Connect with us

Liga Inggris

Diogo Jota Dwigol, Liverpool ke Final Carabao Cup

Published

on

Liverpool ke final

Liverpool ke final ke Carabao Cup setelah berhasil menumbangkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam lawatan ke Emirates Stadium pada Jumat (21/1) dini hari tadi WIB, berkat dwigol Diogo Jota.

Leg pertama semifinal Carabao Cup berakhir dengan skor imbang tanpa gol di Anfield, dan itu seharusnya memberikan keuntungan bagi The Gunners yang akan bermain di hadapan para pendukungnya sendiri.

Tuan rumah pun mengancam lebih dulu melalui eksekusi tendangan bebas Alexandre Lacazette, yang masih menghunjam mistar gawang kawalan Caoimhin Kelleher pada menit kelima.

Namun yang membuka skor malah The Reds, setelah Diogo Jota mendapatkan operan dari Trent Alexander-Arnold, dan menusuk ke tengah sebelum melepaskan tembakan yang cukup beruntung karena terdefleksi oleh seorang pemain Arsenal.

Setelah jeda turun minum, Lacazette mendapatkan umpan terobosan yang manis dari Albert Sambi Lokonga, namun tembakannya tidak menemukan sasaran.

Baca Juga: 

Jota kembali menampilkan keahliannya pada menit ke-51. Bergerak dari sayap kiri, sang penyerang timnas Portugal menemukan Kaide Gordon di mulut gawang. Namun peluang yang mudah itu tidak bisa dimanfaatkan oleh sang penyerang berusia 17 tahun, dengan tembakannya melambung jauh dari gawang.

Pada penciptaan gol kedua, Alexander-Arnold kembali menjadi alasan Liverpool bisa mencetak gol yang lagi-lagi diukir oleh Jota, yang menyelesaikan peluang dengan menyontek bola di hadapan kiper Aaron Ramsdale.

Itu terlihat offside dan hakim garis sempat menganulirnya, namun wasit Martin Atkinson mengonfirmasi bahwa gol tersebut sah setelah dipantau ulang dengan menggunakan VAR.

Gol pada menit ke-77 itu membunuh harapan Arsenal, yang menutup laga dengan 10 orang setelah Thomas Partey dikartu merah, karena mendapatkan dua kartu kuning dalam kurun waktu tiga menit saja.

Dengan hasil ini, maka Liverpool ke final dan akan menantang Chelsea di Wembley Stadium pada laga puncak yang dilangsungkan tanggal 27 Februari mendatang.

Setelah ini, skuat asuhan Jurgen Klopp akan mengembalikan fokusnya ke Premier League, dengan melawat ke Selhurst Park untuk menghadapi Crystal Palace pada hari Minggu (23/1) mendatang.

Hasil Carabao Cup, Jumat (21/1) dini hari WIB:

Arsenal 0-2 Liverpool — (Diogo Jota 19′, 77′) — (Kartu merah: Thomas Partey [ARS] 90′)

Liga Inggris

Mengenal Aaron Hickey, Bek Kiri Bologna Incaran Arsenal

Published

on

By

Aaron Hickey

Arsenal kabarnya menaruh minat kepada bek kiri Bologna, Aaron Hickey, menjelang bursa transfer musim panas mendatang. Sang bek tim nasional Skotlandia ini juga dikabarkan menarik minat Napoli dan Newcastle United.

Hickey baru akan merayakan ulang tahunnya yang ke-20 pada bulan Juni mendatang, namun berhasil mengharumkan namanya pada musim ini berkat catatan lima gol dan sebuah assist dari 34 pertandingan untuk Bologna di Serie A.

Aaron Hickey (Image: Getty)

The Mirror mengabarkan bahwa Arsenal menaruh minat kepadanya, dan bertekad untuk menyelesaikan proses transfer sesegera mungkin.

Permintaan harga untuknya pada saat ini dikabarkan berada di 20 juta euro (305,24 miliar rupiah), namun itu bisa meningkat jika tim-tim Premier League seperti Arsenal dan Newcastle United mendekatinya.

Baca Juga:

Siapa Aaron Hickey?

Aaron Hickey adalah seorang bek kiri yang serbabisa. Dia memiliki kemampuan untuk menembak dengan baik meski posisinya adalah seorang defender, dengan banyak orang yang membandingkannya seperti Gareth Bale di awal kariernya.

Namun bukan berarti dia memiliki kualitas defensif yang buruk. Bersamaan dengan ketajamannya, Hickey juga memiliki pemahaman taktikal yang baik perihal penempatan posisi dan kemampuannya dalam melakukan intersep juga impresif.

Hickey memulai kariernya di tim akademi Hearts, sebelum digaet oleh Celtic secara bebas transfer pada musim panas tahun 2017 silam.

Aaron Hickey (Image: Getty)

Setahun kemudian, dia kembali ke Hearts hingga bermain bagi tim senior Heart of Midlothian FC dan mulai bermain di kasta tertinggi sepak bola Skotlandia pada musim 2019/2020.

Bologna datang merekrutnya di akhir musim dan Hickey dipercaya tampil 12 kali oleh pelatih Sinisa Mihajlovic pada musim 2020/2021 lalu.

Kini, Hickey merupakan pilihan reguler untuk pos bek kiri bagi Mihajlovic, yang membuat tim-tim besar mulai mencium bakatnya.

Continue Reading

Champion & UEFA

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Deretan Pemain yang Pernah Cetak Pancagol

Published

on

By

Cristiano Ronaldo

Momen mencetak gol selalu menjadi sesuatu yang spesial, apalagi jika mampu menyarangkan gol lima kali alias pancagol. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pernah menjadi para pencetak pancagol dalam satu pertandingan, bersama dengan beberapa pemain berikut ini.

Cristiano Ronaldo, Real Madrid 9-1 Granada (5 April 2015)

Real Madrid sedang berburu gelar juara La Liga pada saat itu, dengan bersaing ketat dengan musuh bebuyutan Barcelona di puncak klasemen sementara pada pekan ke-28.

Hanya empat poin yang membedakan mereka berdua, dan Madrid wajib meraih kemenangan pada saat menjamu Granada di Estadio Santiago Bernabeu pada pekan ke-29.

Cristiano Ronaldo merayakan salah satu golnya ke gawang Granada (Image: Getty)

Ronaldo sudah mencetak hat-trick pada saat jeda turun minum, dengan Madrid unggul 4-0 berkat satu gol lain dari Gareth Bale.

Seusai jeda, Ronaldo menambah dua gol lagi, selagi Karim Benzema turut menyarangkan dua gol dan satu gol lain adalah bunuh diri oleh Diego Mainz.

Lionel Messi, Barcelona 7-1 Bayer Leverkusen (7 Maret 2012)

Tiga tahun sebelum Ronaldo mencetak pancagol, Messi telah lebih dulu melakukannya pada babak 16 besar Liga Champions.

Baca Juga:

Keunggulan 3-1 dari leg pertama tak membuat tim asuhan Pep Guardiola berbelas kasihan pada laga leg kedua di Camp Nou saat itu.

Lionel Messi sudah membuka skor pada menit ke-25, disambung pada menit ke-42. Barca pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Lionel Messi mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen (Image: Getty)

Setelah jeda turun minum, La Blaugrana malah makin beringas. Messi mencetak gol ketiganya pada menit ke-50 kemudian pada menit ke-58 dan 85 untuk melengkapi catatan lima golnya.

Gol-gol tersebut diselingi oleh dwigol Cristian Tello, selagi gol balasan dari Leverkusen baru tiba pada menit ke-90 melalui Karim Bellarabi.

Robert Lewandowski, Bayern Munich 5-1 Wolfsburg (22 September 2015)

Di tahun yang sama dengan pancagol Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski juga melakukannya untuk Bayern Munich di awal musim 2015/2016.

Bayern tertinggal oleh gol Daniel Caligiuri pada menit ke-26 pada saat itu. Pep Guardiola baru memasukkan Lewandowski dari bangku cadangan pada pergantian babak.

Robert Lewandowski ketika mencetak gol ke gawang Wolfsburg (Image: Getty)

Enam menit setelah babak kedua bergulir, Lewandowski sudah menyeimbangkan skor untuk Die Bavaria. Dia kemudian menggila dari sana, dengan mencetak empat gol lainnya dalam kurun waktu sembilan menit saja.

Pada akhirnya, Bayern menang dengan skor 5-1 dan menutup spieltag keenam Bundesliga sebagai pemuncak klasemen sementara, hasil dari raihan 18 poin dari enam pertandingan.

Sergio Aguero, Manchester City 6-1 Newcastle United (3 Oktober 2015)

2015 nampaknya menjadi tahunnya para pemain sepak bola mencetak lima gol dalam satu pertandingan, dengan Sergio Aguero turut melakukannya untuk Manchester City ketika menjamu Newcastle United di Etihad Stadium pada gameweek kedelapan musim 2015/2016.

The Cityzens dibuat ketar-ketir terlebih dulu dengan Aleksandar Mitrovic sudah mencetak gol untuk The Magpies. Namun Aguero mencetak gol penyeimbang sebelum jeda turun minum.

Sergio Aguero mengelabui Tim Krul dalam salah satu golnya ke gawang Newcastle (Image: Getty)

Di babak kedua, City menggila dengan mencetak tiga gol dalam delapan menit pertama, dua di antaranya disumbangkan oleh Aguero, sedangkan satu gol lain oleh Kevin De Bruyne.

Sang striker timnas Argentina sudah mengukir hat-trick pada titik itu, namun kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-60 dan ke-62 untuk memastikan kemenangan City menjadi 6-1.

Continue Reading

Liga Inggris

Deretan Pemain Premier League yang Lebih Mahal dari Erling Haaland

Published

on

By

Premier League

Erling Haaland akan bermain di Premier League musim depan, setelah Manchester City resmi menebus klausul rilis dalam kontraknya bersama Borussia Dortmund yang kabarnya bernilai 51 juta pound, atau setara 907,48 miliar rupiah.

Itu adalah jumlah yang murah untuk sang bomber Norwegia yang sebelumnya pernah dirumorkan berharga ratusan juta pounds, mengingat potensi dan kualitas yang dimiliki pada usianya yang masih sangat muda.

City boleh bersyukur karena Haaland direkrut dengan harga yang cukup murah untuk pemain seberkualitas dirinya. Apalagi, jika menyadari bahwa sejumlah pemain Premier League berikut ini memiliki nilai transfer yang lebih mahal daripada Haaland.

Baca Juga:

Tiga pemain Premier League yang lebih mahal dari Erling Haaland

1. Harry Maguire

Harry Maguire direkrut oleh Manchester United dari Leicester City pada bursa transfer musim panas tahun 2019 silam, dengan The Red Devils perlu merogoh kocek hingga 80 juta pounds (1,4 triliun rupiah) untuk mengamankan jasanya.

Harry Maguire dianggap pembelian gagal (Image: Getty)

Sang defender timnas Inggris cukup bisa diandalkan pada beberapa musim pertamanya, namun pada musim ini, Maguire telah bermain dengan buruk hingga menyebabkan United gagal lolos ke Liga Champions untuk musim depan.

2. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku kembali ke Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun lalu setelah ditebus seharga 97,5 juta pounds atau setara dengan 1,73 triliun rupiah dari Inter Milan.

Romelu Lukaku (Image: Getty)

Di Inter, Lukaku seakan menemukan kesaktiannya kembali yang sempat hilang semasa membela Manchester United, dengan berhasil mempersembahkan Scudetto pertama setelah 11 tahun kepada klub raksasa Italia itu.

Namun sayangnya, kegagalan masih menghantuinya di Premier League. Bahkan pelatih Thomas Tuchel lebih sering mencadangkannya selama paruh kedua musim ini seiring dengan kemandulannya.

3. Nicolas Pepe

Arsenal rela mengeluarkan 72 juta pounds (1,29 triliun rupiah) untuk merekrut Nicolas Pepe dari Lille pada bursa transfer musim panas tahun 2019 silam.

Nicolas Pepe (Image: Getty)

Dia direkrut dengan harapan untuk bisa mengembalikan kejayaan The Gunners, namun sejauh ini hanya bisa menjadi pemain pelengkap saja dalam skuat Mikel Arteta.

Pada musim ini, Pepe hanyalah seorang pemain pelapis dari Bukayo Saka di Arsenal selagi hanya bisa menyumbangkan tiga gol saja di sepanjang musim.

Continue Reading

Trending