Sebelum Diterapkan PSBB, Ada 8 Hal yang Perlu Diketahui!

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan, ada aturan hukum yang bisa mengikat warga supaya menaati penerapan PSBB. 

Sebelum Diterapkan PSBB, Ada 8 Hal yang Perlu Diketahui!

Warta.com - DKI Jakarta akan efektif penerapan Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB) pad Jumat (10/4/2020). 

Gubernur Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan, ada aturan hukum yang bisa mengikat warga supaya menaati penerapan PSBB. 

Rencananya aturan hukum terkait penegakan PSBB akan disampaikan oleh Anies pada Rabu (8/4/2020). 

Tapi, sebelum aturan hukum itu disampaikan oleh Gubernur Jakarta, Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat penegakan PSBB. 

1. Warga dilarang berkumpul lebih dari lima orang

Anies mengatkan bahwa warga dilarang berkerumun lebih dari lima orang ketika PSBB Berlangsung. 

peraturan ini diterapkan saat berkegiatan di luar ruangan dan akan bertindak tegas untuk memberikan sanksi jika masyarakat tidak menaati aturan PSBB. 

2. Diperbolehkan menikah di KUA tanpa ada resepsi

Anies juga menyampaikan bahwa selama PSBB berlangsung, resepsi pernikahan dan perayaan khitanan dilarang. 

Gubernur Jakarta mengatakan, pernikahan hanya boleh digelar di Kantor Urusan Agama (KUA).

Untuk khitanan bisa dilangsungkan saat PSBB, namun melarang pesta perayaan khitan. 

3. KBM tetap di rumah dan seluruh fasilitas umum ditutup

Selanjutnya, warga juga perlu mengetahui selama PSBB berjalan, kegiatan belajar mengajar masih tetap dilakukan di rumah. 

Anies juga menambahkan, seluruh fasilitas umum di Jakarta pun akan tetap ditutup seperti tempat hiburan milik masyarkat, taman, balai pertemuan, RPTRA, gedung olahraga, dan museum ditutup. 

4. Kegiatan perkantoran dihentikan kecuali 8 sektor usaha

Selain itu, Pemprov DKI juga menghentikan kegiatan perkantoran sementara selama PSBB berjalan. 

Ada delapan sektor usaha yang diizinkan tetap beroperasi selama penerapan PSBB seperti, dunia usaha sektor kesehatan. sektor pangan, makanan dan minuman, sektor energi, sektor komunikasi, sektor keuangan, sektor logistik, sektor yang menyediakan kebutuhan retail dan sektor industri. 

5. Warga miskin dapat sembako

Berhentinya beberapa kegiatan seiring diterapkannya PSBB, maka kondisi perekonomian akan turun. 

Hal ini membuat pekerja harian akan terdampak semenjang pandemi virus corona meluas. 

Oleh karena itu, Pemprov DKI dan pemerintah pusat akan mulai mendistribusikan bantuan sembako kepada warga miskin mulai Kamis (9/4/2020). 

Warga miskin yang dimaksud adalah masyarakat yang paling terdampak akibat menurunnya perekonomian sejak pandemi virus corona mewabah dan mereka yang terdampak karena diterapkan PSBB. 

6. Tidak ada pembatasan transportasi pribadi 

Operasional kendaraan pribadi tidak dilarang meski PSBB telah diterapkan di Jakarta. 

walaupun tidak dilarang, Anies tetap mengingatkan agar kendaraan pribadi juga menerapkan physical distancing. 

7. Jumlah penumpang dan pembatasan waktu operasional transportasi publik. 

Anies juga menambahkan, Meski tak membatasi kendaraan umum selama PSBB, tapi akan mengurangi jumlah penumpang dan jam operasional. 

Dalam pelaksanaannya nanti, transportasi umum hanya diberlakukan pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. 

selain itu, jumlah penumpang transportasi umuk akan dibatasi hingga 50 persen dan tak mengizinkan untuk terisi penuh. 

8. Tak ada pembatasan akses keluar masuk Jakarta

Meski ada pembatasan transportasi umum selama PSBB, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan belum ada pembatasan akses masuk atau keluar Ibu Kota.