Connect with us

Liga Prancis

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Ragukan Mbappe Dapat Tampil di Olimpiade

Published

on

Flygoal.com – Menurut pemberitaaan dari PSG Talk, dikabarkan bahwa presiden dari Federasi Sepak Bola Prancis, Noel Le Graet menyebutkan bahwa dirinya ragu salah satu bintang Paris Saint Germain, Kylian Mbappe dapat tampil membantu kontingen Prancis dalam Olimpiade di Tokyo.

Layaknya Euro, Olimpiade Tokyo juga seharusnya dilaksanakan di tahun 2020 lalu, tetapi akibat dari wabah COVID-19 yang pada tahun lalu merajalela, akhirnya pihak penyelenggara memutuskan untuk menunda pelaksanaannya hingga satu tahun, menjadi tahun 2021, layaknya Euro yang tengah berjalan terlebih dahulu.

Kini, Mbappe sendiri tengah menjadi salah satu pemain tim nasional Prancis dalam Euro 2020, dan mereka tengah berada dalam posisi yang baik, tetapi menurut AS Mbappe telah menyatakan bahwa dirinya ingin menjadi salah satu bagian dari kontingen Prancis untuk olimpiade Tokyo cabang sepak bola.

Namun, Le Graet menyebutkan bahwa dengan dirinya yang masih bermain untuk Euro dan berusaha untuk membawa Prancis bertahan sejauh mungkin, waktu yang tersedia baginya untuk latihan dan bermain di Olimpiade tidaklah banyak, bahkan hingga dirinya menyebut sebagai khayalan.

Dikutp dari RMC Sport, kepada RTL Le Graet mengatakan, “Hal itu akan menjadi sulit. Diantara Euro dimana kami berharap dapat bermain sejauh mungkin di kompetisi dan jaraknya dengan permulaan Olimpiade, pelatihan, sepertinya hanya khayalan semata.”

Pihak Paris Saint Germain sendiri diperkirakan lebih memilih agar Mbappe bisa berlatih bersama klub jelang pramusim Ligue 1 2021-2022 dibandingkan dengan membiarkannya main di Olimpiade dan melewatkan beberapa pertandingan di awal musim yang berjalan.

Liga Prancis

Idrissa Gueye Diminta Klarifikasi Setelah Menolak Kenakan Nomor Punggung Pelangi

Published

on

By

Idrissa Gueye

Gelandang Paris Saint-Germain, Idrissa Gueye, akan diharuskan mengklarifikasikan tuduhan bahwa dirinya absen pada saat timnya melakoni laga teranyar Ligue 1 yang menyertakan gestur mendukung hak LGBTQ+.

Setiap tim di kasta tertinggi sepak bola Prancis diwajibkan mengenakan nomor punggung berwarna pelangi sebagai perayaan Hari Internasional menolak Homofobia.

Namun demikian, Gueye tidak ambil bagian ketika PSG bermain menghadapi Montpellier, dan pelatih Mauricio Pochettino kemudian mengklarifikasi bahwa dia absen karena alasan personal.

Idrissa Gueye (Image: Getty)

“Ketiadaannya [kontra Montpellier] terlalu luas diinterpretasikan sebagai penolakan untuk berpartisipasi,” demikian pernyataan dari dewan etika Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dikutip dari Goal.

“Salah satu dari dua hal, entah hipotesis yang tak berdasar dan kami mengundang kalian untuk segera mengekspresikan diri demi membungkam rumor ini.

“Atau memang rumornya benar. Jika demikian, maka kami meminta Anda untuk menyadari dampak dari tindakan Anda dan kesalahan yang sangat serius yang telah dilakukan.

“Dalam menolak untuk ambil bagian dalam inisiatif kolektif maka Anda membenarkan tindakan diskriminatif, dan tidak hanya kontra kepada komunitas LGBTQI+.”

Baca Juga:

Idrissa Gueye mendapatkan dukungan

Idrissa Gueye masih belum membuka suara perihal kasus ini, namun mendapatkan sejumlah dukungan termasuk dari Presiden negara asalnya Senegal, Macky Sall.

“Saya mendukung Idrissa Gana Gueye. Keyakinan keagamaannya harus dihormati,” demikian pernyataan yang dirilis di media sosialnya.

Gelandang Crystal Palace, Cheikhou Kouyate, juga mengutarakan dukungan kepada eks pemain Everton tersebut, dengan menyebutnya sebagai “pria sejati”.

Namun Kouyate malah ikut kena masalah, dengan manajer Palace, Patrick Vieira, berjanji untuk menyelidikinya.

“Jika memang demikian, saya akan berbicara dengan Cheikhou tentang itu. Itu akan menjadi sebuah percakapan internal,” katanya.

Cheikhou Kouyate (Image: Getty)

Continue Reading

Liga Prancis

Semusim di PSG, Lionel Messi Hengkang ke MLS?

Published

on

By

Lionel Messi

Kabar yang diedarkan oleh DIRECTV Sports mengatakan bahwa Lionel Messi diinginkan oleh Inter Miami, sebuah klub dari Amerika Serikat yang bermain di MLS (Major League Soccer).

Messi baru bermain selama semusim bersama Paris Saint-Germain setelah meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun lalu.

Dia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun namun gagal mengulang kejayaannya di Prancis, dengan hanya mampu mendulang 11 gol dan 13 assist dari 33 penampilan di semua ajang pada musim ini.

Lionel Messi (Image: Getty)

Sang pemain berusia 34 tahun punya opsi untuk menambah kontrak setahun lagi setelah itu, namun nampaknya masa-masa Messi di PSG harus berakhir jauh lebih awal.

Kanal televisi Amerika Latin DIRECTV Sports mengklaim bahwa Lionel Messi akan bergabung dengan Inter Miami ketika kontraknya habis pada 30 Juni 2023.

Mereka juga melaporkan bahwa sang mega bintang asal Argentina berniat untuk membeli 35 persen saham Inter Miami sebelum pindah, yang akan membuatnya bekerja bersama dengan mantan bintang Real Madrid dan Manchester United, David Beckham, selaku pemilik.

Baca Juga:

Bantahan kubu Lionel Messi

Namun demikian, kabar ini dengan lekas dibantah oleh perwakilan Messi melalui surat kabar asal Prancis, Le Parisien.

“Itu sepenuhnya bohong. Leo masih belum menentukan masa depannya,” tegas pernyataan dari pihak Messi, dikutip dari Goal.

Lionel Messi (Image: Getty)

Le Parisien juga mewartakan bahwa Messi tidak akan memikirkan tentang kepindahannya hingga Piala Dunia 2022 selesai dilaksanakan di Qatar pada akhir tahun ini.

Continue Reading

Liga Prancis

Mauricio Pochettino Klaim Kylian Mbappe akan Bertahan di PSG

Published

on

By

Kylian Mbappe

Mauricio Pochettino mengklaim bahwa kans sebesar 100 persen bahwa Kylian Mbappe akan tetap bermain untuk Paris Saint-Germain pada musim depan.

Kontrak sang penyerang timnas Prancis akan segera kadaluarsa pada tanggal 30 Juni mendatang dan klub masih belum mencapai kesepakatan untuk memperpanjang masa baktinya.

Kylian Mbappe dan striker Real Madrid Karim Benzema (Image: Getty)

Real Madrid telah berusaha keras untuk mendatangkan Mbappe sejak beberapa tahun lalu, dengan upaya terakhir pada musim panas tahun lalu kabarnya melibatkan mahar transfer sekitar 200 juta euro. Namun PSG menolak penawaran tersebut dan masih percaya untuk bisa memperpanjang kontrak sang pemain bintang.

Dengan semakin dekatnya akhir musim, maka masa depan Kylian Mbappe kembali menjadi pembahasan hangat. Meskipun belum ada tanda-tanda positif perihal perpanjangan kontraknya sejauh ini, namun Mauricio Pochettino meyakini bahwa sang penyerang berusia 23 tahun akan tetap bermain untuk PSG di musim depan.

Baca Juga:

Mauricio Pochettino yakin 100 persen Kylian Mbappe bertahan

Ketika ditanyakan oleh wartawan apakah PSG akan mempertahankannya sebagai pelatih kepala dan Mbappe diikat dengan kontrak baru, Mauricio Pochettino menjawab: “100 persen untuk kedua kasus.”

Sang pelatih berusia 50 tahun nampak sangat percaya diri untuk bisa mempertahankan Kylian Mbappe di Parc des Princes pada musim depan.

Kylian Mbappe dan Mauricio Pochettino (Image: getty)

“Itu firasat saya hari ini, yang saya miliki pada hari ini. Itu saja yang bisa saya katakan sekarang,” kata eks pelatih Tottenham Hotspur tersebut, dikutip dari Goal.

“Tentu saja, dalam sepak bola, Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin bisa terjadi. Namun ketika ditanyakan apa yang saya pikirkan hari ini, maka itulah jawaban saya.”

Continue Reading

Trending