Connect with us

Raket

PBSI Gelar Simulasi Pertandingan Sebagai Persiapan Jelang Piala Sudirman Dan Piala Thomas Uber

Published

on

Bulutangkis

Flygoal.com – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menggelar pertandingan simulasi beregu pekan ini, sebagai persiapan jelang Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.

Simulasi ini akan digelar pada 7-8 september dengan menggunakan format Piala Sudirman, yakni beregu campuran. Dibagi menjadi empat tim, masing-masing tim teridir dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, gand aputri, dan ganda campuran dengan hanya satu kali bertanding.

Tujuannya penggunaan format ini adalah untuk melihat kesiapan pemain yang akan masuk ke dalam tim Piala Sudirman maupun tim Thomas-Uber.

“Di simulasi ini saya mau lihat kesiapan pemain dari hasil latihan mereka beberapa minggu terakhir. Sebelum nanti menentukan nama lalu dievaluasi lagi apa yang masih kurang. Saya ingin yang masuk tim adalah yang benar-benar siap,” kata Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky dalam rilis dikutip dari detikSport.

Ia mengungkapkan bakal ada pemain-pemain pelapis yang turun di simulasi sebagai ajang seleksi. Di samping itu, ada beberapa pemain andalan yang akan absen menyusul kondisi yang belum memungkinkan untuk bertanding.

Ia mengungkapkan bakal ada pemain-pemain pelapis yang turun di smulasi sebagai ajang seleksi. Di samping itu, ada beberapa pemain andalan yang akan absen menyusul kondisi yang belum memungkinkan untuk bertanding.

“Ahsan, Kevin, Gregoria dan Ginting akan absen di simulasi kali ini, kondisi mereka belum memungkinkan untuk mengikuti pertandingan. Ada yang cedera ringan atau tidak fit. Tapi di sisi lain, ada juga pemain pelapis yang main. Ini sebagai ajang seleksi mereka karena beberapa nama yang diproyesikan masuk tim,” ujar Rionny.

“Ini kesempatan untuk mereka ya untuk buktikan,” sambungnya. Simulasi akan digelar mulai pukul 13.00 WIB.

Jadwal Simulasi Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber

Selasa, 7 September 2021

Tim Garuda vs Tim Rajawali

Ganda Campuran : Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela

Ganda Putri : Apriyani Rahayu/Febby Valencia Dwijayanti Gani vs Amalia Cahaya Pratiwi/Febriana Dwipuji Kusuma

Ganda Putra : Marcus Fernaldi Gideon/Pramudya Kusumawardana vs Hendra Setiawan/Moh. Reza Pahlevi Isfahani

Tunggal Putra : Chico Aura Dwi Wardoyo vs Christian Adinata

Tunggal Putri : Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Saifi Rizka Nurhidayah

Rabu, 8 September 2021

Tim Harimau vs Tim Banteng

Ganda Campuran : Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Ganda Putri : Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Nita Violina Marwah/Putri Syaikah

Ganda Putra : Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

Tunggal Putra : Jonatan Christie vs Shesar Hiren Rhustavito

Tunggal Putri : Putri Kusuma Wardani vs Stephanie Widjaja

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Raket

Bilqis Prasista, Darah Murni Bulu Tangkis Harapan Anyar Tunggal Putri Indonesia

Published

on

By

Bilqis Prasista

Nama Bilqis Prasista sempat menjadi perbincangan hangat di pekan ini, setelah mengalahkan tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi, dengan skor 21-19 dan 21-19 dalam ajang bulu tangkis beregu putri Piala Uber 2022.

Indonesia sayangnya kalah 1-4 dari Jepang terlepas kemenangan Bilqis, dan kemudian tersingkir karena dibantai China 0-3 di babak perempat final. Namun nama Bilqis lagi-lagi tidak terabaikan, dengan memaksa pebulu tangkis tunggal putri nomor 9 dunia, He Bing Jiao, bermain hingga rubber game.

Bilqis kini menjadi harapan baru tunggal putri Indonesia, yang ternyata merupakan seorang anak yang lahir dan dibesarkan dari pasangan atlet bulu tangkis nasional.

Baca Juga:

Siapa Bilqis Prasista?

Bilqis lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 24 Mei 2003 silam dari pasangan Joko Suprianto dan Zelin Resiana.

Ayahnya adalah seorang mantan atlet Pelatnas bulu tangkis di era 90-an. Joko bahkan pernah menjadi juara dunia pada tahun 1993 di nomor tunggal putra.

Joko Supriyanto, ayah Bilqis Prasista (Image: Twitter)

Sedangkan sang ibu Zelin juga merupakan atlet bulu tangkis Indonesia pada dekade 90-an. Dia pernah menjadi bagian dalam tim beregu putri Indonesia yang menjuarai Piala Uber pada tahun 1994 dan 1996 silam.

Bilqis, 19 tahun, memiliki saudara kembar yang bernama Bilqis Pratista. Dia pun merupakan bagian dari ekosistem bulu tangkis nasional dengan gabung klub PB Djarum pada 2018.

Bilqis menembus Pelatnas PBSI pada tahun 2020 dan mulai mencuri perhatian dengan menjuarai sejumlah kejuaraan junior.

Bilqis Prasista (Image: Badminton Photo)

Dia menjuarai Jakarta Junior International Series 2019 (U-17), Tunggal Remaja Putri Djarum Sirnas Sumatera Selatan Open 2019, Bangladesh Junior International Series 2002 dan menjadi runner-up di Denmark Junior.

Kini, Bilqis merupakan seorang atlet berperingkat 333 dunia versi BWF. Namun siapa tahu, dalam hitungan tahun, dia akan menjadi atlet terbaik dunia di kategorinya.

 

Continue Reading

Raket

Piala Uber 2022: Indonesia Tersingkir Usai Takluk 0-3 dari China

Published

on

By

Piala Uber 2022

Tim putri Indonesia gagal melanjutkan petualangannya di Piala Uber 2022, setelah dikalahkan oleh China dengan skor 0-3 di babak perempat final, Kamis (12/5).

Indonesia bertemu dengan China setelah gagal mengamankan posisi juara grup A karena kalah dari Jepang dengan skor 1-4 pada pertandingan terakhir babak grup hari Rabu (11/5) kemarin.

Baca Juga:

Laporan pertandingan Piala Uber 2022: Indonesia vs China

Kesulitan sudah menghinggapi para Srikandi Indonesia sejak pertandingan pertama, dengan Komang Ayu Cahya Dewi turun sebagai tunggal putri pertama.

Menghadapi Chen Yu Fei, yang kini menempati urutan ketiga di daftar peringkat tunggal putri dunia menurut BWF, Komang bertekuk lutut dengan mudahnya dengan skor 12-21 dan 11-21.

Komang tertunduk di pertandingan pertama (Image: PBSI)

Harapan dioper kepada pasangan ganda putri pertama, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, yang menghadapi Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Lagi-lagi, menghadapi Qing Chen dan Yi Fan bukanlah perkara mudah, sebab mereka merupakan pasangan ganda putri nomor satu dunia menurut ranking BWF. Febriana/Amalia pun takluk dengan sedikit perlawanan dalam skor 19-21 dan 16-21.

Febriana/Amalia juga bertekuk lutut (Image: PBSI)

Terakhir, harapan dibebankan kepada Bilqis Prasista yang memberi kejutan pada pertandingan kontra Jepang dengan mengalahkan tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi.

Lawannya adalah He Bing Jiao, yang menempati urutan kesembilan tunggal putri dunia, dan Bilqis sempat membuat perlawanan yang sengit kepadanya.

Bilqis gagal mengulangi magis saat hadapi Bing Jiao (Image: PBSI)

Menang 21-19 di game pertama, Bilqis takluk 18-21 di game kedua sebelum dihempaskan 7-21 pada rubber game.

Dengan kekalahan ini maka laga dihentikan, tidak ada pertandingan keempat dan kelima karena China sudah memastikan menang dengan skor 3-0.

Continue Reading

Raket

Piala Uber 2022: Tim Putri Indonesia Pastikan Lolos ke Perempat Final

Published

on

By

Piala Uber 2022

Tim bulu tangkis putri Indonesia memastikan diri melenggang ke babak perempat final Piala Uber 2022, setelah berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 5-0 pada hari Selasa (10/5) ini.

Dengan kemenangan ini, maka Indonesia telah memenangkan dua laga pertama di babak grup Piala Uber 2022, lantaran pada partai pembuka yang digelar hari Minggu (8/5) lalu, mereka juga telah mengalahkan Prancis dengan skor 5-0.

Baca Juga:

Dominasi sudah terlihat dari pertandingan pertama antartunggal putri, dengan Komang Ayu Cahya Dewi berhasil mengalahkan Yvonne Li tanpa kesulitan berarti lewat dua set langsung, dengan skor 21-15 dan 21-13.

Komang Ayu Cahya Dewi (Image: PBSI)

Pasangan ganda putri pertama, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi pun meraih kemenangan yang sangat mudah atas Linda Efler/Emma Moszczynski dengan skor telak 21-11 dan 21-2.

Di pertarungan tunggal putri yang kedua, Aisya Sativa Fatetani sempat disulitkan oleh Ann-Kathrin Spoeri karena sempat dipaksa bermain hingga rubber-game. Namun Tiva berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-7, 14-21, dan 21-14.

Aisyah Sativa Fatiteni (Image: PBSI)

Dua pertarungan berikutnya sudah tidak menentukan, namun Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari memastikan kemenangan atas Annabella Jaeger/Leona Michalski dengan skor 21-10 dan 21-10.

Sedangkan Bilqis Prasista menutup pertarungan atas Jerman dengan menang 21-12, 12-21, dan 21-7 kontra Florentine Schoffski.

Apa selanjutnya untuk tim putri Indonesia di Piala Uber 2022?

Indonesia dipastikan melenggang ke babak perempat final Piala Uber 2022, namun masih ada satu pertandingan lagi yang perlu dimainkan di babak grup kontra Jepang pada hari Rabu (11/5) esok untuk menentukan siapa yang lebih layak lolos sebagai juara grup dari Grup A.

Jepang memiliki catatan yang serupa seperti Indonesia, dengan berhasil meraih kemenangan dengan skor 5-0 pada dua kesempatan ketika menghadapi Jerman dan Prancis.

Continue Reading

Trending