Presiden Jokowi Minta PSBB Dievaluasi

Presiden Joko Widodo meminta supaya Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dievaluasi. 

Presiden Jokowi Minta PSBB Dievaluasi

Warta.com - Presiden Joko Widodo meminta supaya Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dievaluasi. 
Jokowi meminta agar penerapan PSBB tak berlebihan namun juga tidak kendor. 

"Saya melihat beberapa Kabupaten dan Kota telah melewati tahap pertama dan akan masuk ke tahap kedua, Ini perlu evaluasi mana yang penerapannya terlalu over,  terlalu kebablasan, dan mana yang masih kendor," kata Jokowi 

Presiden Jokowi berharap PSBB benar-benar dilaksanakan secara ketat sehingga bisa mengurangi penyebaran covid-19. Sebab, Jokowi menjelaskan saat ini sudah ada 4 Provinsi dan 22 Kabupaten/Kota yang menerapkan PSBB. 

Maka itu, Evaluasi dinilai perlu agar kedepannya penerapan PSBB bisa berjalan dengan baik. Khususnya, untuk daerah-daerah yang sudah memasuki PSBB tahap II.

"Evaluasi ini penting sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan di Kota/Kabupaten maupun Provinsi yang melakukan PSBB," tambahnya. 

Diketahui, Jokowi mengeluarkan PP nomer 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka percepatan penanganan virus corona. 

Kebijakan tersebut dipilih untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. hal tersebut dinilai lebih cocok diterapkan di Indonesia daripada pilihan karantina wilayah atau lockdown. 

Dalam isi PP yang ditanda tangani pada 31 Maret 2020 itu, menjelaskan bahwa pemerintah daerah boleh menerapkan PSBB dengan syarat mendapatkan persetujuan dari Menteri Kesehatan. Pembatasan sosial disini berupa pembatasan pergerakan orang dan barang ke Provinsi, Kabupaten/Kota.