Connect with us

Nasional

Ngebut 120 KM/Jam di Tol akan Dikenakan Tilang Mulai 1 April

Published

on

Ngebut 120 KM/Jam di Tol Akan Dikenakan Tilang Mulai 1 April

Para pengendara mobil yang melintasi jalan tol dan melebihi batas kecepatan yakni 120 km/jam akan dikenakan tilang mulai 1 April 2022 mendatang.

Kebijakan baru tersebut akan diberlakukan dengan seiringnya pemasangan speed kamera di sejumlah titik di jalan tol untuk memantau para pengendara yang kerap memacu kecepatan kendaraannya.

“Jadi bila mobil sudah berjalan di atas 120 kilometer per jam, pasti akan ter-capture dan setelah diverifikasi akan ada surat cinta untuk pelanggar membayar denda,” kata Aan Suhanan selaku Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen, seperti dikutip dari laman Kompas.

Ngebut 120 KM/Jam di Tol Akan Dikenakan Tilang Mulai 1 April

https://static.republika.co.id/

Baca Juga:

Peraturan mengenai kecepatan di jalan tol telah tertuang pada peraturan pemerintah No 79 Tahun 2013 tentang jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 23 ayat 4.

Selain itu diperkuat dengan terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan pasal 3 ayat 4 pada pasal 23 ayat 4.

Salah satunya, disebutkan bahwa batas kecepatan di jalan tol yaitu 60 hingga 100 kilometer per jam. Para pengemudi dapat menentukan kecepatan kendaraannya sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang.

Ngebut 120 KM/Jam di Tol Akan Dikenakan Tilang Mulai 1 April

https://duckduckgo.com/

Dalam peraturan tilang tersebut disebutkan bahwa kendaraan di jalan tol dalam kota dapat melaju dengan kecepatan minimal 60 km/jam, dan maksimal 100 km/jam.

“Untuk berkendara di tol dalam kota sendiri kecepatan minimal berkendara (60 km/jam), maksimal berkendara yaitu (80 km/jam). Kemudian untuk berkendara di tol luar kota yakni minimal (60 km/jam) dan maksimal (100 km/jam),” lanjut Aan.

Ngebut 120 KM/Jam di Tol Akan Dikenakan Tilang Mulai 1 April

https://www.beritarayaonline.co.id/

Pengemudi yang melebihi batas kecepatan akan ditilang di tol. Ke depannya, pelanggar kecepatan yang melebihi batas akan tertangkap di speed kamera dengan plat nomor kendaraan dan akan dikirimkan bukti-bukti pelanggaran lalu lintas di jalan tol ke alamat pemilik kendaraan.

Saat pemasangan speed camera sudah tersebar di wilayah Jawa Timur hingga Jakarta.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Nasional

Waspada! Curanmor di Depok Sedang Merajalela

Published

on

By

curanmor di depok

Aksi pencurian motor atau curanmor di Depok kini sedang marak terjadi. Tercatat, sebanyak empat sepeda motor milik warga di Kecamatan Sawangan, Kota Depok berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Dilansir dari laman IDN Times, seorang korban bernama Asmanah, mengaku kehilangan empat sepeda motornya pada Senin (9/5) dini hari. Korban baru menyadari hal tersebut saat akan menunaikan salat subuh di masjid.

“Ketahuannya itu saat suami akan berangkat salah subuh ke masjid, pas lihat ke depan rumah empat motor hilang,” terangnya pada Kamis (12/5).

Baca Juga:

Aksi curanmor di Depok sempat terekam CCTV

Aksi curanmor di Depok yang berhasil terekam CCTV (IDN Times)

Untungnya, aksi curanmor  tersebut sempat terekam oleh CCTV. Sehingga, dapat memudahkan proses penyelidikan Polisi nantinya.

Berdasarkan pantauan dari rekaman, sebanyak dua orang pelaku menyatroni rumah korban pada pukul 04.00 WIB dan berhasil memasuki rumah dengan membobol dua gembok yang berukuran besar.

“Dari rekaman CCTV pelaku datang ke rumah kami sekitar pukul 04.00 WIB dengan jalan kaki berjumlah dua orang,” terangnya.

Polsek Bojongsari akan bantu pengungkapan pelaku

Aksi curanmor di Depok yang berhasil tertangkap CCTV (IDN Times)

Sementara itu, Asmanah beserta keluarga sudah melaporkan perkara hilangnya empat motor yang berhasil dicuri oleh pelaku ke Polsek Bojongsari.

“Suami sudah laporan ke Polsek Bojongsari atas empat motor yang hilang,” katanya.

Iptu Bowo selaku Kanit Reskrim Polsek Bojongsari mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terkait curanmor di Depok. Kendati demikian, pihaknya akan tetap membantu untuk melakukan pengungkapan pelaku.

“Sampai saat ini kami belum menerima, namun kami akan membantu melakukan pengungkapan,” ungkap Bowo.

Continue Reading

Nasional

Menko PMK Sebut Indonesia Masuki Endemi COVID-19 Secara De Facto

Published

on

By

menko pmk

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebut Indonesia sudah memasuki fase endemi COVID-19.

Dilansir dari Tirto.id, Muhajir menuturkan bahwa kasus COVID-19 bukanlah penyakit yang perlu dikhawatirkan lagi. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah kasus aktif, tingkat keterisian rumah sakit, hingga angka kematian yang terus mengalami penurunan.

“Intinya pokoknya dilihat dari angka kasus aktif, positivity rate, tingkat okupansi rumah sakit, kemudian angka kematian [COVID-19] sekarang sudah ada tanda-tanda bukan tertinggi dari penyakit yang ada,” ujar Muhadjir pada Rabu (11/5).

Baca Juga:

Kemenko PMK lakukan survei internal

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (Bukti.id)

Berdasarkan survei internal yang telah dilakukan oleh Kemenko PMK, tingkat kematian COVID-19 kini berada di peringkat 14. Sehingga, COVID-19 kini bukanlah menjadi ancaman yang sangat serius.

“Yang paling tinggi kematian itu kanker, kemudian pneumonia, pneumonia non-spesifik, dan sekarang COVID-19 yang meninggal sudah di rangking 14. Jadi sudah bukan lagi ancaman,” tuturnya.

Menurut Muhadjir, Indonesia sebetulnya sudah memasuki fase endemi jika dilihat dari beberapa faktor tersebut.

“Tetapi dilihat dari beberapa indikator itu kita sebetulnya de facto [secara fakta] sudah menuju ke endemi,” imbuhnya.

Optimis masuk fase endemi jika tidak ada kenaikan kasus pasca-hari libur

Ilustrasi (Unsplash/Sylwia Bartyzel)

Menurutnya, Indonesia dengan pasti akan memasuki fase endemi jika tidak terjadi lonjakan kasus pasca-hari libur Idulfitri.

“Taruhannya setelah libur tahunan ini. Kalau nanti setelah Idulfitri, 2 minggu atau 3 minggu nanti tidak ada kenaikan kasus. Maka kita optimis segera transisi ke endemi,” ucapnya.

Continue Reading

Nasional

Peringati Hari Buruh Internasional, KSPSI Kerahkan 12 Ribu Buruh di GBK

Published

on

By

hari buruh internasional

Aksi Hari Buruh Internasional atau May Day akan diikuti oleh 12.800 massa buruh. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani.

“KSPSI kita tetap setia pada garis perjuangan. Dan pada [tanggal] 14 kami akan bersama 60 ribu buruh di GBK nanti dengan damai. KSPSI akan kerahkan 12.800 orang,” katanya di tengah demonstrasi pada Kamis (12/5), dikutip dari CNN Indonesia.

Baca Juga:

KSPSI bawa 4 Tuntutan saat aksi Hari Buruh Internasional nanti

Ilustrasi (Antara/Moch Asim)

Sementara itu, KSPSI akan membawa empat tuntutan pada saat aksi Hari Buruh Internasional yang direncanakan akan dihelat pada Sabtu, 14 Mei 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Pertama, menolak Undang-undang Cipta Kerja. Kedua, menolak revisi Undang-undang tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (RUU PPP).

Kemudian, buruh menolak revisi UU 21 tahun 2000 tentang Berserikat Bagi Buruh, dan terakhir menolak upah murah dan keberangusan bagi serikat kerja.

Aksi Hari Buruh Internasional sempat digeser

Ilustrasi (Sindo News)

Jauh sebelumnya, aksi Hari Buruh yang biasanya dihelat pada 1 Mei, sempat digeser menjadi 12 Mei. Hal tersebut karena berbarengan dengan malam takbiran yang jatuh pada 1 Mei.

“May Day [Hari Buruh] tahun ini digeser, karena kemungkinan bertepatan dengan malam takbiran. Jadi, kami minta seluruh anggota KSPSI merayakannya dengan doa bersama di tempat masing-masing,” ujar Andi pada Kamis (28/4).

Continue Reading

Trending