Connect with us

News

Sakit Hati, Mantan Guru Honorer Nekat Bakar Sekolah

Published

on

Guru Honorer Bakar Sekolah

Pada Minggu (16/1/2022), mantan guru honorer, Munir Alamsyah (MA) ditangkap oleh polisi lantaran nekat membakar sekolah tempatnya mengajar dulu. Kejadian pembakaran sekolah ini terjadi di SMPN 1 Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Tersangka pelaku kasus pembakaran gedung sekolah negeri itu dilakukan mantan guru honorer yang mengabdi di sekolah itu tahun 1996 hingga 1998.

Insiden pembakaran SMPN 1 Cikelet dilatarbelakangi dengan sakit hati dan dendam akibat uang upah honor yang tidak kunjung dibayar oleh pihak sekolah pada masa itu. Bahkan, menurut MA, hingga saat ini upah tersebut belum dibayar oleh pihak sekolah hingga saat ini.

Tersangka pernah berkunjung langsung ke SMPN 1 Cikelet pada pertengahan tahun 2022 untuk menanyakan mengenai uang tersebut. Namun, dari pihak sekolah tidak ada realisasi.

“Pembakaran itu dilakukan tersangka karena sakit hati, uangnya sebesar Rp 6 juta sebagai gaji tidak dibayarkan pihak sekolah,” ujar Kasatreskrim Polres Garut AKP Dede Sopandi dalam rilis kasus, di Mapolres Garut, Selasa (25/1/2022).

Akhirnya, setelah 20 tahun upah tersebut tidak terealisasikan dan keadilan tidak berlangsung, tersangka MA melangsungkan aksinya dengan membakar sekolah. Pembakaran itu diketahui terjadi pada pukul 11.00 WIB.

Dalam melancarkan aksinya, tersangka sengaja menyiapkan bahan bakar minyak (bensin) dan kertas. MA kemudian meletakkan bensin dan kertas di bawah pintu kayu kemudian membakarnya.

Baca Juga:

Akibat dari tindakannya, MA berhasil membakar 6 pintu ruangan sekolah tersebut hingga menyebabkan dua di antaranya hangus. Tidak hanya membakar pintu, dalam waktu singkat api juga menjalar hingga menghanguskan beberapa peralatan sekolah di ruangan perpustakaan dan laboratorium.

“Tersangka membakar bangunan sekolah dengan media kertas di bawah pintu kayu,” ujar Kasatreskrim Polres Garut AKP Dede Sopandi.

“Bangunan terbakar dan merembet ke ruang perpustakaan dan laboratorium,” lanjutnya.

Terdapat adanya dugaan lain, yaitu tersangka MA mengalami gangguan jiwa. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan langkah pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya membakar sekolah dan merusak beberapa properti di sekolah tersebut, pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara.

“Atas perbuatannya, MA kami kenakan pasal 187 ayat 1 huruf e, dengan ancaman penjara 12 tahun,” tandas pihak kepolisian.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

International

Jepang Bawa Kabar Baik Soal Perubahan Iklim

Published

on

By

Jepang

Pemerintah Jepang melaporkan adanya rekor terendah dalam emisi gas rumah kaca di negara tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Lingkungan Jepang pada hari Jumat (15/4) lalu dalam sebuah laporan.

Dalam laporan itu, emisi gas rumah kaca di Negeri Matahari Terbit itu turun ke rekor terendah mencapai 5,1% pada tahun keuangan yang berakhir Maret 2021.

Menurut mereka, ini diakibatkan karena kegiatan industri yang melambat akibat pandemi dan penggunaan energi terbarukan lebih luas.

“Emisi untuk 2020-2021 turun menjadi 1,15 miliar ton karbon dioksida (Coo2) dari 1,21 miliar ton tahun sebelumnya,” ujar lembaga yang dikutip dari CNBC Indonesia.

Baca Juga:

Pencapaian Jepang masih jauh dari target

Energi terbarukan menyumbang hampir 19,8% dari pembangkit tenaga listrik sebesar satu triliun kilowatt per jam, pada 2020 sampai 2021. Sementara energi nuklir menyumbang 3,9%, tenaga panas naik 76,3% dalam waktu yang bersamaan.

Masayuki Koiwa selaku direktur Kementerian Lingkunan Jepang berkata bahwa pencapaian ini masih jauh dari target. Mereka bahkan tidak yakin penurunan ini akan terus berjalan.

“Untuk mencapai target 2030 dan target netralitas karbon 2050, kita harus memaksimalkan energi terbarukan,” ujarnya.

Continue Reading

Nasional

Vanessa Khong dan Ayahnya Ditahan di Rutan Bareskrim 20 Hari

Published

on

By

Vanessa Khong

Pacar dari tersangka penipuan Indra Kenz, Vanessa Khong, dan sang ayah, Rudianto Pei, sudah resmi ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Sebelum ditahan, mereka ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan trading Binomo.

Hal ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian terkait penahanan Vanessa dan sang ayah di rutan bareskrim.

“Betul, penyidik menahannya. Mulai dari tadi pagi,” ujar Brigjen Whisnu Hermawan selalu Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim dikutip dari KompasTV

Vanessa dan Rudianto ditahan usai menyelesaikan pemeriksaan sebagai tersangka pada hari Senin (18/4) lalu.

Keduanya diperiksa mulai pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Baca Juga:

Whisnu menjelaskan bahwa Vanessa dan sang ayah ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 hari ke depan.

“Iya, keduanya selama 20 hari ke depan,” ujar Whisnu.

Andil Vanessa Khong dalam penipuan Binomo

Vanessa Khong adalah kekasih dari tersangka utama kasus penipuan trading bodong aplikasi Binomo, Indra Kenz. Ia dinyatakan sebagai tersangka yang ikut memiliki andil dalam penipuan sang kekasih.

Tidak hanya Vanessa, tetapi ayah Vanessa yaitu Rudiyanto Pei dan adik Indra Kenz yang bernama Nathania Kesuma juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Binomo. Ketiga orang tersebut diduga menerima dana dari Indra Kenz dan membantu menyamarkan dan menyembunyikan dana hasil penipuan.

 

Continue Reading

Nasional

Varian Corona XE Muncul, Begini Gejalanya

Published

on

By

corona xe

Dunia dihebohkan dengan penemuan varian Corona XE yang baru-baru ini muncul dan berhasil menyedot perhatian banyak pihak.

Lebih lanjut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa varian Corona XE merupakan rekombinan dari varian Omicron BA.1 dan subvariant BA.2.

Dilansir dari Health Detik, Profesor Susan Hopkins selaku kepala transisi penasihat medis Badan Keamanan dan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengungkapkan varian Corona XE memiliki tingkat pertumbuhan yang cenderung bervariasi, sehingga belum pasti perihal tingkat penyebarannya.

Baca Juga:

“Rekombinan khusus ini, XE, telah menunjukan tingkat pertumbuhan yang bervariasi dan kami belum dapat menginformasi apakah ia memiliki keunggulan pertumbuhan yang sebenarnya,” ujarnya pada Rabu (6/4).

 Gejala varian Corona XE

corona xe

Ilustrasi (Kompaspedia)

Kendati demikian, varian Corona XE memang baru saja ditemukan sehingga masih belum diketahui gejala pasti yang ditimbulkan. Namun, dikarenakan varian ini merupakan rekombinan, maka gejala yang ditimbulkan tidak jauh berebeda dengan varian Omicron.

Adapun, gejala yang ditimbulkan adalah pilek, sakit kepala, bersin-bersin, dan sakit tenggorokan.

Tetap tenang, tidak perlu takut

Ilustrasi (Unsplash/Maxime)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Kompas, Professor Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyerukan agar masyarakat tidak perlu merasa cemas dan tetap menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit.

“Sudah banyak terjadi termasuk pada virus selain Covid-19. Terlebih lagi, ketakutan yang berlebihan pun akan berpengaruh pada imunitas tubuh menghadapi berbagai ancaman penularan penyakit di sekitar kita,” tuturnya pada Rabu (6/4).

Continue Reading

Trending