Connect with us

Liga Inggris

Romelu Lukaku Hanya Punya Enam Pekan untuk Selamatkan Kariernya

Published

on

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku diklaim hanya punya waktu enam pekan lagi untuk menyelamatkan kariernya di Chelsea, klaim Joe Cole, yang notabenenya adalah gelandang legendaris klub.

Sang striker timnas Belgia menyelesaikan transfer fantastis senilai 120 juta euro dari Inter Milan pada musim panas tahun lalu, namun dia telah kesulitan untuk memberikan dampaknya sejak kembali ke Stamford Bridge, dengan pelatih Thomas Tuchel belakangan mendegradasinya ke bangku cadangan.

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku (Image: Getty)

Lukaku hampir selalu digunakan sebagai pemain pelapis selama beberapa pekan terakhir, setelah hanya mencetak lima gol dari 20 penampilan di Premier League pada sepanjang musim ini.

Pemain berusia 28 tahun itu kembali hanya mengisi bangku cadangan pada pertandingan semifinal Piala FA kontra Crystal Palace akhir pekan kemarin dan juga kontra Arsenal di tengah pekan. Joe Cole pun memberi peringatan kepada Romelu Lukaku bahwa waktunya semakin menipis.

Baca Juga:

Romelu Lukaku dibandingkan dengan Timo Werner

“Dia punya enam pekan untuk menyelamatkan kariernya di Chelsea jika dia masih menginginkannya,” kata Cole tentang Lukaku kepada ITV Sport.

“Lihatlah kepada Timo Werner yang tidak menyerah dan ketika dia tidak mencetak gol, dia bisa menawarkan sesuatu yang lain. Soal Lukaku, dia ingin menjadi titik acuan namun dia gagal memaksimalkan peluang dan kami berada di studio untuk mengatakan bahwa itu tidak berjalan baik untuknya, itu tidak akan baik untuk Anda.

Timo Werner (Image: Getty)

“Dia melakukan segalanya dengan salah, membuka tubuhnya dan menghantam tiang. Dan dia akan patah hati untuk dirinya sendiri karena dia lebih baik daripada itu.”

Liga Inggris

Man City Juarai Premier League, Liverpool Kena PHP

Published

on

By

Premier League

Manchester City berhasil menjadi juara Premier League musim 2021/2022 setelah mengalahkan Aston Villa 3-2 dengan cara yang dramatis di Etihad Stadium, yang membuat kemenangan 3-1 yang diraih Liverpool atas Wolves tak berarti apa-apa.

The Cityzens melakoni laga akhir pekan kemarin dengan hanya keunggulan sebuah poin dari The Reds, dan mereka dikejutkan oleh gol Matty Cash menjelang jeda turun minum.

Villa menggandakan skor menjadi 2-0 lewat Philippe Coutinho, namun di Anfield, Liverpool masih tertahan dengan skor 1-1 kontra Wolves, setelah gol Sadio Mane membalas gol cepat Pedro Neto.

Philippe Coutinho merayakan golnya ke gawang Manchester City (Image: Getty)

Namun keputusan Pep Guardiola untuk mengirim Ilkay Gundogan ke lapangan berbuah manis, karena sang gelandang timnas Jerman mampu memperkecil kedudukan lewat tandukannya pada menit ke-76.

Gol Rodri dua menit kemudian menyeimbangkan skor, sebelum Gundogan melengkapi dwigolnya dan memastikan City comeback dengan skor 3-2 lewat golnya pada menit ke-81.

Baca Juga:

Di Anfield, Liverpool baru mampu unggul pada menit ke-84 melalui Mohamed Salah, yang digandakan oleh Andrew Robertson lima menit kemudian.

Mereka mampu menang dengan skor 3-1 atas Wolves, namun gelar juara Premier League tetap menjadi milik Manchester City yang mengakhiri musim dengan 93 poin, unggul satu poin saja atas The Reds.

Klasemen akhir Premier League

Hasil pekan terakhir Premier League

Hasil pertandingan lainnya di Premier League mencatat Tottenham Hotspur menang 5-0 atas Norwich City, yang memastikan tim asuhan Antonio Conte itu tampil di Liga Champions pada musim depan.

Arsenal akan tampil di Liga Europa, ditemani oleh Manchester United, yang cukup beruntung untuk tidak turun ke Liga Konferensi Eropa karena West Ham United takluk 1-3 dari Brighton.

Continue Reading

Liga Inggris

Harry Kane Dinilai Lebih Mungkin Menangkan Trofi di Spurs Ketimbang MU

Published

on

By

Harry Kane

Harry Kane lebih baik untuk tetap bermain bagi Tottenham Hotspur ketimbang bergabung dengan Manchester United pada musim panas ini, klaim mantan striker The Red Devils, Teddy Sheringham.

Sang striker timnas Inggris telah dikaitkan dengan kubu Old Trafford selama beberapa waktu terakhir menjelang bursa transfer musim panas, dan sempat hampir bergabung dengan Manchester City di tahun lalu.

Paceklik gelar Tottenham menjadi satu alasan kuat Kane bisa meninggalkan klub asal London Utara itu, namun Sheringham merasa bahwa kepindahan ke Manchester United malah menjadi suatu langkah mundur untuk sang pemain berusia 28 tahun.

Son Heung-min dan Harry Kane (Image: Getty)

“Jika Anda merupakan penggemar United maka akan mungkin mengharapkan Kane untuk bergabung. Jika Harry Kane membuat dirinya tersedia, saya pikir setiap klub di seluruh dunia akan menginginkannya dalam daftar mereka,” kata Sheringham, dikutip dari Goal.

“Manchester United turun sangat jauh untuk pemain top, namun saya sudah pernah mengatakannya bahwa mereka masih menjadi klub yang besar, mereka masih sebuah klub yang sulit dihadapi.”

Baca Juga:

Erik ten Hag bukan jaminan untuk Harry Kane

Kedatangan Erik ten Hag memberikan harapan kepada MU untuk memulai ulang, namun Tottenham Hotspur akan memulai musim penuh pertamanya bersama Antonio Conte, yang telah terbukti mendatangkan dampak positif sejauh ini.

Erik ten Hag (Image: Getty)

“Saya pikir Ten Hag memiliki tugas yang berat untuk mengantarkan klub seperti Manchester United ke arah yang tepat,” kata Sheringham.

“Menurut saya Tottenham akan memiliki kesempatan lebih baik dalam memenangkan trofi pada saat ini. Saya pikir Kane lebih mungkin memenangkan sesuatu di Tottenham bersama Conte ketimbang di Manchester United saat ini.”

Continue Reading

Liga Inggris

Steven Gerrard Bertekad Bantu Liverpool Juarai Premier League

Published

on

By

Steven Gerrard

Steven Gerrard tak puas dengan musim debutnya di Aston Villa, namun bertekad untuk menutup musim dengan kuat saat menghadapi Manchester City di pekan penutup, yang berpotensi membantu Liverpool dalam perburuan titel Premier League.

Villa menderita hasil imbang 1-1 kontra tim yang terancam degradasi, Burnley, pada pertandingan di Villa Park, Jumat (20/5) dini hari WIB.

Emi Buendia mencetak gol untuk Villa kontra Burnley (Image: Getty)

Para pemain melakukan lap of honour dengan berkeliling stadion pada laga kandang terakhir mereka di Premier League musim ini.

Meskipun Gerrard menyadari gestur positif dari para pemainnya terhadap para fans yang datang dalam pertandingan tersebut, dia juga mengutarakan ketidakpuasannya dengan bagaimana musim ini berakhir.

“Kami ada di tempat ke-14 di liga dan kami baru saja melakukan lap of honour dan para fans kami luar biasa,” kata Gerrard kepada Sky Sports.

“Lanjut ke depan, klub ini tidak boleh finis di urutan ke-14 lagi. Kami memerlukan perubahan dan menjadi lebih baik dan lebih kuat pada musim depan.

“Kiper mereka [Burnley] mungkin adalah man of the match bagi mereka, namun kami perlu menjadi lebih baik. Kami perlu untuk memiliki kualitas dan jawaban yang lebih.”

Baca Juga: 

Steven Gerrard bantu Liverpool raih gelar juara Premier League?

Masih ada satu pertandingan terakhir untuk Aston Villa di Premier League pada musim ini, dengan menghadapi Manchester City di Etihad Stadium pada Minggu (22/5) malam esok WIB.

Gerrard pun ingin menjadikan kesempatan ini untuk membuat para fans Aston Villa bangga, namun di saat bersamaan juga menguntungkan Liverpool, klub yang pernah dikapteni olehnya dan dibela selama 17 tahun sebagai pemain.

Steven Gerrard ketika membela Liverpool (Image: Getty)

“Kami akan mencoba untuk memberikan kemampuan terbaik dan membuat para pendukung kami bangga pada hari terakhir musim ini,” lanjut Gerrard.

“Kami hanya punya sedikit waktu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Manchester City. Kami akan mencoba dan membuat mereka kesulitan sebisa mungkin. Kami akan berjuang sebisa kami.”

Liverpool dan Manchester City hanya terpaut satu poin di puncak klasemen sementara jelang pekan penutup Premier League. Selagi The Cityzens mengundang Villa di Etihad Stadium, The Reds akan menjamu Wolves di Anfield.

Continue Reading

Trending