Connect with us

Liga Italia

Kembali ke Timnas Italia, Mario Balotelli Tak Merasa Spesial

Published

on

Mario Balotelli

Mario Balotelli menerangkan bahwa bermain untuk tim nasional pada usia 31 tahun seharusnya merupakan hal yang normal-normal saja, tidak ada yang spesial.

Kendati begitu, yang dipermasalahkan oleh publik adalah eks striker Inter Milan dan AC Milan ini dipanggil setelah tiga tahun absen dari timnas senior Italia.

Terakhir kali Balotelli berlaga untuk Gli Azzurri adalah pada September 2018 silam, ketika Italia bermain kontra Polandia di ajang UEFA Nations League.

Hubungan eratnya dengan Roberto Mancini diperkirakan melatarbelakangi hal ini, namun sang striker klub asal Turki, Adana Demirspor, menerangkan bahwa dirinya tidak merasa cemas.

“Saya baik-baik saja, dan saya berada dalam mood yang bagus. Bermain untuk tim nasional pada usia 31 tahun seharusnya adalah hal yang biasa, yang tidak biasa adalah ketika tidak ada di sana,” kata Balotelli.

Baca Juga:

Pemanggilan Mario Balotelli diharapkan bisa membantu Italia untuk menemukan sumber golnya, seiring dengan kesulitan yang mereka temukan selama babak kualifikasi Piala Dunia 2022 hingga harus melalui jalur play-off.

“Saya harap Italia bisa lolos ke Piala Dunia, mereka pantas untuk itu. Saya tidak tahu mengapa mereka bisa ada di play-off, namun itu bisa terjadi.”

Soal Mancini, Super Mario mengatakan: “Kami berbicara dan segalanya baik saja. Dia memberikan debut kepada saya dan saya harap dia akan melihat saya menyelesaikan karier suatu saat nanti.”

Pada musim ini, Balotelli bermain dengan cukup baik di Turki. Dari total 21 penampilan bersama Adana Demirspor, Balo mencetak sembilan gol dan memberikan lima assist.

Liga Italia

Menerka Pengganti Giorgio Chiellini di Juventus Musim Depan

Published

on

By

Giorgio Chiellini

Setelah partai final Coppa Italia, Kamis (12/5) dini hari WIB lalu, Giorgio Chiellini memastikan diri bakal meninggalkan Juventus pada bursa transfer musim panas mendatang.

“Pada hari Senin, saya akan mengucapkan perpisahan kepada Juventus Stadium, kemudian jika masih punya energi, maka saya akan bermain di Florence [untuk laga penutup musim Serie A kontra Fiorentina],” kata Chiellini, dikutip dari Football-Italia.

Sang kapten telah menjadi pemain andalan Bianconeri di jantung pertahanan selama 17 tahun terakhir, dan menggantikannya bukanlah persoalan mudah, terlebih karena dia juga merupakan pemimpin di ruang ganti.

Baca Juga:

Para kandidat pengganti Giorgio Chiellini

Kepergiannya pada musim panas nanti memang sudah diantisipasi. Oleh karena itu, kabar mengenai Juventus mencari bek tengah baru untuk bursa transfer nanti sudah banyak bersliweran.

Alessio Romagnoli dan Nikola Milenkovic adalah dua nama lama bek tengah yang sering dikaitkan dengan Juventus.

Kontrak Romagnoli akan habis bersama Milan pada musim panas ini, sedangkan Milenkovic hanya diikat oleh Fiorentina hingga Juni 2023 mendatang.

Nikola Milenkovic (Image: Getty)

Keduanya bisa menjadi pengganti yang tepat untuk Chiellini di Juventus, terutama karena sudah punya pengalaman bermain di Serie A, jadi diharapkan tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi.

Namun, Juve juga perlu mempertimbangkan Gleison Bremer, bek tengah asal Brasil yang tampil fenomenal bersama Torino pada musim ini.

Gleison Bremer (Image: Getty)

Kegemilangan pemain berusia 25 tahun itu telah membuat Manchester United dan juga Inter Milan dikabarkan kepincut menjelang bursa transfer musim panas.

Selain itu, Juventus juga memiliki opsi untuk mengandalkan pemain muda kepunyaan mereka, Federico Gatti, yang sedang menjalani masa pinjaman bersama Frosinone di Serie B.

Gatti direkrut oleh Si Nyonya Tua pada bursa transfer Januari tahun ini namun diizinkan untuk menghabiskan masa pinjaman hingga musim ini berakhir bersama Frosinone.

Federico Gatti direkrut pada Januari 2022 (Image: Juventus)

Sang pemain berusia 23 tahun dikontrak hingga 2026 dan berpotensi untuk ambil bagian bersama tim senior Juve pada musim depan.

Dari luar Italia, Juventus juga dikabarkan tertarik untuk meminang Gabriel Magalhaes dari Arsenal dan Benoit Badiashile dari AS Monaco.

Continue Reading

Liga Italia

Giorgio Chiellini Konfirmasi Tinggalkan Juventus di Musim Panas

Published

on

By

Giorgio Chiellini

Giorgio Chiellini mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan Juventus pada akhir musim, dengan laga kontra Lazio pada hari Senin (16/5) akan menjadi panggung perpisahannya.

Sang bek tengah akan berusia 38 tahun pada bulan Agustus mendatang. Dia masih terikat kontrak hingga musim panas tahun 2023 mendatang, namun kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2022 telah mengubah pikirannya.

Giorgio Chiellini umumkan tinggalkan Juventus (Image: Getty)

Setelah memastikan akan pensiun dari timnas Italia, Giorgio Chiellini juga mengumumkan untuk meninggalkan Juventus setelah musim 2021/2022 ini berakhir.

“Kami telah melalui 10 tahun yang luar biasa ini, kini bergantung kepada anak-anak untuk berlanjut. Saya sudah melakukan sebisanya, saya harap bisa meninggalkan sesuatu,” kata Chiellini seusai laga final Coppa Italia kontra Inter Milan, Kamis (12/5) dini hari WIB.

“Pada hari Senin, saya akan mengucapkan selamat tinggal kepada Juventus Stadium, kemudian jika saya masih memiliki energi, mungkin saya akan bermain di Florence [pada laga penutup musim kontra Fiorentina],” tambahnya, sebagaimana dikutip dari Football-Italia.

Baca Juga:

Giorgio Chiellini ke MLS?

Kabar kepergian Chiellini dari Juventus sudah diantisipasi sejak lama, dan jurnalis Fabrizio Romano mengabarkan bahwa sang defender mungkin akan melanjutkan kariernya di sepak bola Amerika Serikat.

Giorgio Chiellini memenangkan trofi Piala Eropa bersama timnas Italia (Image: Getty)

Sang pewarta asal Italia itu mengklaim bahwa setidaknya ada dua tawaran yang datang dari klub-klub MLS — kasta tertinggi sepak bola AS — salah satunya berasal dari Los Angeles FC.

Continue Reading

Liga Italia

Ivan Perisic Cetak Dwigol, Inter Milan Hantam Juventus 4-2

Published

on

By

Ivan Perisic

Dwigol Ivan Perisic pada babak perpanjangan waktu berhasil memberikan kemenangan untuk Inter Milan atas Juventus dengan skor 4-2 pada laga final Coppa Italia, Kamis (12/5) dini hari tadi WIB.

I Nerazzurri sukses merengkuh trofi Coppa Italia kedelapannya sepanjang sejarah, yang pertama sejak musim 2010/2011 silam, setelah menaklukkan Bianconeri lewat babak tambahan.

Inter Milan menangkan trofi Coppa Italia (Image: Inter)

Gol Nicolo Barella sempat membuat Inter unggul di menit keenam, namun Alex Sandro dan Dusan Vlahovic membalikkan skor untuk Juve di awal babak kedua.

Juventus gagal mempertahankan keunggulannya hingga waktu normal usai, lantaran tendangan penalti Hakan Calhanoglu memaksa laga diteruskan ke babak perpanjangan waktu.

Dalam tambahan babak selama 30 menit itulah, Ivan Perisic menjadi bintang dengan mencetak dua gol dalam dua menit, lewat sebuah eksekusi penalti dan sebuah tembakan indah dari jarak jauh.

Baca Juga:

Ivan Perisic selalu percaya

“Saya selalu percaya, ketika kami unggul 1-0 atau tertinggal 1-2, saya mencoba mengangkat kepala semua orang, sebab kami kehilangan akal sehat selama 10-15 menit, namun bereaksi dengan baik dan saya pikir kemenangan ini adalah hal yang pantas,” kata Perisic kepada Sport Mediaset.

Ivan Perisic mencetak gol lewat penalti (Image: Livescore)

“Saya selalu merasa seperti seorang pemimpin, namun ketika tim bekerja seperti ini, maka lebih mudah untuk menjadi pemimpin. Kami hanya perlu untuk terus berjuang, masih ada dua pertandingan final [di Serie A], segalanya bisa terjadi di sepak bola dan kami harus terus percaya.”

Continue Reading

Trending