Connect with us

Liga Inggris

Rooney Tolak Everton, Frank Lampard Segera Kembali ke Premier League

Published

on

Frank Lampard Latih Everton

Setelah memecat pelatihnya, Rafael Benitez beberapa waktu lalu, Everton sedang mencari pelatih ideal untuk meneruskan sisa musim. Frank Lampard akhirnya menjadi pilihan, setelah Rooney menolak tawaran dari Everton dan memilih untuk bertahan di Derby County.

Everton menjatuhkan pilihan kepada dua mantan pemain top Premier League, Wayne Rooney dan Frank Lampard yang telah memiliki pengalaman melatih.

Meskipun keduanya memiliki pengalaman melatih yang terbilang masih minim, namun manajemen Everton percaya kepada kapasitas yang dimiliki Rooney dan Lampard, terlebih keduanya merupakan mantan pemain andalan klub Premier League.

Namun sayangnya Wayne Rooney menolak tawaran yang dilontarkan Everton kepadanya. Menurut laporan The Athletic, Jumat (28/1/2022) Rooney menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan tawaran dari pihak Everton, namun Ia menolak karena tugasnya sebagai pelatih Derby County belum selesai.

“Everton mendekati agen saya dan meminta saya untuk diwawancarai untuk pekerjaan itu,” ujar Rooney.

“Tapi saya menolaknya. Saya percaya saya akan menjadi manajer Liga Premier dan saya siap untuk itu 100 persen. Tapi saya punya pekerjaan di Derby, yang penting bagi saya,” lanjutnya.

Baca juga:

Dengan ditolaknya tawaran Everton kepada Wayne Rooney, membuat Frank Lampard menjadi kandidat terdepan untuk mengisi kursi pelatih The Toffes.

Yang terbaru, Frank Lampard menyatakan sepakat untuk melatih The Toffes, dan pihak klub sudah mengajukan penawaran resmi untuknya dan sudah disepakati. Rumor ini telah disampaikan langsung oleh jurnalis Sky Sport, Fabrizio Romano dalam cuitannya melalui sosial media twitter.

“Frank Lampard akan segera ditunjuk menjadi pelatih Everton yang baru. Semua kesepakatan sudah dicapai. Hal ini selesai dan bisa dikonfirmasi,” tulis Fabrizio, Sabtu (29/1/2022) pagi WIB.

Dengan kesepakatan yang hampir selesai tersebut, menandakan akan kembalinya Frank Lampard ke Premier League, setelah menganggur 12 bulan, sejak pemecatannya dari Chelsea pada Januari 2021 lalu.

Telah menangani Chelsea selama 18 bulan, prestasi terbaik Lampard adalah mengantarkan The Blues ke partai final Piala FA dan menduduki peringkat empat besar klasemen Premier League musim 2019/2020.

 

Liga Inggris

Kalah dari Newcastle, Arsenal Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions

Published

on

By

Arsenal

Arsenal menjauh dari zona Liga Champions setelah takluk dengan skor 0-2 dari Newcastle United pada pertandingan lanjutan Premier League, Selasa (17/5) dini hari tadi WIB.

The Gunners memerlukan kemenangan untuk mengambil alih posisi keempat yang direbut oleh Tottenham Hotspur, yang sukses mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 pada sehari sebelumnya.

Para pemain Newcastle United merayakan gol bunuh diri (Image: Getty)

Babak pertama berakhir tanpa gol, namun Newcastle berhasil membuka skor pada menit ke-55 melalui gol bunuh diri Ben White, sebelum Bruno Guimaraes mengunci kemenangan untuk The Magpies pada menit ke-85.

Dengan hasil ini, maka Arsenal harus rela turun ke peringkat kelima klasemen sementara Premier League dengan torehan 66 poin dari 37 pertandingan, tertinggal dua poin dari Tottenham yang kini ada di zona Liga Champions.

Baca Juga:

Mikel Arteta akui Arsenal pantas kalah

Dalam wawancara seusai laga, manajer Mikel Arteta mengakui bahwa timnya tidak pantas untuk menang dan bahwa Newcastle jauh lebih baik daripada mereka.

“Newcastle pantas untuk memenangkan pertandingan dan jauh lebih baik daripada kami. Kami tidak memiliki apa pun dalam permainan,” kata Arteta kepada Sky Sports seusai laga.

Mikel Arteta akui keperkasaan Newcastle (Image: Getty)

“Mereka jauh lebih baik dalam berbagai lini dan kami buruk ketika menguasai bola. Banyak hal yang terjadi dalam permainan, seperti pergantian pemain untuk yang cedera, namun itu bukanlah suatu alasan karena mereka jauh lebih baik daripada kami.”

Continue Reading

Liga Inggris

Mengenal Aaron Hickey, Bek Kiri Bologna Incaran Arsenal

Published

on

By

Aaron Hickey

Arsenal kabarnya menaruh minat kepada bek kiri Bologna, Aaron Hickey, menjelang bursa transfer musim panas mendatang. Sang bek tim nasional Skotlandia ini juga dikabarkan menarik minat Napoli dan Newcastle United.

Hickey baru akan merayakan ulang tahunnya yang ke-20 pada bulan Juni mendatang, namun berhasil mengharumkan namanya pada musim ini berkat catatan lima gol dan sebuah assist dari 34 pertandingan untuk Bologna di Serie A.

Aaron Hickey (Image: Getty)

The Mirror mengabarkan bahwa Arsenal menaruh minat kepadanya, dan bertekad untuk menyelesaikan proses transfer sesegera mungkin.

Permintaan harga untuknya pada saat ini dikabarkan berada di 20 juta euro (305,24 miliar rupiah), namun itu bisa meningkat jika tim-tim Premier League seperti Arsenal dan Newcastle United mendekatinya.

Baca Juga:

Siapa Aaron Hickey?

Aaron Hickey adalah seorang bek kiri yang serbabisa. Dia memiliki kemampuan untuk menembak dengan baik meski posisinya adalah seorang defender, dengan banyak orang yang membandingkannya seperti Gareth Bale di awal kariernya.

Namun bukan berarti dia memiliki kualitas defensif yang buruk. Bersamaan dengan ketajamannya, Hickey juga memiliki pemahaman taktikal yang baik perihal penempatan posisi dan kemampuannya dalam melakukan intersep juga impresif.

Hickey memulai kariernya di tim akademi Hearts, sebelum digaet oleh Celtic secara bebas transfer pada musim panas tahun 2017 silam.

Aaron Hickey (Image: Getty)

Setahun kemudian, dia kembali ke Hearts hingga bermain bagi tim senior Heart of Midlothian FC dan mulai bermain di kasta tertinggi sepak bola Skotlandia pada musim 2019/2020.

Bologna datang merekrutnya di akhir musim dan Hickey dipercaya tampil 12 kali oleh pelatih Sinisa Mihajlovic pada musim 2020/2021 lalu.

Kini, Hickey merupakan pilihan reguler untuk pos bek kiri bagi Mihajlovic, yang membuat tim-tim besar mulai mencium bakatnya.

Continue Reading

Champion & UEFA

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Deretan Pemain yang Pernah Cetak Pancagol

Published

on

By

Cristiano Ronaldo

Momen mencetak gol selalu menjadi sesuatu yang spesial, apalagi jika mampu menyarangkan gol lima kali alias pancagol. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pernah menjadi para pencetak pancagol dalam satu pertandingan, bersama dengan beberapa pemain berikut ini.

Cristiano Ronaldo, Real Madrid 9-1 Granada (5 April 2015)

Real Madrid sedang berburu gelar juara La Liga pada saat itu, dengan bersaing ketat dengan musuh bebuyutan Barcelona di puncak klasemen sementara pada pekan ke-28.

Hanya empat poin yang membedakan mereka berdua, dan Madrid wajib meraih kemenangan pada saat menjamu Granada di Estadio Santiago Bernabeu pada pekan ke-29.

Cristiano Ronaldo merayakan salah satu golnya ke gawang Granada (Image: Getty)

Ronaldo sudah mencetak hat-trick pada saat jeda turun minum, dengan Madrid unggul 4-0 berkat satu gol lain dari Gareth Bale.

Seusai jeda, Ronaldo menambah dua gol lagi, selagi Karim Benzema turut menyarangkan dua gol dan satu gol lain adalah bunuh diri oleh Diego Mainz.

Lionel Messi, Barcelona 7-1 Bayer Leverkusen (7 Maret 2012)

Tiga tahun sebelum Ronaldo mencetak pancagol, Messi telah lebih dulu melakukannya pada babak 16 besar Liga Champions.

Baca Juga:

Keunggulan 3-1 dari leg pertama tak membuat tim asuhan Pep Guardiola berbelas kasihan pada laga leg kedua di Camp Nou saat itu.

Lionel Messi sudah membuka skor pada menit ke-25, disambung pada menit ke-42. Barca pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Lionel Messi mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen (Image: Getty)

Setelah jeda turun minum, La Blaugrana malah makin beringas. Messi mencetak gol ketiganya pada menit ke-50 kemudian pada menit ke-58 dan 85 untuk melengkapi catatan lima golnya.

Gol-gol tersebut diselingi oleh dwigol Cristian Tello, selagi gol balasan dari Leverkusen baru tiba pada menit ke-90 melalui Karim Bellarabi.

Robert Lewandowski, Bayern Munich 5-1 Wolfsburg (22 September 2015)

Di tahun yang sama dengan pancagol Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski juga melakukannya untuk Bayern Munich di awal musim 2015/2016.

Bayern tertinggal oleh gol Daniel Caligiuri pada menit ke-26 pada saat itu. Pep Guardiola baru memasukkan Lewandowski dari bangku cadangan pada pergantian babak.

Robert Lewandowski ketika mencetak gol ke gawang Wolfsburg (Image: Getty)

Enam menit setelah babak kedua bergulir, Lewandowski sudah menyeimbangkan skor untuk Die Bavaria. Dia kemudian menggila dari sana, dengan mencetak empat gol lainnya dalam kurun waktu sembilan menit saja.

Pada akhirnya, Bayern menang dengan skor 5-1 dan menutup spieltag keenam Bundesliga sebagai pemuncak klasemen sementara, hasil dari raihan 18 poin dari enam pertandingan.

Sergio Aguero, Manchester City 6-1 Newcastle United (3 Oktober 2015)

2015 nampaknya menjadi tahunnya para pemain sepak bola mencetak lima gol dalam satu pertandingan, dengan Sergio Aguero turut melakukannya untuk Manchester City ketika menjamu Newcastle United di Etihad Stadium pada gameweek kedelapan musim 2015/2016.

The Cityzens dibuat ketar-ketir terlebih dulu dengan Aleksandar Mitrovic sudah mencetak gol untuk The Magpies. Namun Aguero mencetak gol penyeimbang sebelum jeda turun minum.

Sergio Aguero mengelabui Tim Krul dalam salah satu golnya ke gawang Newcastle (Image: Getty)

Di babak kedua, City menggila dengan mencetak tiga gol dalam delapan menit pertama, dua di antaranya disumbangkan oleh Aguero, sedangkan satu gol lain oleh Kevin De Bruyne.

Sang striker timnas Argentina sudah mengukir hat-trick pada titik itu, namun kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-60 dan ke-62 untuk memastikan kemenangan City menjadi 6-1.

Continue Reading

Trending