Connect with us

Liga Inggris

Tottenham Sedang Mengincar Thuram Marcus

Published

on

thuram marcus

Flygoal.com – Tottenham Hotspur dikabarkan sedang mendekati anak Lilian Thuram, Marcus, yang berposisi penyerang.

Marcus Thuram bermain untuk Borussia Moechengladbach dengan torehan 11 dan 12 assist musim lalu. Pemain yang juga mahir bermain sebagai penyerang sayap dan striker itu memang jadi andalan Gladbach dalam dua musim terakhir dengan 25 gol dan 21 assist dari 79 laga.

Sayangnya, kegagalah Gladbach lolos ke Eropa musim depan membuat Thuram mulai berpikir mencari tantangan baru. Dalam kontraknya yang habis 2023, ada klausul 30 juta euro yang kadarluasa musim panas ini.

Dengan “harga  miring” tersebut, Thuram sudah menarik perhatian banyak klub besar Eropa, salah satunya Tottenham. Calon direktur olahraga Tottenham yang baru, Fabio Paratici, dikabarkan sudah mendekati pemain 23 tahun tersebut.

Bahkan diberitakan RMC Sports, Thuram sudah bernegosiasi dengan Tottenham terkait kemungkinan transfer dan makin intens dalam beberapa hari ini. Kebetulan Thuram juga sedang membela Timnas Prancis.

Ketika masa depannya sudah dipastikan, dia bisa lebih tenang tampil di Euro 2020. Kedatangan Thuram nantinya akan menambah sesak lini depan Tottenham yang sudah diisi Harry Kane, Son Heung-min, Steven Bergwijn, dan Carlos Vinicius.

“Untuk saat ini saya fokus ke timnas Prancis dan Euro 2020. Setelah Euro, kita lihat saja seperti apa,” ujar Marcus Thuram ketika ditanya masa depannya.

Ada anggapan bahwa kedayangan Thuram sebagai antisipasi Tottenham jika Kane benar-benar pergi. Sebab, penyerang 28 tahun itu sudah mengisyaratkan mau mencari tantangan baru.

Apalagi Kane selama ini belum pernah meraih trofi bersama Tottenham meski sudah mencetak lebih dari 200 gol. Kita tunggu saja akhir ini saga transfer.

Liga Inggris

Harry Kane Dinilai Lebih Mungkin Menangkan Trofi di Spurs Ketimbang MU

Published

on

By

Harry Kane

Harry Kane lebih baik untuk tetap bermain bagi Tottenham Hotspur ketimbang bergabung dengan Manchester United pada musim panas ini, klaim mantan striker The Red Devils, Teddy Sheringham.

Sang striker timnas Inggris telah dikaitkan dengan kubu Old Trafford selama beberapa waktu terakhir menjelang bursa transfer musim panas, dan sempat hampir bergabung dengan Manchester City di tahun lalu.

Paceklik gelar Tottenham menjadi satu alasan kuat Kane bisa meninggalkan klub asal London Utara itu, namun Sheringham merasa bahwa kepindahan ke Manchester United malah menjadi suatu langkah mundur untuk sang pemain berusia 28 tahun.

Son Heung-min dan Harry Kane (Image: Getty)

“Jika Anda merupakan penggemar United maka akan mungkin mengharapkan Kane untuk bergabung. Jika Harry Kane membuat dirinya tersedia, saya pikir setiap klub di seluruh dunia akan menginginkannya dalam daftar mereka,” kata Sheringham, dikutip dari Goal.

“Manchester United turun sangat jauh untuk pemain top, namun saya sudah pernah mengatakannya bahwa mereka masih menjadi klub yang besar, mereka masih sebuah klub yang sulit dihadapi.”

Baca Juga:

Erik ten Hag bukan jaminan untuk Harry Kane

Kedatangan Erik ten Hag memberikan harapan kepada MU untuk memulai ulang, namun Tottenham Hotspur akan memulai musim penuh pertamanya bersama Antonio Conte, yang telah terbukti mendatangkan dampak positif sejauh ini.

Erik ten Hag (Image: Getty)

“Saya pikir Ten Hag memiliki tugas yang berat untuk mengantarkan klub seperti Manchester United ke arah yang tepat,” kata Sheringham.

“Menurut saya Tottenham akan memiliki kesempatan lebih baik dalam memenangkan trofi pada saat ini. Saya pikir Kane lebih mungkin memenangkan sesuatu di Tottenham bersama Conte ketimbang di Manchester United saat ini.”

Continue Reading

Liga Inggris

Steven Gerrard Bertekad Bantu Liverpool Juarai Premier League

Published

on

By

Steven Gerrard

Steven Gerrard tak puas dengan musim debutnya di Aston Villa, namun bertekad untuk menutup musim dengan kuat saat menghadapi Manchester City di pekan penutup, yang berpotensi membantu Liverpool dalam perburuan titel Premier League.

Villa menderita hasil imbang 1-1 kontra tim yang terancam degradasi, Burnley, pada pertandingan di Villa Park, Jumat (20/5) dini hari WIB.

Emi Buendia mencetak gol untuk Villa kontra Burnley (Image: Getty)

Para pemain melakukan lap of honour dengan berkeliling stadion pada laga kandang terakhir mereka di Premier League musim ini.

Meskipun Gerrard menyadari gestur positif dari para pemainnya terhadap para fans yang datang dalam pertandingan tersebut, dia juga mengutarakan ketidakpuasannya dengan bagaimana musim ini berakhir.

“Kami ada di tempat ke-14 di liga dan kami baru saja melakukan lap of honour dan para fans kami luar biasa,” kata Gerrard kepada Sky Sports.

“Lanjut ke depan, klub ini tidak boleh finis di urutan ke-14 lagi. Kami memerlukan perubahan dan menjadi lebih baik dan lebih kuat pada musim depan.

“Kiper mereka [Burnley] mungkin adalah man of the match bagi mereka, namun kami perlu menjadi lebih baik. Kami perlu untuk memiliki kualitas dan jawaban yang lebih.”

Baca Juga: 

Steven Gerrard bantu Liverpool raih gelar juara Premier League?

Masih ada satu pertandingan terakhir untuk Aston Villa di Premier League pada musim ini, dengan menghadapi Manchester City di Etihad Stadium pada Minggu (22/5) malam esok WIB.

Gerrard pun ingin menjadikan kesempatan ini untuk membuat para fans Aston Villa bangga, namun di saat bersamaan juga menguntungkan Liverpool, klub yang pernah dikapteni olehnya dan dibela selama 17 tahun sebagai pemain.

Steven Gerrard ketika membela Liverpool (Image: Getty)

“Kami akan mencoba untuk memberikan kemampuan terbaik dan membuat para pendukung kami bangga pada hari terakhir musim ini,” lanjut Gerrard.

“Kami hanya punya sedikit waktu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Manchester City. Kami akan mencoba dan membuat mereka kesulitan sebisa mungkin. Kami akan berjuang sebisa kami.”

Liverpool dan Manchester City hanya terpaut satu poin di puncak klasemen sementara jelang pekan penutup Premier League. Selagi The Cityzens mengundang Villa di Etihad Stadium, The Reds akan menjamu Wolves di Anfield.

Continue Reading

Liga Inggris

Everton Pastikan Tetap di Premier League, Leeds Terancam

Published

on

By

Premier League

Persaingan untuk bertahan di Premier League memasuki babak terakhir setelah Everton memastikan diri untuk selamat dari ancaman degradasi berkat kemenangan dramatis atas Crystal Palace dengan skor 3-2, Jumat (20/5) dini hari tadi WIB.

The Toffees sempat dibuat kesulitan karena Palace berhasil unggul dua gol lebih dulu lewat gol-gol Jean-Philippe Mateta dan Jordan Ayew pada babak pertama.

Everton mengalahkan Crystal Palace (Image: Premier League)

Namun segalanya berubah seusai jeda turun minum, dengan Everton berhasil membalikkan skor lewat gol-gol dari Michaael Keane, Richarlison, dan Dominic Calvert-Lewin.

Dengan tiga poin penting ini, Everton masih tetap berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan raihan 39 poin dari 37 pertandingan.

Hanya satu pertandingan lagi yang tersisa di Premier League musim ini, dan Everton tak mungkin dikejar oleh tim peringkat ke-18, Leeds United, yang tertinggal empat poin.

Baca Juga:

Siapa yang terdegradasi dari Premier League?

Di pertandingan lain pada waktu bersamaan semalam, Burnley meraih sebuah poin penting dalam lawatannya ke markas Aston Villa.

Sebuah gol penalti Ashley Barnes menjelang jeda turun minum menghidupi asa mereka di sepanjang pertandingan. Meskipun Emi Buendia sempat menyeimbangkan skor untuk Villa, namun kedudukan 1-1 tetap bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Ashley Barnes mengeksekusi penalti untuk Burnley (Image: Premier League)

Alhasil, Burnley yang tadinya duduk di peringkat ke-18 pun naik satu strip di atas zona degradasi dengan koleksi 35 poin dari 37 pertandingan, poin yang sama dengan yang dikumpulkan oleh Leeds.

The Clarets berhak untuk duduk di tempat yang lebih tinggi ketimbang The Whites karena memiliki catatan selisih gol yang lebih baik. Selagi Burnley mencatatkan selisih gol minus 18 (-18), Leeds memiliki catatan minus 38 (-38).

Pertaruhan siapa yang lebih yang bertahan di Premier League akan dipertaruhkan pada pekan penutup, dengan Burnley menjamu Newcastle United di Turf Moor, selagi Leeds United melawat ke markas Brentford.

Continue Reading

Trending