Connect with us

Liga Spanyol

Surat Zidane Berikan Kritik Kepada Dewan Klub Real Madrid

Published

on

Flygoal.com – Setelah 3 tahun menjabat, akhirnya Zinedine Zidane telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih tim utama Real Madrid beberapa waktu lalu setelah dirinya gagal mempertahankan gelar La Liga musim 2020-2021.

Menurut pemberitaan dari Sports Mole, dikabarkan bahwa salah satu alasan yang memperkuat keputusan Zidane untuk mengundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih adalah hubungannya dengan pihak dewan klub yang memang tidak berjalan dengan baik, bahkan dirinya telah menyebutkan bahwa pihak dewan klub terkesan kurang yakin terhadap dirinya.

Hal tersebut dijelaskannya dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan mantan pemain Real Madrid tersebut kepada pada suporter Real Madrid yang diluncurkan oleh AS. Dalam surat itu, dirinya mengatakan, “Saya meninggalkan klub karena saya merasa klub tidak lagi memiliki keyakinan terhadap saya yang saya butuhkan ataupun dukungan yang berguna untuk membangun sesuatu dalam jangka menengah atau panjang.”

“Saya paham akan sepak bola dan saya memahami permintaan yang dimiliki oleh klub seperti Real Madrid. Saya paham bahwa jika Anda tidak menang, Anda harus pergi. Namun, dengan ini hal yang penting telah terlupakan, semua yang saya telah bangun hari demi hari telah terlupakan, apa yang telah saya bawah ke dalam hubungan dengan para pemain, dengan 150 orang yang bekerja dengan ataupun yang bekerja di sekitar tim.”

“Saya merupakan pemain yang menginginkan kemenangan dan saya di sini untuk mendapatkan piala, tetapi yang lebih penting lagi adalah orang-orang, perasaan mereka, hidup itu sendiri dan saya memiliki sensasi yang tidak diperhitungkan oleh hal-hal seperti ini, bahwa adanya kegagalan untuk memahami bahwa hal ini menjaga dinamika klub yang hebat. Dalam beberapa hal saya telah dimarahi akibat ini.”

“Saya ingin dihormati atas apa yang telah kita raih bersama. Saya ingin hubungan saya dengan klub dan presiden klub  dalam beberapa bulan terakhir sedikit berbeda apabila dibandingkan dengan pelatih lain.”

“Saya tidak ingin meminta keistimewaan, hanya ingin mengenang saja. Beberapa waktu terakhir waktu seorang pelatih di klub besar adalah 2 musim, tidak lebih.”

“Agar bisa bertahan lama, hubungan antarmanusia itu adalah hal penting, mereka lebih penting dibandingkan uang, lebih penting dari kepopuleran, lebih penting dari apapun. Mereka harus dibina.”

“Itulah mengapa sakit rasanya ketika saya membaca media, setelah kekalahan bahwa saya akan dipecat jika tidak menang di pertandingan berikutnya. Hal seperti itu menyakitkan saya dan tim karena pesan yang bocor ke media seperti ini akan berdampak negatif bagi skuad, memunculkan keraguan dan kesalahpahaman.”

“Saya beruntung masih memiliki para pemain yang luar biasa  yang bersama saya hingga titik darah penghabisan. Ketika segalanya berubah menjadi buruk mereka menyelamatkan saya dengan kemenangan yang luar biasa. Karena mereka percaya kepada saya dan mereka paham bahwa saya percaya kepada mereka.”

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Champion & UEFA

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Deretan Pemain yang Pernah Cetak Pancagol

Published

on

By

Cristiano Ronaldo

Momen mencetak gol selalu menjadi sesuatu yang spesial, apalagi jika mampu menyarangkan gol lima kali alias pancagol. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pernah menjadi para pencetak pancagol dalam satu pertandingan, bersama dengan beberapa pemain berikut ini.

Cristiano Ronaldo, Real Madrid 9-1 Granada (5 April 2015)

Real Madrid sedang berburu gelar juara La Liga pada saat itu, dengan bersaing ketat dengan musuh bebuyutan Barcelona di puncak klasemen sementara pada pekan ke-28.

Hanya empat poin yang membedakan mereka berdua, dan Madrid wajib meraih kemenangan pada saat menjamu Granada di Estadio Santiago Bernabeu pada pekan ke-29.

Cristiano Ronaldo merayakan salah satu golnya ke gawang Granada (Image: Getty)

Ronaldo sudah mencetak hat-trick pada saat jeda turun minum, dengan Madrid unggul 4-0 berkat satu gol lain dari Gareth Bale.

Seusai jeda, Ronaldo menambah dua gol lagi, selagi Karim Benzema turut menyarangkan dua gol dan satu gol lain adalah bunuh diri oleh Diego Mainz.

Lionel Messi, Barcelona 7-1 Bayer Leverkusen (7 Maret 2012)

Tiga tahun sebelum Ronaldo mencetak pancagol, Messi telah lebih dulu melakukannya pada babak 16 besar Liga Champions.

Baca Juga:

Keunggulan 3-1 dari leg pertama tak membuat tim asuhan Pep Guardiola berbelas kasihan pada laga leg kedua di Camp Nou saat itu.

Lionel Messi sudah membuka skor pada menit ke-25, disambung pada menit ke-42. Barca pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Lionel Messi mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen (Image: Getty)

Setelah jeda turun minum, La Blaugrana malah makin beringas. Messi mencetak gol ketiganya pada menit ke-50 kemudian pada menit ke-58 dan 85 untuk melengkapi catatan lima golnya.

Gol-gol tersebut diselingi oleh dwigol Cristian Tello, selagi gol balasan dari Leverkusen baru tiba pada menit ke-90 melalui Karim Bellarabi.

Robert Lewandowski, Bayern Munich 5-1 Wolfsburg (22 September 2015)

Di tahun yang sama dengan pancagol Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski juga melakukannya untuk Bayern Munich di awal musim 2015/2016.

Bayern tertinggal oleh gol Daniel Caligiuri pada menit ke-26 pada saat itu. Pep Guardiola baru memasukkan Lewandowski dari bangku cadangan pada pergantian babak.

Robert Lewandowski ketika mencetak gol ke gawang Wolfsburg (Image: Getty)

Enam menit setelah babak kedua bergulir, Lewandowski sudah menyeimbangkan skor untuk Die Bavaria. Dia kemudian menggila dari sana, dengan mencetak empat gol lainnya dalam kurun waktu sembilan menit saja.

Pada akhirnya, Bayern menang dengan skor 5-1 dan menutup spieltag keenam Bundesliga sebagai pemuncak klasemen sementara, hasil dari raihan 18 poin dari enam pertandingan.

Sergio Aguero, Manchester City 6-1 Newcastle United (3 Oktober 2015)

2015 nampaknya menjadi tahunnya para pemain sepak bola mencetak lima gol dalam satu pertandingan, dengan Sergio Aguero turut melakukannya untuk Manchester City ketika menjamu Newcastle United di Etihad Stadium pada gameweek kedelapan musim 2015/2016.

The Cityzens dibuat ketar-ketir terlebih dulu dengan Aleksandar Mitrovic sudah mencetak gol untuk The Magpies. Namun Aguero mencetak gol penyeimbang sebelum jeda turun minum.

Sergio Aguero mengelabui Tim Krul dalam salah satu golnya ke gawang Newcastle (Image: Getty)

Di babak kedua, City menggila dengan mencetak tiga gol dalam delapan menit pertama, dua di antaranya disumbangkan oleh Aguero, sedangkan satu gol lain oleh Kevin De Bruyne.

Sang striker timnas Argentina sudah mengukir hat-trick pada titik itu, namun kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-60 dan ke-62 untuk memastikan kemenangan City menjadi 6-1.

Continue Reading

Featured

Kilas Balik: Lionel Messi Cetak Gol Pertamanya untuk Barcelona

Published

on

By

Lionel Messi

Tepat 17 tahun pada hari ini, tanggal 1 Mei 2005 silam, Lionel Messi mencetak gol pertamanya untuk Barcelona, yang menjadi awal dari segala kebesarannya di dunia sepak bola.

Hari itu, Barca menghadapi Albacete di Camp Nou untuk laga pada jornada ke-34 La Liga. La Blaugrana sedang berusaha mengejar titel juara, dengan Real Madrid menguntit di posisi kedua hanya berjarak empat poin saja.

Sebuah kemenangan pun atas Albacete, yang merupakan tim posisi juru kunci pada saat itu, menjadi kewajiban bagi tim besutan Frank Rijkaard tersebut demi meraih titel juara, namun mereka menemukan kesulitan untuk mencetak gol.

Baca Juga:

Babak pertama berjalan alot hingga berakhir tanpa gol, namun Samuel Eto’o berhasil menemukan celah untuk memecahkan kebuntuan pada menit ke-66, memanfaatkan assist dari Ronaldinho.

Messi pada saat itu adalah bocah berusia 18 tahun, yang baru dipromosikan dari akademi La Masia. Itu baru menjadi partai keempatnya di La Liga dalam kariernya.

Samuel Eto’o (Image: Getty)

Rijkaard memasukkan sang bocah ajaib pada menit ke-88, mengambil alih posisi dari Eto’to dan keajaiban terjadi hanya dua menit kemudian.

Messi memberikan bola kepada Ronaldinho yang kemudian mengembalikannya dengan sebuah umpan cungkil ke depan. Sang calon megabintang timnas Argentina pun menyelesaikan peluangnya dengan sebuah tembakan cungkil yang tak mampu dihalau oleh kiper Raul Valbuena.

Gelar pertama Lionel Messi bersama Barcelona

Gol itu pun mengunci kemenangan untuk Barcelona, yang berhasil menjaga keunggulan enam poin dari Real Madrid. Pada akhirnya, La Blaugrana pun berhasil keluar sebagai juara dengan keunggulan empat poin dari sang musuh bebuyutan.

Itu menjadi titel prestisius pertama bagi Lionel Messi dalam kariernya, sebelum menambahnya dengan total 10 gelar La Liga, empat trofi Liga Champions, tiga kali juara Piala Dunia Antarklub, tujuh Copa del Rey, delapan Piala Super Spanyol, tiga Piala Super Eropa, serta tujuh Ballon d’Or per hari ini, 1 Mei 2022.

Lionel Messi menggenggam trofi La Liga musim 2018/2019 (Image: Getty)

Continue Reading

Liga Spanyol

Real Betis Berencana Gaet Isco di Musim Panas

Published

on

By

Real Betis

Juara Copa del Rey musim ini, Real Betis, kabarnya menginginkan gelandang bintang Real Madrid, Isco, yang bisa direkrut secara gratis pada bursa transfer musim panas mendatang.

Isco (Image: Getty)

Sang gelandang tim nasional Spanyol sudah memperkuat Los Blancos sejak tahun 2013 silam. Namun perannya di tim semakin tidak penting selama beberapa tahun terakhir, dan Madrid nampaknya tidak tertarik untuk memperpanjang masa baktinya.

Isco telah dikaitkan dengan transfer ke Italia, dengan Fiorentina dikatakan tertarik untuk menampung jasanya, namun kembali ke tanah kelahirannya, Andalusia nampaknya menjadi opsi.

Baca Juga:

Niat baik Real Betis terhalang tiket ke Liga Champions

Meskipun begitu, menurut klaim dari Marca, Isco masih mempertimbangkan segala opsinya karena masih ingin bermain di Liga Champions pada musim depan.

Real Betis sendiri memiliki proyek yang ambisius pada musim depan, setelah berhasil menjuarai Copa del Rey usai mengalahkan Valencia lewat adu penalti pada akhir pekan kemarin.

Real Betis juarai Copa del Rey (Image: Getty)

Itu saja telah menjamin tiket lolos ke Liga Europa bagi Los Verdiblancos, namun mereka juga masih punya kans untuk menembus empat besar dengan raihan 57 poin dari 33 laga. Mereka tertinggal empat poin dari Atletico Madrid yang ada di peringkat keempat di klasemen sementara La Liga.

Betis dikabarkan bersedia untuk menjadikan sang pemain berusia 30 tahun sebagai pemain bergaji tertinggi dalam skuat asuhan Manuel Pellegrini untuk musim depan, namun tiket ke Liga Champions nampaknya benar-benar bisa menjadi penghalang.

Continue Reading

Trending