Connect with us

Liga Prancis

Insiden Pemain Marseille yang Terluka Ketika Melawan Montpellier

Published

on

Flygoal.com – Pertandingan perdana Olympique de Marseille dalam Ligue 1 musim 2021-2022 melawan Montpellier dihantui oleh insiden yang menyebabkan salah satu pemain mereka yang terluka, yakni Valentin Rongier.

Bertanding di La Mosson, markas Montpellier, tuan rumah berhasil mendapatkan gol terlebih dahulu melalui gol bunuh diri salah satu pemain tim tamu, Luan Peres dan kemudian ditambah lagi dengan gol kedua mereka yang dicetak oleh Gaetan Laborde.

Tim tamu berhasil memperkecil ketertinggalan mereka melalui gol yang dicetak oleh pemain pinjaman mereka, Cengiz Under, sekaligus menjadi gol perdananya untuk Les Olympiens. Kemudian, di babak kedua, bintang Marseille, Dimitri Payet berhasil mencetak brace yang membalikkan keadaan yang masing-masing terjadi di menit ke 75 dan ke 80.

Setelah gol Payet di menit ke 80 itulah insiden terjadi. Wasit yang bertugas saat itu, Jeremie Pignard saat itu terpaksa untuk menghentikan jalannya pertandingan karena adanya botol yang dilempar oleh oknum penonton ke stadion.

Botol yang dilempar tersebut dikabarkan oleh Daily Star dilakukan oleh oknum fans Montpellier yang tidak senang atas skor yang berbalik dan botol tersebut mengenai Rongier di bagian mulutnya. Meski demikian, pertandingan tetap dilanjutkan dan kemenangan perdana diraih oleh tim tamu.

Luka pada bagian mulutnya tersebut diunggah oleh Rongier di media sosial  melalui akun Instagram miliknya. Dalam postingan tersebut, dirinya tergambar tengah mengerucutkan bibirnya yang membengkak akibat botol tersebut dengan caption, “Kecup manis untuk seorang fans Montpellier yang melempar botol kepada saya. Selamat malam untuk orang dungu itu.”

Hal menarik terkait dari insiden ini adalah Rongier sendiri yang sebenarnya bukan pemain yang berada di lapangan. Dirinya merupakan pemain cadangan yang tidak dimainkan hingga pertandingan berakhir. Pada saat itu, dirinya disebut berlari merayakan gol Payet ke arah mantan pemain West Ham United tersebut sebelum pada akhirnya dirinya terkena lemparan botol.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Liga Prancis

Idrissa Gueye Diminta Klarifikasi Setelah Menolak Kenakan Nomor Punggung Pelangi

Published

on

By

Idrissa Gueye

Gelandang Paris Saint-Germain, Idrissa Gueye, akan diharuskan mengklarifikasikan tuduhan bahwa dirinya absen pada saat timnya melakoni laga teranyar Ligue 1 yang menyertakan gestur mendukung hak LGBTQ+.

Setiap tim di kasta tertinggi sepak bola Prancis diwajibkan mengenakan nomor punggung berwarna pelangi sebagai perayaan Hari Internasional menolak Homofobia.

Namun demikian, Gueye tidak ambil bagian ketika PSG bermain menghadapi Montpellier, dan pelatih Mauricio Pochettino kemudian mengklarifikasi bahwa dia absen karena alasan personal.

Idrissa Gueye (Image: Getty)

“Ketiadaannya [kontra Montpellier] terlalu luas diinterpretasikan sebagai penolakan untuk berpartisipasi,” demikian pernyataan dari dewan etika Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dikutip dari Goal.

“Salah satu dari dua hal, entah hipotesis yang tak berdasar dan kami mengundang kalian untuk segera mengekspresikan diri demi membungkam rumor ini.

“Atau memang rumornya benar. Jika demikian, maka kami meminta Anda untuk menyadari dampak dari tindakan Anda dan kesalahan yang sangat serius yang telah dilakukan.

“Dalam menolak untuk ambil bagian dalam inisiatif kolektif maka Anda membenarkan tindakan diskriminatif, dan tidak hanya kontra kepada komunitas LGBTQI+.”

Baca Juga:

Idrissa Gueye mendapatkan dukungan

Idrissa Gueye masih belum membuka suara perihal kasus ini, namun mendapatkan sejumlah dukungan termasuk dari Presiden negara asalnya Senegal, Macky Sall.

“Saya mendukung Idrissa Gana Gueye. Keyakinan keagamaannya harus dihormati,” demikian pernyataan yang dirilis di media sosialnya.

Gelandang Crystal Palace, Cheikhou Kouyate, juga mengutarakan dukungan kepada eks pemain Everton tersebut, dengan menyebutnya sebagai “pria sejati”.

Namun Kouyate malah ikut kena masalah, dengan manajer Palace, Patrick Vieira, berjanji untuk menyelidikinya.

“Jika memang demikian, saya akan berbicara dengan Cheikhou tentang itu. Itu akan menjadi sebuah percakapan internal,” katanya.

Cheikhou Kouyate (Image: Getty)

Continue Reading

Liga Prancis

Semusim di PSG, Lionel Messi Hengkang ke MLS?

Published

on

By

Lionel Messi

Kabar yang diedarkan oleh DIRECTV Sports mengatakan bahwa Lionel Messi diinginkan oleh Inter Miami, sebuah klub dari Amerika Serikat yang bermain di MLS (Major League Soccer).

Messi baru bermain selama semusim bersama Paris Saint-Germain setelah meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Dia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun namun gagal mengulang kejayaannya di Prancis, dengan hanya mampu mendulang 11 gol dan 13 assist dari 33 penampilan di semua ajang pada musim ini.

Lionel Messi (Image: Getty)

Sang pemain berusia 34 tahun punya opsi untuk menambah kontrak setahun lagi setelah itu, namun nampaknya masa-masa Messi di PSG harus berakhir jauh lebih awal.

Kanal televisi Amerika Latin DIRECTV Sports mengklaim bahwa Lionel Messi akan bergabung dengan Inter Miami ketika kontraknya habis pada 30 Juni 2023.

Mereka juga melaporkan bahwa sang mega bintang asal Argentina berniat untuk membeli 35 persen saham Inter Miami sebelum pindah, yang akan membuatnya bekerja bersama dengan mantan bintang Real Madrid dan Manchester United, David Beckham, selaku pemilik.

Baca Juga:

Bantahan kubu Lionel Messi

Namun demikian, kabar ini dengan lekas dibantah oleh perwakilan Messi melalui surat kabar asal Prancis, Le Parisien.

“Itu sepenuhnya bohong. Leo masih belum menentukan masa depannya,” tegas pernyataan dari pihak Messi, dikutip dari Goal.

Lionel Messi (Image: Getty)

Le Parisien juga mewartakan bahwa Messi tidak akan memikirkan tentang kepindahannya hingga Piala Dunia 2022 selesai dilaksanakan di Qatar pada akhir tahun ini.

Continue Reading

Liga Prancis

Mauricio Pochettino Klaim Kylian Mbappe akan Bertahan di PSG

Published

on

By

Kylian Mbappe

Mauricio Pochettino mengklaim bahwa kans sebesar 100 persen bahwa Kylian Mbappe akan tetap bermain untuk Paris Saint-Germain pada musim depan.

Kontrak sang penyerang timnas Prancis akan segera kadaluarsa pada tanggal 30 Juni mendatang dan klub masih belum mencapai kesepakatan untuk memperpanjang masa baktinya.

Kylian Mbappe dan striker Real Madrid Karim Benzema (Image: Getty)

Real Madrid telah berusaha keras untuk mendatangkan Mbappe sejak beberapa tahun lalu, dengan upaya terakhir pada musim panas tahun lalu kabarnya melibatkan mahar transfer sekitar 200 juta euro. Namun PSG menolak penawaran tersebut dan masih percaya untuk bisa memperpanjang kontrak sang pemain bintang.

Dengan semakin dekatnya akhir musim, maka masa depan Kylian Mbappe kembali menjadi pembahasan hangat. Meskipun belum ada tanda-tanda positif perihal perpanjangan kontraknya sejauh ini, namun Mauricio Pochettino meyakini bahwa sang penyerang berusia 23 tahun akan tetap bermain untuk PSG di musim depan.

Baca Juga:

Mauricio Pochettino yakin 100 persen Kylian Mbappe bertahan

Ketika ditanyakan oleh wartawan apakah PSG akan mempertahankannya sebagai pelatih kepala dan Mbappe diikat dengan kontrak baru, Mauricio Pochettino menjawab: “100 persen untuk kedua kasus.”

Sang pelatih berusia 50 tahun nampak sangat percaya diri untuk bisa mempertahankan Kylian Mbappe di Parc des Princes pada musim depan.

Kylian Mbappe dan Mauricio Pochettino (Image: getty)

“Itu firasat saya hari ini, yang saya miliki pada hari ini. Itu saja yang bisa saya katakan sekarang,” kata eks pelatih Tottenham Hotspur tersebut, dikutip dari Goal.

“Tentu saja, dalam sepak bola, Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin bisa terjadi. Namun ketika ditanyakan apa yang saya pikirkan hari ini, maka itulah jawaban saya.”

Continue Reading

Trending