Connect with us

Basket

Timnas Indonesia Dibantai Timnas Korea

Published

on

Timnas Indonesia-Timnas Korsel

Flygoal.com – Timnas Indonesia menelan kekalahan saat menghadapi Timnas Korea Selatan pada lanjutan Grup A kualifikasi Piala Asia Basket 2021. Bermain di Angeles City Angeles City Foundation GYM, Pampanga, Clark City, Filipina, Kamis 17 Juni 2021, Tim Merah Putih harus mengakui keunggulan korsel.

Indonesia sudah tertinggal jauh sejak kuarter pertama. Lee Seoung-hyun menjadi momok bagi pertahanan Indonesia dan menciptakan cukup banyak poin sepanjang kuarter pertama.

Abraham Damar Grahita dan Hardianus coba memimpin skuad Garuda untuk mengejar ketinggalan. Namun. Tim besutan Rajko Toroman masih teringgal 12-27.

Kuarter kedua berjalan lebih baik bagi Tim Indonesia. Mereka lebih berani menyerang sehingga memaksa Korsel melakukan banyak pelanggaran.

23 poin berhasil diciptakan sepanjang kuarter kedua. Tapi, Koresel juga membukukan 25 angka dan menutup paruh pertama dengan keunggulan 52-35.

Performa serupa kembali diulang Arki Dikania Wisnu cs di kuarter ketiga, Mengandalkan drive ke point area, Indonesia kerap mendulang angka lewat upaya Lester Prosper.

Tapi, tidak bisa dipungkiri jika Korsel merupakan lawan yang tangguh bagi Indonesia. Tambahan 23 angka yang dicatatkan skuad Garuda masih kurang untuk menyusul poin lawan dan menutup kuarter ketiga dengan tertinggal 58-77.

Korsel masih terus menampilkan konsistensi performa di kuarter pamungkas. Mereka beberapa kali mendapatkan peluang menekan pertahanan Indonesia dan membukukan poin lewat tembakan tiga angka dan pelanggaran.

Jeong Seong-hyen membawa timnya unggul berkat tembakan tiga angka. Di kubu Indonesia, Prosper masih jadi unggulan mencetak angka dari tembakan tiga angka dan point area.

Indonesia menorehkan 23 angka di kuarter pamungkas, tapi itu belum cukup mengejar ketinggalan. Duel ini pun ditutup dengan kemenangan Korsel 104-81.

Laga selanjutnya, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Filipina, Jumat 18 Juni 2021.

Basket

Rumor Nikola Jokic Menangkan MVP NBA Semakin Kuat

Published

on

By

Nikola Jokic

Bintang Denver Nuggets, Nikola Jokic, bakal dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA untuk tahun kedua secara beruntun, mengungguli Joel Embiid, menurut klaim dari ESPN.

Sang pemain asal Serbia berusia 27 tahun itu diharapkan untuk diumumkan sebagai MVP pada pekan ini, setelah kembali tampil memukau pada musim 2020/2021 lalu.

Jokic mencatatkan rataan poin 27,1 poin per game dengan 13,8 rebound dan 7,9 assist pada musim ini, yang membantu Nuggets untuk finis di peringkat keenam klasemen Wilayah Barat.

Namun sayang, Nikola Jokic tak mampu membantu Denver Nuggets untuk mengandaskan perlawanan Golden State Warriors di babak pertama play-off, yang membuat mereka tersingkir.

Nikola Jokic (Image: Getty)

Rekor Nikola Jokic

Potensi kemenangan center Nuggets ini berarti bintang Philadelphia 76ers, Joel Embiid, akan melewatkan gelar MVP lagi meskipun mengakhiri liga sebagai pencetak skor terbanyak, dengan rataan 30,6 poin per game.

Giannis Antetokounmpo (Image: Getty)

Dengan ini pula, maka para pemain luar Amerika Serikat telah memenangkan gelar MVP NBA untuk empat tahun beruntun. Sebelum Jokic, Giannis Antetokounmpo juga telah memenangkannya secara beruntun pada tahun 2019 dan 2020 silam.

Baca Juga:

Nikola Jokic akan tercatat sebagai pemain ke-15 yang memenangkan gelar MVP lebih dari sekali, mengikut jejak para legenda sekelas Bill Russel, Wilt Chamberlain, Kareem Abdul-Jabbar, Moses Malone, Larry Bird, Magic Johnson, Steph Curry, Michael Jordan, dan LeBron James.

Continue Reading

Featured

Michael Jordan dan Sejarah Sepatu Basket Ternama Air Jordan

Published

on

By

Air Jordan

Air Jordan merupakan sepatu basket yang diproduksi dari merk sneaker ternama yakni Nike dan dibuat khusus untuk pemain basket fenomenal di dunia yakni Michael Jordan pada tahun 1984. Namun, diluncurkan ke pasaran tahun 1985.

Pada saat itu, Converse merupakan sepatu resmi National Basketball Association (NBA) kemudian, perusahaan tersebut mengatakan kepadanya jika mereka tidak dapat menempatkan Jordan di atas pemain bintang NBA yang mereka sponsori sehingga Jordan memutuskan untuk tidak bekerja sama dengan Converse.

Sepatu favorite Jordan saat itu sebenarnya adalah Adidas, namun merek tersebut mengatakan kepadanya bahwa mereka juga tidak bisa membuat sepatu untuknya.

Baca Juga:

Agen Jordan, David Falk, ingin dia bersama Nike, yang pada saat itu lebih dikenal dengan sepatu kets, tetapi Jordan tidak tertarik.

“Saya tidak pernah menggunakan Nike sampai kontrak saya dengan Nike. Sampai kuliah saya menggunakan Converse. Sampai saat itu sepatu favorit saya adalah Adidas. Sampai-sampai orang-orang mencoba merekrut saya untuk sepatu apa yang akan saya pakai, saya pro Adidas,” ujar Jordan

Lalu, Nike membuat banyak penawaran dan ayah Jordan mengatakan kepadanya bahwa dia bodoh jika tidak menerima tawarannya dan akhirnya Jordan mengambil keputusan tersebut.

Awal mula nama Air Jordan adalah Nike baru saja mengeluarkan teknologi baru untuk sepatu lari mereka yang disebut air soles.

“Dan jelas Michael bermain di udara, jadi saya berkata, “Saya mengerti, kita akan menyebutnya Air Jordan,” kata Falk seperti yang dikutip pada laman marieclaire.

Continue Reading

Basket

Sembuh Dari Cedera, Kevin Durant Siap Comeback Lawan Warriors

Published

on

By

Kevin Durant

Setelah satu bulan lebih absen membela Brooklyn Nets, Kevin Durant akan melakukan comebacknya di NBA yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. KD harus absen dari NBA setelah dirinya mengalami cedera MCL pada 16 Januari lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, hasil tes MRI menyatakan Durant harus menepi dari lapangan dalam jangka waktu empat hingga enam minggu untuk masa pemulihan.

Absennya Durant jelas berpengaruh pada performa Nets. Dia kini memimpin rata-rata catatan statistik di liga dengan 29,3 poin per gim, diikuti dengan 7,4 rebound dan 5,8 asis per gim.

Sejauh ini Durant telah melewatkan sekitar 20 pertandingan bersama Nets. Durant juga harus absen pada laga NBA All-Star yang berlangsung pada 22 Februari lalu, meski dirinya di dapuk sebagai kapten tim. Selama ini, absennya KD sangat menyulitkan bagi tim asuhan kepala pelatih Steve Nash tersebut.

Baca juga :

Terbukti, selama KD absen karena cedera, Brooklyn Nets telah mengoleksi 15 kekalahan dalam 20 pertandingan. Saat ini Nets hanya mampu bertengger di posisi kedelepan klasemen wilayah timur.

Kembalinya KD untuk membela Nets juga diungkapkan langsung oleh Steve Nash yang mengatakan KD akan kembali bermain, namun bukan saat melawan Toronto Raptors pada hari Rabu (3/3/2022) mendatang. Nash merasa hal yang paling penting adalah mengembalikan kesehatan KD untuk kembali tampil dengan maksimal.

“Jadi hal nomor satu adalah membuatnya kembali sehat dan merasa aman dalam kesehatan dan tubuhnya sehingga dia bisa bergerak dan bebas. Ketika dia kembali, jelas dia menambahkan satu ton ke tim kami di kedua ujung lantai, salah satu pencetak poin terbaik sepanjang masa,” ujar Nash dilansir dari CBS Sports, Selasa (1/3/2022).

“Dan kami juga tahu dia membantu kami bertahan; dia memberi kami lebih banyak ukuran dan panjang. Jadi dia kehilangan besar bagi kami, dan kapan pun dia kembali, dia akan berdampak pada tim kami.” sambungnya.

Continue Reading

Trending