanya pada Kamis (19/5), dikutip dari IDN Times.

Baca Juga:

Ayah kandung perkosa anaknya karena video porno

Ilustrasi (Unsplash/Shane Uchi)

Menurut Andi, seorang ayah kandung perkosa anaknya diketahui akibat menonton video porno. Selain itu, pelaku mengancam anaknya dengan menggunakan golok saat tengah menjalankan aksi bejatnya tersebut.

“tersangka mengakui akibat menonton porno melakukan pemerkosaan terhadap anaknya,” ungkapnya.

“Tersangka menggunakan senjata tajam sehingga korban takut dan disetubuhi berulang kali,” imbuhnya.

Sementara itu, berkas perkara kasus ayah kandung perkosa anaknya telah diterima oleh Kejari Kota Depok.

“Berkas perkasa telah lengkap dan dari pemeriksaan ada fakta baru yang diungkapkan tersangka,” ujar Andi.

Sang anak diperkosa puluhan kali

Ilustrasi ayah kandung perkosa anaknya (Tirto.id)

Secara terpisah, AKBP Yogen Heroes Baruno selaku Kasar Reskrim Polres Metro Depok menuturkan, aksi pemerkosaan terhadap anaknya sendiri sudah dilakukan sebanyak puluhan kali sejak 2021 hingga Februari 2022.

“Sudah kami tangkap dan tersangka mengakui perbuatannya [memperkosa anak kandung] sejak 2021 hingga Februari 2022,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku memperkosa anaknya sebanyak empat kali. Namun, anaknya menyebut bahwa dirinya telah diperkosa sebanyak 20 kali.

“Tersangka mengaku empat kali [memperkosa], sedangkan dari korban sendiri ada 20 kali, nanti bisa kita kembangkan lagi,” ucapnya.

Continue Reading

Trending