Persija Bisa Bersinar Jika Manajemen Duetkan Banuelos Dengan Sosok Ini

Hentikan kebisingan tentang tagar Julio out, Julio Banuelos masih bisa bersinar bersama Persija Jakarta kembali jika manajemen Macan Kemayoran mendatangkan sosok ini di paruh kedua Liga 1 2019.

Persija Bisa Bersinar Jika Manajemen Duetkan Banuelos Dengan Sosok Ini

warta.com - Hentikan kebisingan tentang tagar Julio out, Julio Banuelos masih bisa bersinar bersama Persija Jakarta kembali jika manajemen Macan Kemayoran mendatangkan sosok ini di paruh kedua Liga 1 2019.

Posisi Julio Banuelos selaku pelatih Persija Jakarta sendiri memang berada di ujung tanduk, pasalnya juru latih asal Spanyol tersebut terbilang gagal memberikan kejayaan bagi Persija Jakarta, dan bukan mustahil akan dicopot dari jabatannya.

Kabar terbaru, Julio Banuelos takluk kembali saat menemani anak asuhnya berlaga kontra Persipura Jayapura di Stadion Aji Imbut, Rabu (11/09/19) kemarin. Strategi racikan Julio Banuelos membuat Persija Jakarta kalah 0-2 atas Persipura. 

Hasil tersebut lantas menyudutkan nama Julio Banuelos. Publik banyak yang meminta agar Julio Banuelos segera mundur dari kursi kepelatihan Persija Jakarta. 

Meski tengah terpuruk di Liga 1, Persija Jakarta masih bisa berharap banyak akan kemampuan Julio Banuelos sebagai pelatih bahkan mungkin bisa kembali membawa Persija ke papan atas klasemen di akhir musim kompetisi 2019. 

Namun untuk memaksimalkan potensi Julio Banuelos, persija harus mendatangkan satu sosok yang bisa dibilang sangat penting dalam karier melatih Julio Banuelos. 

Adalah Thomas Christiansen, pelatih berusia 46 tahun tersebut memang telah lama menjadi tandem dari Julio Banuelos. Keduanya bahkan sukses meraih berbagai gelar juara di kompetisi Eropa. 

Pertemuan pertama Thomas Christiansen dan Julio Banuelos terjadi pada 23 Mei 2014 silam, Julio Banuelos diangkat sebagai asisten Thomas di AEK Larnaca FC yang berkompetisi di liga Siprus. 

Kinerja Julio Banuelos berhasil membantu kerja Christiansen membawa klub finis kedua di musim 2014/15 dan 2015/16. Pada tahun 2017, keduanya pun pindah ke kompetisi Divisi Pertama Siprus bersama APOEL FC.

Tak butuh waktu lama, kisah romansa mereka berdua langsung diganjar gelar Divisi Pertama Liga Siprus di musim pertama, serta finalis Piala Siprus. APOEL di musim tersebut juga mampu mencapai 16 Besar Liga Europa 2016/2017.

Perjalanan keduanya sempat berlanjut di Leeds United, namun hanya sembilan bulan di Inggris Thomas Christiansen dan Julio Banuelos angkat kaki setelah membawa tim cuma berkutat di posisi kesepuluh klasemen. 

Secara statistik memang Julio Banuelos lebih mentereng menjadi asisten pelatih ketimbang pelatih utama, terbukti Julio tak pernah meraih gelar juara sebagai pelatih utama. 

Satu-satunya prestasi mentereng saat ia menjabat pelatih utama adalah membawa Mirande promosi ke Segunda Division B tahun 2008 lalu.

Berbekal catatan tersebut, Persija Jakarta tak harus memecat Julio Banuelos namun bisa mencoba mendatangkan Thomas Christiansen sebagai pelatih baru dan menduetkannya dengan Julio Banuelos.

Mungkin saja duet keduanya bisa membawa kembali masa kejayaan Persija Jakarta di Liga 1 hingga akhir musim nanti, sama seperti saat mereka berdua membawa APOEL berjaya di Liga Siprus tahun 2016 silam.