Connect with us

Liga Inggris

The Bix Six Liga Inggris Akan Didenda Rp 443 Miliar

Published

on

Flygoal.com – Tim The Big Six Liga Inggris membayar denda sebesar 22 juta poun sterling (Rp 443 miliar). Ini akibat enam klub tersebut turut menggagas European Super League.

Tim Big Six Liga Inggris sebelumnya sempat menggagas digelarnya European Super League bersama enam tim top Eropa lainnya. Namun kemudian setelah dikecam oleh beberapa pihak termasuk para fan, klub dari The Bix Six memutuskan untuk mengundurkan diri.

Langkah mereka diikuti oleh AC Milan, Inter Milan dan Atletico Madrid. Saat ini hanya tersisa, Real Madrid, Barcelona, dan Juventus yang mendukung ajang ini.

Usai mengundurkan diri, anggota The Big Six yaitu Liverpool. Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal dan Tottenham Hotspur sudah meminta maaf kepada para fans atas tindakan mereka mengagas European Super League.

The Big Six kini kembali menegaskan bahwa langkah mereka mengikuti European Super League tersebut adalah keliru. Mereka turut mengutarakan permintaan maaf kepada sesama klub Liga Inggris, pihak Premier League dan FA.

Hal tersebut diungkap dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs resmi FA, Rabu (09/06) malam WIB. Para klub ini juga menegaskan bakal sepenuhnya berkomitmen dan mendukung kompetisi Liga Inggris ke depannya.

Sebagai itikad baik dari hal itu, klub The Big Six bersedia patungan memberikan dana sebesar 22 juta pound sterling (443 miliar rupiah). Dana tersebut digunakan untuk pengembangan kompetisi Liga Inggris dan hal-hal pendukungnya.

“Mereka dengan sepenuh hati meminta maaf kepada penggemar mereka, sesama klub Inggris, Premier League dan FA,” bunyi pernyataan di situs resmi FA.

“Itikad baik tersebut, klub secara kolektif telah setuju berkontribusi memberikan 22 juta pound sterling yang akan digunakan untuk menjadikan pertandingan lebih baik. Hal ini termasuk investasi untuk mendukung para fans, sepakbola akar rumput, dan program komunitas,” lanjut pernyataan tersebut.

Liga Inggris

Kalah dari Newcastle, Arsenal Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions

Published

on

By

Arsenal

Arsenal menjauh dari zona Liga Champions setelah takluk dengan skor 0-2 dari Newcastle United pada pertandingan lanjutan Premier League, Selasa (17/5) dini hari tadi WIB.

The Gunners memerlukan kemenangan untuk mengambil alih posisi keempat yang direbut oleh Tottenham Hotspur, yang sukses mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 pada sehari sebelumnya.

Para pemain Newcastle United merayakan gol bunuh diri (Image: Getty)

Babak pertama berakhir tanpa gol, namun Newcastle berhasil membuka skor pada menit ke-55 melalui gol bunuh diri Ben White, sebelum Bruno Guimaraes mengunci kemenangan untuk The Magpies pada menit ke-85.

Dengan hasil ini, maka Arsenal harus rela turun ke peringkat kelima klasemen sementara Premier League dengan torehan 66 poin dari 37 pertandingan, tertinggal dua poin dari Tottenham yang kini ada di zona Liga Champions.

Baca Juga:

Mikel Arteta akui Arsenal pantas kalah

Dalam wawancara seusai laga, manajer Mikel Arteta mengakui bahwa timnya tidak pantas untuk menang dan bahwa Newcastle jauh lebih baik daripada mereka.

“Newcastle pantas untuk memenangkan pertandingan dan jauh lebih baik daripada kami. Kami tidak memiliki apa pun dalam permainan,” kata Arteta kepada Sky Sports seusai laga.

Mikel Arteta akui keperkasaan Newcastle (Image: Getty)

“Mereka jauh lebih baik dalam berbagai lini dan kami buruk ketika menguasai bola. Banyak hal yang terjadi dalam permainan, seperti pergantian pemain untuk yang cedera, namun itu bukanlah suatu alasan karena mereka jauh lebih baik daripada kami.”

Continue Reading

Liga Inggris

Mengenal Aaron Hickey, Bek Kiri Bologna Incaran Arsenal

Published

on

By

Aaron Hickey

Arsenal kabarnya menaruh minat kepada bek kiri Bologna, Aaron Hickey, menjelang bursa transfer musim panas mendatang. Sang bek tim nasional Skotlandia ini juga dikabarkan menarik minat Napoli dan Newcastle United.

Hickey baru akan merayakan ulang tahunnya yang ke-20 pada bulan Juni mendatang, namun berhasil mengharumkan namanya pada musim ini berkat catatan lima gol dan sebuah assist dari 34 pertandingan untuk Bologna di Serie A.

Aaron Hickey (Image: Getty)

The Mirror mengabarkan bahwa Arsenal menaruh minat kepadanya, dan bertekad untuk menyelesaikan proses transfer sesegera mungkin.

Permintaan harga untuknya pada saat ini dikabarkan berada di 20 juta euro (305,24 miliar rupiah), namun itu bisa meningkat jika tim-tim Premier League seperti Arsenal dan Newcastle United mendekatinya.

Baca Juga:

Siapa Aaron Hickey?

Aaron Hickey adalah seorang bek kiri yang serbabisa. Dia memiliki kemampuan untuk menembak dengan baik meski posisinya adalah seorang defender, dengan banyak orang yang membandingkannya seperti Gareth Bale di awal kariernya.

Namun bukan berarti dia memiliki kualitas defensif yang buruk. Bersamaan dengan ketajamannya, Hickey juga memiliki pemahaman taktikal yang baik perihal penempatan posisi dan kemampuannya dalam melakukan intersep juga impresif.

Hickey memulai kariernya di tim akademi Hearts, sebelum digaet oleh Celtic secara bebas transfer pada musim panas tahun 2017 silam.

Aaron Hickey (Image: Getty)

Setahun kemudian, dia kembali ke Hearts hingga bermain bagi tim senior Heart of Midlothian FC dan mulai bermain di kasta tertinggi sepak bola Skotlandia pada musim 2019/2020.

Bologna datang merekrutnya di akhir musim dan Hickey dipercaya tampil 12 kali oleh pelatih Sinisa Mihajlovic pada musim 2020/2021 lalu.

Kini, Hickey merupakan pilihan reguler untuk pos bek kiri bagi Mihajlovic, yang membuat tim-tim besar mulai mencium bakatnya.

Continue Reading

Champion & UEFA

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Deretan Pemain yang Pernah Cetak Pancagol

Published

on

By

Cristiano Ronaldo

Momen mencetak gol selalu menjadi sesuatu yang spesial, apalagi jika mampu menyarangkan gol lima kali alias pancagol. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pernah menjadi para pencetak pancagol dalam satu pertandingan, bersama dengan beberapa pemain berikut ini.

Cristiano Ronaldo, Real Madrid 9-1 Granada (5 April 2015)

Real Madrid sedang berburu gelar juara La Liga pada saat itu, dengan bersaing ketat dengan musuh bebuyutan Barcelona di puncak klasemen sementara pada pekan ke-28.

Hanya empat poin yang membedakan mereka berdua, dan Madrid wajib meraih kemenangan pada saat menjamu Granada di Estadio Santiago Bernabeu pada pekan ke-29.

Cristiano Ronaldo merayakan salah satu golnya ke gawang Granada (Image: Getty)

Ronaldo sudah mencetak hat-trick pada saat jeda turun minum, dengan Madrid unggul 4-0 berkat satu gol lain dari Gareth Bale.

Seusai jeda, Ronaldo menambah dua gol lagi, selagi Karim Benzema turut menyarangkan dua gol dan satu gol lain adalah bunuh diri oleh Diego Mainz.

Lionel Messi, Barcelona 7-1 Bayer Leverkusen (7 Maret 2012)

Tiga tahun sebelum Ronaldo mencetak pancagol, Messi telah lebih dulu melakukannya pada babak 16 besar Liga Champions.

Baca Juga:

Keunggulan 3-1 dari leg pertama tak membuat tim asuhan Pep Guardiola berbelas kasihan pada laga leg kedua di Camp Nou saat itu.

Lionel Messi sudah membuka skor pada menit ke-25, disambung pada menit ke-42. Barca pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Lionel Messi mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen (Image: Getty)

Setelah jeda turun minum, La Blaugrana malah makin beringas. Messi mencetak gol ketiganya pada menit ke-50 kemudian pada menit ke-58 dan 85 untuk melengkapi catatan lima golnya.

Gol-gol tersebut diselingi oleh dwigol Cristian Tello, selagi gol balasan dari Leverkusen baru tiba pada menit ke-90 melalui Karim Bellarabi.

Robert Lewandowski, Bayern Munich 5-1 Wolfsburg (22 September 2015)

Di tahun yang sama dengan pancagol Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski juga melakukannya untuk Bayern Munich di awal musim 2015/2016.

Bayern tertinggal oleh gol Daniel Caligiuri pada menit ke-26 pada saat itu. Pep Guardiola baru memasukkan Lewandowski dari bangku cadangan pada pergantian babak.

Robert Lewandowski ketika mencetak gol ke gawang Wolfsburg (Image: Getty)

Enam menit setelah babak kedua bergulir, Lewandowski sudah menyeimbangkan skor untuk Die Bavaria. Dia kemudian menggila dari sana, dengan mencetak empat gol lainnya dalam kurun waktu sembilan menit saja.

Pada akhirnya, Bayern menang dengan skor 5-1 dan menutup spieltag keenam Bundesliga sebagai pemuncak klasemen sementara, hasil dari raihan 18 poin dari enam pertandingan.

Sergio Aguero, Manchester City 6-1 Newcastle United (3 Oktober 2015)

2015 nampaknya menjadi tahunnya para pemain sepak bola mencetak lima gol dalam satu pertandingan, dengan Sergio Aguero turut melakukannya untuk Manchester City ketika menjamu Newcastle United di Etihad Stadium pada gameweek kedelapan musim 2015/2016.

The Cityzens dibuat ketar-ketir terlebih dulu dengan Aleksandar Mitrovic sudah mencetak gol untuk The Magpies. Namun Aguero mencetak gol penyeimbang sebelum jeda turun minum.

Sergio Aguero mengelabui Tim Krul dalam salah satu golnya ke gawang Newcastle (Image: Getty)

Di babak kedua, City menggila dengan mencetak tiga gol dalam delapan menit pertama, dua di antaranya disumbangkan oleh Aguero, sedangkan satu gol lain oleh Kevin De Bruyne.

Sang striker timnas Argentina sudah mengukir hat-trick pada titik itu, namun kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-60 dan ke-62 untuk memastikan kemenangan City menjadi 6-1.

Continue Reading

Trending