Connect with us

Liga Prancis

Kylian Mbappe Bikin Pengakuan Soal Masa Depannya di PSG

Published

on

Kylian Mbappe

Kylian Mbappe berbicara seputar masa depannya bersama Paris Saint-Germain, seiring dengan masa baktinya yang akan segera habis di musim panas mendatang.

Sang striker timnas Prancis terlibat dalam kelima gol yang diciptakan oleh PSG dalam kemenangan dengan skor 5-1 atas Lorient pada Senin (4/4) dini hari tadi WIB.

Selagi menikmati kegemilangannya di lapangan, Mbappe masih gelap seputar masa depannya. Meskipun Real Madrid nampaknya siap untuk mengamankan tanda tangannya, sang penyerang berusia 23 tahun mengaku masih belum mengambil keputusan final.

Kylian Mbappe (Image: Getty)

“Jika saya sudah membuat keputusan, maka saya akan mengatakannya,” kata Mbappe kepada Amazon Prime, dikutip dari Goal.

“Saya tak punya jawaban untuk menjawab semua orang. Jika saya membuat keputusan, maka saya akan bertanggung jawab. Hal-hal baik dan juga buruk, saya selalu menduganya lebih dulu.”

Baca Juga:

Kylian Mbappe mengaku tak menyembunyikan apa pun

Kylian Mbappe

Kylian Mbappe (Image: Getty)

Pada musim panas tahun lalu, Real Madrid telah berupaya untuk mendatangkan Mbappe dengan menggunakan mahar transfer, namun ditolak oleh PSG.

Les Parisien masih meyakini bahwa eks penyerang AS Monaco ini akan bertahan bersama mereka di musim depan. Oleh karena itu, Mbappe diperkirakan berhati-hati dalam merilis pengumuman karena berpotensi merusak hubungannya dengan PSG.

Namun sang penyerang timnas Prancis menolak untuk mengatakan demikian, hanya saja memang tidak ada keputusan yang dibuat hingga kini.

“Saya tidak menyembunyikan apa pun, saya tidak membunuh siapa pun. Saya hanya ingin membuat keputusan terbaik,” katanya.

“Saya masih memikirkannya. Karena ada elemen-elemen baru, parameter-parameter baru. Saya ingin membuat keputusan yang tepat. Saya tahu itu untuk orang, itu akan memerlukan waktu.”

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Liga Prancis

Idrissa Gueye Diminta Klarifikasi Setelah Menolak Kenakan Nomor Punggung Pelangi

Published

on

By

Idrissa Gueye

Gelandang Paris Saint-Germain, Idrissa Gueye, akan diharuskan mengklarifikasikan tuduhan bahwa dirinya absen pada saat timnya melakoni laga teranyar Ligue 1 yang menyertakan gestur mendukung hak LGBTQ+.

Setiap tim di kasta tertinggi sepak bola Prancis diwajibkan mengenakan nomor punggung berwarna pelangi sebagai perayaan Hari Internasional menolak Homofobia.

Namun demikian, Gueye tidak ambil bagian ketika PSG bermain menghadapi Montpellier, dan pelatih Mauricio Pochettino kemudian mengklarifikasi bahwa dia absen karena alasan personal.

Idrissa Gueye (Image: Getty)

“Ketiadaannya [kontra Montpellier] terlalu luas diinterpretasikan sebagai penolakan untuk berpartisipasi,” demikian pernyataan dari dewan etika Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dikutip dari Goal.

“Salah satu dari dua hal, entah hipotesis yang tak berdasar dan kami mengundang kalian untuk segera mengekspresikan diri demi membungkam rumor ini.

“Atau memang rumornya benar. Jika demikian, maka kami meminta Anda untuk menyadari dampak dari tindakan Anda dan kesalahan yang sangat serius yang telah dilakukan.

“Dalam menolak untuk ambil bagian dalam inisiatif kolektif maka Anda membenarkan tindakan diskriminatif, dan tidak hanya kontra kepada komunitas LGBTQI+.”

Baca Juga:

Idrissa Gueye mendapatkan dukungan

Idrissa Gueye masih belum membuka suara perihal kasus ini, namun mendapatkan sejumlah dukungan termasuk dari Presiden negara asalnya Senegal, Macky Sall.

“Saya mendukung Idrissa Gana Gueye. Keyakinan keagamaannya harus dihormati,” demikian pernyataan yang dirilis di media sosialnya.

Gelandang Crystal Palace, Cheikhou Kouyate, juga mengutarakan dukungan kepada eks pemain Everton tersebut, dengan menyebutnya sebagai “pria sejati”.

Namun Kouyate malah ikut kena masalah, dengan manajer Palace, Patrick Vieira, berjanji untuk menyelidikinya.

“Jika memang demikian, saya akan berbicara dengan Cheikhou tentang itu. Itu akan menjadi sebuah percakapan internal,” katanya.

Cheikhou Kouyate (Image: Getty)

Continue Reading

Liga Prancis

Semusim di PSG, Lionel Messi Hengkang ke MLS?

Published

on

By

Lionel Messi

Kabar yang diedarkan oleh DIRECTV Sports mengatakan bahwa Lionel Messi diinginkan oleh Inter Miami, sebuah klub dari Amerika Serikat yang bermain di MLS (Major League Soccer).

Messi baru bermain selama semusim bersama Paris Saint-Germain setelah meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Dia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun namun gagal mengulang kejayaannya di Prancis, dengan hanya mampu mendulang 11 gol dan 13 assist dari 33 penampilan di semua ajang pada musim ini.

Lionel Messi (Image: Getty)

Sang pemain berusia 34 tahun punya opsi untuk menambah kontrak setahun lagi setelah itu, namun nampaknya masa-masa Messi di PSG harus berakhir jauh lebih awal.

Kanal televisi Amerika Latin DIRECTV Sports mengklaim bahwa Lionel Messi akan bergabung dengan Inter Miami ketika kontraknya habis pada 30 Juni 2023.

Mereka juga melaporkan bahwa sang mega bintang asal Argentina berniat untuk membeli 35 persen saham Inter Miami sebelum pindah, yang akan membuatnya bekerja bersama dengan mantan bintang Real Madrid dan Manchester United, David Beckham, selaku pemilik.

Baca Juga:

Bantahan kubu Lionel Messi

Namun demikian, kabar ini dengan lekas dibantah oleh perwakilan Messi melalui surat kabar asal Prancis, Le Parisien.

“Itu sepenuhnya bohong. Leo masih belum menentukan masa depannya,” tegas pernyataan dari pihak Messi, dikutip dari Goal.

Lionel Messi (Image: Getty)

Le Parisien juga mewartakan bahwa Messi tidak akan memikirkan tentang kepindahannya hingga Piala Dunia 2022 selesai dilaksanakan di Qatar pada akhir tahun ini.

Continue Reading

Liga Prancis

Mauricio Pochettino Klaim Kylian Mbappe akan Bertahan di PSG

Published

on

By

Kylian Mbappe

Mauricio Pochettino mengklaim bahwa kans sebesar 100 persen bahwa Kylian Mbappe akan tetap bermain untuk Paris Saint-Germain pada musim depan.

Kontrak sang penyerang timnas Prancis akan segera kadaluarsa pada tanggal 30 Juni mendatang dan klub masih belum mencapai kesepakatan untuk memperpanjang masa baktinya.

Kylian Mbappe dan striker Real Madrid Karim Benzema (Image: Getty)

Real Madrid telah berusaha keras untuk mendatangkan Mbappe sejak beberapa tahun lalu, dengan upaya terakhir pada musim panas tahun lalu kabarnya melibatkan mahar transfer sekitar 200 juta euro. Namun PSG menolak penawaran tersebut dan masih percaya untuk bisa memperpanjang kontrak sang pemain bintang.

Dengan semakin dekatnya akhir musim, maka masa depan Kylian Mbappe kembali menjadi pembahasan hangat. Meskipun belum ada tanda-tanda positif perihal perpanjangan kontraknya sejauh ini, namun Mauricio Pochettino meyakini bahwa sang penyerang berusia 23 tahun akan tetap bermain untuk PSG di musim depan.

Baca Juga:

Mauricio Pochettino yakin 100 persen Kylian Mbappe bertahan

Ketika ditanyakan oleh wartawan apakah PSG akan mempertahankannya sebagai pelatih kepala dan Mbappe diikat dengan kontrak baru, Mauricio Pochettino menjawab: “100 persen untuk kedua kasus.”

Sang pelatih berusia 50 tahun nampak sangat percaya diri untuk bisa mempertahankan Kylian Mbappe di Parc des Princes pada musim depan.

Kylian Mbappe dan Mauricio Pochettino (Image: getty)

“Itu firasat saya hari ini, yang saya miliki pada hari ini. Itu saja yang bisa saya katakan sekarang,” kata eks pelatih Tottenham Hotspur tersebut, dikutip dari Goal.

“Tentu saja, dalam sepak bola, Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin bisa terjadi. Namun ketika ditanyakan apa yang saya pikirkan hari ini, maka itulah jawaban saya.”

Continue Reading

Trending