Connect with us

F1

Tergelincir di Imola, Charles Leclerc Akui Terlalu Serakah

Published

on

Charles Leclerc

Charles Leclerc mengatakan bahwa dirinya harus membahyar harga dari rasa terlalu serakah, setelah tergelincir di Sirkuit Imola pada GP Emilia-Romagna Formula 1, Minggu (24/4) lalu.

Sang pembalap Ferrari nampak nyaman untuk setidaknya meraih podium meski harus dihimpit oleh duo Red Bulls, Max Verstappen dan Sergio Perez, namun mencoba untuk menyelamatkan poin setelah rekan setimnya, Carlos Sainz, tumbang pada lap pertama.

Namun pada lap ke-53, Leclerc tergelincir di tikungan Variante Alta, yang merusak sayap depannya setelah menambrak dinding pembatas.

Pitstop tambahan pun dimaksudkan untuk memperbaiki sayap depannya, namun Leclerc sudah turun jauh dari urutan ketiga ke kesembilan. Namun, ban soft depannya membantu sang pembalap asal Monako untuk menembus hingga enam besar.

Berbicara seusai balapan, sang pembalap berusia 24 tahun menyadari bahwa dirinya terlalu serakah untuk meraih hasil terbaik sehingga harus rela kehilangan podium.

“Itu sangat memalukan. Apa pun yang terjadi sebelum tergelincir, inilah detailnya dan itu merupakan bagian dari balapan, namun saya meyakini bahwa insiden itu tak perlu terjadi hari ini,” kata Leclerc kepada Sky TV.

“P3 adalah yang terbaik yang bisa saya lakukan; kami tidak memiliki kecepatan yang diperlukan untuk meraih lebih daripada itu. Namun saya terlalu serakah, dan saya membayar harga untuk itu dan kehilangan tujuh poin potensial dibandingkan dengan tempat ketiga yang sudah saya amankan sebelumnya, jadi itu adalah hal yang memalukan.

“Itu adalah tujuh poin yang akan berharga di akhir musim tentunya. Dan ini tidak boleh terjadi lagi.”

Baca Juga:

Charles Leclerc masih pimpin klasemen

Charles Leclerc masih memimpin klasemen sementara pembalap F1 musim 2022 dengan raihan 86 poin usai meraih dua kemenangan dan tiga podium.

Max Verstappen, yang menjadi juara di Imola, menguntit tepat di belakangnya dengan koleksi 59 poin. Dia meraih dua kemenangan dari dua kali podium yang diraihnya sejauh ini.

Klasemen pembalap F1 GP Emilia-Romagna

F1

Pierre Gasly Jelaskan Insiden Tabrakannya dengan Lando Norris di GP Miami

Published

on

By

Pierre Gasly

Pierre Gasly mengatakan bahwa dirinya mencoba untuk memberikan ruang kepada Lando Norris sebelum mereka bertabrakan di Formula 1 GP Miami pada akhir pekan lalu, namun kesulitan untuk menyetir mobilnya imbas dari insiden terdahulu dengan Fernando Alonso.

Gasly dan Norris melakukan kontak ketika keluar dari tikungan kedelapan ketika balapan menyisakan 18 lap lagi, yang menyebabkan Norris menghantam sisi kiri tembok pembatas sirkuit dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Itu terjadi setelah Gasly melebar di tikungan ketujuh, yang membuat Mick Schumacher dan Kevin Magnussen bisa melewatinya. Namun hal yang sama tidak terjadi kepada Norris, yang mengenai sisi kiri ban depan Gasly.

Insiden ini merugikan keduanya, karena mereka sama-sama tidak bisa melanjutkan balapan. Berbicara setelah balapan berlangsung, Pierre Gasly mencoba menjelaskan situasi kepada media.

Aksi Pierre Gasly di lintasan (Image: AlphaTauri)

“Kami mencoba untuk melintasi satu lap lagi untuk mencari tahu apakah bisa untuk terus ikut balapan. Namun mobil sudah terlalu rusak pada saat itu, saya bahkan tidak bisa untuk tetap berada di trek atau belok ke kiri lagi,” kata pembalap AlphaTauri itu, dikutip dari Motorsport.

“Kemudian pada lap terakhir kami, dalam perjalanan menuju ke pit, saya melambat di tikungan ketujuh dan ya, saya membiarkan semua mobil lewat. Saya mencoba untuk memberikan ruang, dan kemudian Norris datang dan menghantam ban kiri depan saya.”

Baca Juga:

Lando Norris memahami penjelasan Pierre Gasly

Ketika mendapatkan penjelasan dari Gasly, Norris menerima bahwa insiden ini hanyalah kesialan baginya.

“Itu membuat kaku di kanan dan lintasan bergerak ke sana, dan dia semacam hendak untuk melintasinya,” kata Norris.

“Jika itu disebabkan oleh kerusakan, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, melintas di sisi kanan tembok dan berharap yang terbaik atau sesuatu. Jadi saya kira hanya kesialan saja,” tambah pembalap McLaren tersebut.

Lando Norris (Image: Getty)

Continue Reading

F1

Max Verstappen Klaim Red Bull Masih Punya Banyak Kekurangan Meski Menang di Miami

Published

on

By

Max Verstappen

Max Verstappen menyebut bahwa Red Bull masih pelru membereskan beberapa masalah operasional meskipun berhasil meraih kemenangan di GP Miami pada pekan lalu.

Itu merupakan kemenangan ketiga yang diraih oleh pembalap asal Belanda di Formula 1 musim 2022 ini, dengan lagi-lagi mengalahkan rival utamanya dari Ferrari, Charles Leclerc.

Red Bull datang ke Miami setelah memenangkan balapan di Imola pada dua pekan sebelumnya dengan cara yang nyaris sempurna, dengan Sergio Perez melengkapi kemenangan 1-2.

Verstappen kini memiliki keunggulan 3-2 atas Leclerc setelah lima kali balapan, namun masih berada di peringkat kedua klasemen sementara pembalap dengan tertinggal 19 poin dari pembalap Ferrari tersebut. Itu disebabkan oleh kegagalannya untuk finis di Bahrain dan Australia pada awal musim ini.

Klasemen F1 GP Miami

Verstappen hanya mampu bertahan selama 14 lap pada FP1 di Miami, dan hanya satu lap di FP2. Oleh karena itu, dia masih memiliki masalah yang perlu diurus terlepas dari kemenangannya di GP Miami.

Berbicara setelah balapan, Max Verstappen mendesak timnya untuk membereskan sejumlah masalah operasional agar bisa tetap dominan secara reguler seperti balapan di Imola pada tiga pekan lalu.

Baca Juga:

Apa kata Max Verstappen?

“Dari sisi saya, saya memiliki banyak masalah pada hari Jumat, yang berpengaruh pada akhir pekan dan terutama kemarin [Sabtu],” kata Verstappen, sebagaimana dikutip dari Motorsport.

“Tentu saja, segalanya berjalan dengan baik sejak awal pada hari ini, namun itu juga bisa terjadi sebaliknya. Dan tentu saja, Anda akan berbicara bahwa itu tidak mengherankan karena saya melewatkan hampir sepanjang hari Jumat, apa yang bisa Anda perbuat soal itu?”

Max Verstappen dan Charles Leclerc (Image: Getty)

Namun demikian, sang juara Formula 1 musim lalu tersebut masih bersyukur bahwa Red Bull sukses merancang mobil yang cepat, yang memungkinkannya untuk bersaing memperebutkan kemenangan di sirkuit.

“Kami harus menjalani akhir pekan dengan positif tanpa masalah. Saya pikir tentu saja, Imola, kami meraihnya, namun itu masih agak untung-untungan dan kehilangan terlalu banyak hal, jadi kami harus memastikan bahwa kami bisa lebih diandalkan dan lebih unggul dalam berbagai hal,” lanjut Verstappen.

“Namun seperti yang Anda lihat, mobilnya cepat. Saya sangat bahagia tentang itu, maksud saya, jika Anda pelan dan bisa diandalkan, itu juga mungkin bukan hal yang bagus.”

Continue Reading

F1

F1 GP Miami: Max Verstappen Rebut Kemenangan Ketiga di Musim ini

Published

on

By

Max Verstappen

Max Verstappen mengalahkan Charles Leclerc dalam balapan Formula 1 di GP Miami pada Senin (9/5) dini hari WIB, yang merupakan kemenangan ketiganya di musim 2022 ini.

Pada saat start, Leclerc unggul berkat pole position yang diraihnya, namun sudah berhadapan dari ban ke ban dengan Verstappen.

Leclerc memiliki keunggulan 0,8 detik pada akhir lap pertama dari 57 lap dan dengan lekas menjauh dari Verstappen yang mengaktifkan DRS pada lap ketiga.

Sang pembalap Ferrari mencapai selisih terbaiknya pada 1,4 detik di lap keenam, selagi mencatatkan torehan lap tercepat dengan 1 menit 33 deetik, namun masalah ban kanan depan membuatnya kesulitan setelah itu.

Pada akhir lap kedelapan, Leclerc mengalami kesulitan di tikungan ke-17 dan Verstappen memangkas ketertinggalan secara signifikan sebelum mengambil alih kendali pimpinan balapan pada tikungan pertama, dengan Leclerc memilih untuk tidak terlalu berjuang terlalu keras.

Max Verstappen dengan lekas memperlebar keunggulan hingga mencapai 4,2 detik pada lap ke-21. Manajemen ban depan menjadi kunci bagi pembalap Red Bull tersebut mulai dari sini.

Di belakang kelompok terdepan, pertarungan antara Ferrari dan Red Bull lainnya terjadi melibatkan Carlos Sainz dan Sergio Perez.

Menjelang sepertiga akhir, Verstappen unggul 7,8 detik dengan Red Bull nampaknya hanya merisaukan ancaman hujan, karena awan hitam mulai menyelimuti langit Miami.

Baca Juga:

Namun balapan terganggu karena Pierre Gasly dan Lando Norris bertabrakan, yang menyebabkan sang pembalap McLaren tidak mampu melanjutkan balapan.

Setelah balapan dimulai lagi, Verstappen dengan mudah menjauh dari Leclerc selagi Perez ditekan oleh Sainz namun terpaksa untuk melebar di tikungan pertama karena hampir bertabrakan.

Tak ada persaingan hingga akhir, dengan Max Verstappen akhirnya memenangkan balapan dari Charles Leclerc dengan selisih 3,7 detik.

Hasil balapan F1 GP Miami

Persaingan Max Verstappen dan Charles Leclerc makin ketat di klasemen

Ini merupakan kemenangan ketiga untuk Verstappen di musim ini, namun dia masih tertinggal 19 poin dari Charles Leclerc di klasemen sementara pembalap Formula 1 2022.

Leclerc mengoleksi 104 poin dari lima kali balapan, selagi Verstappen menorehkan 85 poin. Dia hanya finis tiga kali dari lima balapan tersebut, namun ketiganya dimenangkan.

Balapan Formula 1 berikutnya akan diselenggarakan di Sirkuit de Barcelona-Catalunya dalam GP Spanyol di tanggal 22 Mei mendatang.

Klasemen F1 GP Miami

Continue Reading

Trending