Connect with us

Liga Indonesia

Asnawi Mangkualam Sulut Drama Lagi dengan Singapura

Published

on

Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam mengungkap apa yang dikatakan olehnya kepada pemain timnas Singapura, Faris Ramli, setelah gagal mencetak gol penalti di semifinal Piala AFF 2020.

Momentum ketika Asnawi menghampiri Faris setelah tendangan penaltinya digagagalkan oleh kiper timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, merupakan salah satu momen ikonik dari Piala AFF 2020 lalu.

Kala itu, Singapura seharusnya bisa mengunci kemenangan atas Indonesia dan lolos ke final Piala AFF 2020, setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit-menit akhir.

Situasinya pada saat itu adalah Indonesia unggul dua pemain atas Singapura, setelah dua pemain dari tim tuan rumah dikartu merah. Jadi, kalah dengan situasi ini tentu akan mempermalukan Tim Garuda.

Baca Juga:

Namun demikian, Faris Ramli yang dipercaya sebagai eksekutor malah gagal menunaikan tugasnya, dan Asnawi bereaksi dengan menghampirinya, mengatakan sesuatu yang menyulut kontroversi.

Momen itu menjadi bahasan emas di media sosial, dan kini setelah sebulan berlalu, sang kapten pun mengutarakan apa yang benar-benar dikatakan olehnya kepada Faris, Rabu (26/1) kemarin.

“Ada yang ingat momen ini. Maaf, kejadian ini tidak baik untuk ditiru, tapi ini hanya spontanitas dan hanya mengucapkan terima kasih kepada Faris,” katanya dalam caption di unggahan tersebut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by AMB. (@asnawi_bhr)

Ya, pemain Ansan Greeners FC tersebut mengutarakan rasa terima kasihnya karena jika Faris berhasil menunaikan tugasnya, maka Indonesia bisa dipastikan gugur.

Disindir Balik

Namun unggahan tersebut malah menyulut kontroversi lainnya, dengan salah satu pemain tim nasional Singapura, Safuwan Baharudin, mengunggah sesuatu yang serupa, dengan caption yang bernada mirip pula.

“Masih ada yang ingat momen ini? Maaf, insiden ini tidak bagus untuk ditiru, namun ini hanyalah sebuah spontanitas dan hanya ingin berkata terima kasih kepada wasit,” kata Safuwan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Safuwan Baharudin (@safuwanbaharudin)

Safuwan mengunggah momentum ketika wasit melemparkan salah satu dari tiga kartu merah yang dilayangkan kepada para pemain Singapura di hari itu.

Tak ayal memang, sebab jika wasit tidak mengintervensi dengan kartu merahnya, Singapura mungkin punya peluang bagus untuk lolos.

Sebab, ketika bermain dengan 10 orang sekali pun, Singapura bermain lebih baik ketimbang Asnawi Mangkualam dan kolega.

Liga Indonesia

Marko Simic Siap Tuntut Persija ke FIFA

Published

on

By

Marko Simic

Marko Simic merespons bantahan Persija Jakarta setelah sang striker asal Kroasia memutuskan kontrak secara sepihak karena gajinya tak dibayarkan selama setahun.

Simic merespons pernyataan Persija yang membantah bahwa mereka telah menunggak gaji selama setahun. Sang bomber merasa bahwa dirinya benar dan siap untuk membawa masalah ini ke hadapan induk sepak bola tertinggi dunia, FIFA.

“Persija Jakarta tidak membayar gaji saya sesuai kesepakatan dalam kontrak sebelum Covid, selama Covid, maupun setelah Covid berakhir,” tulis Simic dalam unggahan di Insta Story-nya.

Baca Juga:

“Ini artinya pihak klub tidak mengatakan kebenaran dalam pernyataan mereka,” lanjutnya.

“Saya mengharapkan hal seperti ini dari mereka. Hanya untuk memperjelas persoalan, saya akan memperjuangkan hak saya di hadapan FIFA dan saya yakin bahwa saya akan menang,” pungkas Simic.

Pernyataan Marko Simic (Image: Instastory @markosimic_77)

Persija Jakarta bantah klaim Marko Simic

Sebelumnya, Persija Jakarta telah merespons pengunduran diri Simic dengan membantah bahwa mereka tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan oleh sang striker berusia 34 tahun.

“Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum. Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar dalam setahun,” demikian pernyataan tertulis Persija atas nama Presiden klub Mohamad Prapanca.

Marko Simic di Persija Jakarta (Image: Persija)

Si Macan Kemayoran merujuk kepada Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020 perihal pemangkasan gaji di tengah ketiadaan kompetisi.

“Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Marko Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagai mestinya. Namun dalam perjalanannya, Marko Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya,” lanjut pernyataan tersebut.

Continue Reading

Liga Indonesia

Hasil BRI Liga 1: Langkah Tersendat, Persebaya Berpotensi Tersingkir dari Tiga Besar

Published

on

By

Persebaya Liga 1

Langkah Persebaya Surabaya harus tersendat setelah ditahan imbang Barito Putera dalam laga lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-31.

Persebaya yang saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen berpotensi tergusur ke posisi kelima, jika Bhayangkara FC dan Arema FC meraih kemenangan sore ini, Selasa (15/3/2022).

Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianya, Bali, Senin (14/3/2022), Persebaya yang sedangan dalam perburuan gelar mencoba meraih poin penuh dalam laga ini. Persebaya berinisiatif menekan sejak awal laga dimulai.

Baca juga :

Meski begitu, Barito Putera mampu mengancam lebih dulu pada menit ke-5 melalui sepakan Rafael Silva. Sayangnya, sepakan penyerang asal Brazil tersebut masih melebar dari gawang Persebaya.

Setelahnya, Persebaya mampu mendominasi jalannya laga meski tidak mampu menyarangkan gol. Skor kaca mata bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, baru lima menit bermain, Aji Santoso melakukan pergantian di lini depan. Samsul Arif dan Koko Ari Araya dimasukkan menggantikan Arsenio dan Ady Setiawan untuk menambah kekuatan lini serang Persebaya.

Strategi Aji Santoso ternyata berjalan mulus. Dua pemain pengganti yang diturunkan berhasil menjadi aktor terciptanya gol Persebaya pada menit ke-65.

Samsul Arif berhasil membobol gawang Barito Putera, setelah mampu memanfaatkan umpan silang mendatar dari Koko Ari.

Pada menit ke-80 Persebaya hampir menggandakan keunggulan melalui tendangan titik putih Taisei Marukawa.

Samsul Arif yang dijatuhkan di kotak penalti oleh Muhamad Firly, berbuah penalti bagi Persebaya. Sayangnya, Taisei Marukawa gagal memanfaatkan peluang tersebut, setelah tendangannya mampu dibaca dengan baik oleh kiper Barito, Muhammad Riyandi.

Di masa injury time, sayangnya Persebayaa tidak mampu memepertahankan keunggulan. Alie Sesay yang tertangkap menghalau bola dengan tangannya, berbuah sepakan penalti bagi Barito Putera.

Bruno Matos yang maju sebagai algojo, berhasil menyelamatkan Barito dari kekalahan dalam laga itu. Skor imbang 1-1 mengakhiri jalannya laga tersebut.

Continue Reading

Liga Indonesia

Hasil BRI Liga 1: Persija Keluar dari Tren Buruk, Persib Tempel Bali United di Puncak

Published

on

By

Persija

Persija Jakarta berhasil keluar dari tren buruk, setelah meraih kemenangan besar 4-0 atas Persikabo, selagi Persib Bandung menempel Bali United di puncak klasemen sementara.

Kemenangan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan mental para pemain Persija yang sempat turun setelah menelan tiga kekalahan beruntun di liga.

Bermain di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (13/3/2022), Persija bermain menyerang sejak awal laga.

Persija hampir membuka keunggulan melalui tandukan Marco Motta yang memanfaatkan umpan silang Riko Simanjuntak. Sayang tandukkan Motta masih melayang di atas mistar gawang Persikabo yang dikawal, Syahrul Fadil.

Baca juga :

Persija baru mampu membuka keran gol mereka pada menit ke-22 melalui Irfan Jauhari memanfaatkan umpan Rangga Widiansyah.

Bola yang gagal dihalau Syahrul Fadil, mengenai kepala Irfan Jauhari dan kemudian menanduk bola masuk kedalam gawang.

Setelah terciptanya gol pertama, Persija bermain lebih lepas dan mendominasi jalannya laga. Meski begitu, Persikabo masih bermain disiplin untuk memaksa pertandingan babak pertama hanya kebobolan satu gol saja.

Pada babak kedua, Persija masih menampilkan permainan menyerang untuk menambah keunggulan mereka. Persija akhirnya berhasil menambah keunggulan pada menit ke-62 melalui sepakan penalti Makan Konate.

Tidak membutuhkan waktu lama, Makan Konate kembali mencatatkan namanya di papan skor lima menit berselang.

Memanfaat umpan Taufik Hidayat dari sisi kiri pertahanan Persikabo, Konate yang tidak terkawal melepaskan sontekan untuk menambah keunggulan Persija menjadi 3-0.

Menutup laga, Persija kembali menambah satu gol lagi melalui aksi Brait Fatari pada menit ke-91. Fatari menerima umpan silang Osvaldo Haay di kotak penalti dan menjebol gawang Persikabo dengan kaki kirinya.

Sementara itu dipertandingan lainnya, Persib Bandung berhasil menang tipis atas Madura United dengan skor 3-2. Bruno Cantanhede, kembali menjadi bintang dalam pertandingan ini setelah berhasil menyarang dua gol untuk Persib.

Dengan hasil ini Persib terus menempel Bali United di puncak klasemen. Tambahan tiga poin, membuat tim besutan Rene Alberts memiliki poin sama dengan Bali United yang baru akan bermain sore ini, Senin (14/03/2022), melawan Arema FC.

Continue Reading

Trending