Connect with us

Liga Indonesia

Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat Kena Sial

Published

on

Timnas Indonesia

Jordi Amat seharusnya menyelesaikan proses naturalisasinya agar bisa memperkuat timnas Indonesia pada pekan ini, namun ada hal pribadi yang mungkin mengganggunya.

Dokumen naturalisasi dari PSSI direncanakan untuk dilimpahkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada pekan ini.

Ini merupakan bagian dari upaya agar bek yang memperkuat KAS Eupen tersebut bisa membela Indonesia dalam jeda internasional bulan Maret mendatang.

Kendati begitu, Amat malah kena sial berupa nilai pasar yang menurun menjelang dinaturalisasi untuk memperkuat Tim Garuda.

Sebelumnya pada bulan Juni, nilai pasar eks bek Swansea City ini berada di kisaran 1,4 juta euro, menurut klaim Transfermarkt, atau setara dengan 22,6 miliar rupiah.

Kini, nilai pasarnya menurun, yang mana senilai 1,3 juta euro, atau sekitar 21 miliar rupiah, sebagaimana diklaim oleh situs yang sama.

Hal ini sangat dipengaruhi oleh situasi kariernya pada saat ini. Jordi Amat pernah menembus harga transfer 5 juta euro ketika bermain untuk Real Betis pada musim 2017/2018 silam.

Baca Juga:

Sang bek tengah masih berkarier di sepak bola Eropa bersama KAS Eupen pada saat ini, namun itu hanyalah klub liga tertinggi di Belgia. Jika dibandingkan dengan Betis yang main di La Liga atau Swansea di Premier League, tentunya berbeda.

Amat diharapkan untuk bisa mempertangguh lini pertahanan tim Shin Tae-yong pada jeda internasional berikutnya, dengan dua agenda besar untuk tim senior pada tahun 2022 ini, yaitu kualifikasi Piala Asia 2023 dan juga Piala AFF 2022.

Ada beberapa pemain lain yang bakal dinaturalisasi pula untuk timnas Indonesia pada tahun ini, dengan Shin Tae-yong diminta agar dijadikan WNI.

Layaknya Jordi Amat, Sandy Walsh juga merupakan seorang defender, dan bermain di Liga Belgia juga bersama KV Mechelen.

Beberapa pemain lainnya yang bisa segera dinaturalisasi adalah Ragnar Oratmangoen dan Mees Hilgers.

Pada saat ini sendiri, timnas Indonesia sudah punya Elkan Baggott, defender berusia 19 tahun yang memperkuat klub asal Inggris, Ipswich Town.

Baggott sudah ikut serta dalam turnamen pertamanya bersama Garuda, yaitu Piala AFF 2020 lalu, yang diakhiri dengan status runner-up, hanya takluk dari Thailand di final.

Liga Indonesia

Marko Simic Siap Tuntut Persija ke FIFA

Published

on

By

Marko Simic

Marko Simic merespons bantahan Persija Jakarta setelah sang striker asal Kroasia memutuskan kontrak secara sepihak karena gajinya tak dibayarkan selama setahun.

Simic merespons pernyataan Persija yang membantah bahwa mereka telah menunggak gaji selama setahun. Sang bomber merasa bahwa dirinya benar dan siap untuk membawa masalah ini ke hadapan induk sepak bola tertinggi dunia, FIFA.

“Persija Jakarta tidak membayar gaji saya sesuai kesepakatan dalam kontrak sebelum Covid, selama Covid, maupun setelah Covid berakhir,” tulis Simic dalam unggahan di Insta Story-nya.

Baca Juga:

“Ini artinya pihak klub tidak mengatakan kebenaran dalam pernyataan mereka,” lanjutnya.

“Saya mengharapkan hal seperti ini dari mereka. Hanya untuk memperjelas persoalan, saya akan memperjuangkan hak saya di hadapan FIFA dan saya yakin bahwa saya akan menang,” pungkas Simic.

Pernyataan Marko Simic (Image: Instastory @markosimic_77)

Persija Jakarta bantah klaim Marko Simic

Sebelumnya, Persija Jakarta telah merespons pengunduran diri Simic dengan membantah bahwa mereka tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan oleh sang striker berusia 34 tahun.

“Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum. Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar dalam setahun,” demikian pernyataan tertulis Persija atas nama Presiden klub Mohamad Prapanca.

Marko Simic di Persija Jakarta (Image: Persija)

Si Macan Kemayoran merujuk kepada Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020 perihal pemangkasan gaji di tengah ketiadaan kompetisi.

“Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Marko Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagai mestinya. Namun dalam perjalanannya, Marko Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya,” lanjut pernyataan tersebut.

Continue Reading

Liga Indonesia

Hasil BRI Liga 1: Langkah Tersendat, Persebaya Berpotensi Tersingkir dari Tiga Besar

Published

on

By

Persebaya Liga 1

Langkah Persebaya Surabaya harus tersendat setelah ditahan imbang Barito Putera dalam laga lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-31.

Persebaya yang saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen berpotensi tergusur ke posisi kelima, jika Bhayangkara FC dan Arema FC meraih kemenangan sore ini, Selasa (15/3/2022).

Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianya, Bali, Senin (14/3/2022), Persebaya yang sedangan dalam perburuan gelar mencoba meraih poin penuh dalam laga ini. Persebaya berinisiatif menekan sejak awal laga dimulai.

Baca juga :

Meski begitu, Barito Putera mampu mengancam lebih dulu pada menit ke-5 melalui sepakan Rafael Silva. Sayangnya, sepakan penyerang asal Brazil tersebut masih melebar dari gawang Persebaya.

Setelahnya, Persebaya mampu mendominasi jalannya laga meski tidak mampu menyarangkan gol. Skor kaca mata bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, baru lima menit bermain, Aji Santoso melakukan pergantian di lini depan. Samsul Arif dan Koko Ari Araya dimasukkan menggantikan Arsenio dan Ady Setiawan untuk menambah kekuatan lini serang Persebaya.

Strategi Aji Santoso ternyata berjalan mulus. Dua pemain pengganti yang diturunkan berhasil menjadi aktor terciptanya gol Persebaya pada menit ke-65.

Samsul Arif berhasil membobol gawang Barito Putera, setelah mampu memanfaatkan umpan silang mendatar dari Koko Ari.

Pada menit ke-80 Persebaya hampir menggandakan keunggulan melalui tendangan titik putih Taisei Marukawa.

Samsul Arif yang dijatuhkan di kotak penalti oleh Muhamad Firly, berbuah penalti bagi Persebaya. Sayangnya, Taisei Marukawa gagal memanfaatkan peluang tersebut, setelah tendangannya mampu dibaca dengan baik oleh kiper Barito, Muhammad Riyandi.

Di masa injury time, sayangnya Persebayaa tidak mampu memepertahankan keunggulan. Alie Sesay yang tertangkap menghalau bola dengan tangannya, berbuah sepakan penalti bagi Barito Putera.

Bruno Matos yang maju sebagai algojo, berhasil menyelamatkan Barito dari kekalahan dalam laga itu. Skor imbang 1-1 mengakhiri jalannya laga tersebut.

Continue Reading

Liga Indonesia

Hasil BRI Liga 1: Persija Keluar dari Tren Buruk, Persib Tempel Bali United di Puncak

Published

on

By

Persija

Persija Jakarta berhasil keluar dari tren buruk, setelah meraih kemenangan besar 4-0 atas Persikabo, selagi Persib Bandung menempel Bali United di puncak klasemen sementara.

Kemenangan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan mental para pemain Persija yang sempat turun setelah menelan tiga kekalahan beruntun di liga.

Bermain di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (13/3/2022), Persija bermain menyerang sejak awal laga.

Persija hampir membuka keunggulan melalui tandukan Marco Motta yang memanfaatkan umpan silang Riko Simanjuntak. Sayang tandukkan Motta masih melayang di atas mistar gawang Persikabo yang dikawal, Syahrul Fadil.

Baca juga :

Persija baru mampu membuka keran gol mereka pada menit ke-22 melalui Irfan Jauhari memanfaatkan umpan Rangga Widiansyah.

Bola yang gagal dihalau Syahrul Fadil, mengenai kepala Irfan Jauhari dan kemudian menanduk bola masuk kedalam gawang.

Setelah terciptanya gol pertama, Persija bermain lebih lepas dan mendominasi jalannya laga. Meski begitu, Persikabo masih bermain disiplin untuk memaksa pertandingan babak pertama hanya kebobolan satu gol saja.

Pada babak kedua, Persija masih menampilkan permainan menyerang untuk menambah keunggulan mereka. Persija akhirnya berhasil menambah keunggulan pada menit ke-62 melalui sepakan penalti Makan Konate.

Tidak membutuhkan waktu lama, Makan Konate kembali mencatatkan namanya di papan skor lima menit berselang.

Memanfaat umpan Taufik Hidayat dari sisi kiri pertahanan Persikabo, Konate yang tidak terkawal melepaskan sontekan untuk menambah keunggulan Persija menjadi 3-0.

Menutup laga, Persija kembali menambah satu gol lagi melalui aksi Brait Fatari pada menit ke-91. Fatari menerima umpan silang Osvaldo Haay di kotak penalti dan menjebol gawang Persikabo dengan kaki kirinya.

Sementara itu dipertandingan lainnya, Persib Bandung berhasil menang tipis atas Madura United dengan skor 3-2. Bruno Cantanhede, kembali menjadi bintang dalam pertandingan ini setelah berhasil menyarang dua gol untuk Persib.

Dengan hasil ini Persib terus menempel Bali United di puncak klasemen. Tambahan tiga poin, membuat tim besutan Rene Alberts memiliki poin sama dengan Bali United yang baru akan bermain sore ini, Senin (14/03/2022), melawan Arema FC.

Continue Reading

Trending