Connect with us

Moto GP

MotoGP: Enea Bastianini Tumbangkan Jack Miller dan Alex Rins di GP Amerika Serikat

Published

on

Enea Bastianini

Enea Bastianini keluar sebagai pemenang GP Amerika Serikat di Circuit of the Americas, Austin, pada balapan yang digelar Senin (11/4) dini hari WIB, selagi Marc Marquez tampil impresif dengan menebus kesalahannya saat start.

Jack Miller menguasai balapan pada awalnya. Dia bersaing ketat dengan Jorge Martin di depan selagi Bastianini menguntit di tempat ketiga.

Lima pembalap terdepan di lap-lap awal adalah para pembalap Ducati, dengan Fabio Quartararo mengikuti di belakangnya. Namun kemudian duo Suzuki, Alex Rins dan Joan Mir, mengganggu pesta.

Sementara itu, Marquez terjerembab ke urutan ke-24 alias tempat terakhir di awal balapan karena mengalami gangguan, namun kemudian mampu merangsek ke peringkat ke-17 dan masuk ke 10 besar setelah mengambil alih tempat rekan setimnya di Honda Repsol, Pol Espargaro.

Baca Juga:

Di depan, Bastianini hanya menguntit duo Miller dan Martin, namun kemudian sang pembalap asal Italia terpaksa untuk meningkatkan laju motornya karena Alex Rins tiba-tiba berada di belakangnya di peringkat keempat.

Sempat beberapa kali saling adu kelihaian di tikungan dan trek lurus, Bastianini akhirnya memenangkan duel kontra Rins dan mendekat kepada Martin. Sang pembalap Gresini bahkan mengambil alih posisi Martin pada Tikungan 1 di lap ke-12.

Giliran Miller yang dihantui oleh Bastianini, selagi Martin turun peringkat lagi karena dibalap Rins pada Tikungan 7 di lap ke-12.

Sedangkan pada kelompok berikutnya, Marc Marquez dan Fabio Quartararo bersaing ketat untuk peringkat ketujuh, yang akhirnya dimenangkan oleh sang Bayi Alien.

Pada lap ke-16, Enea Bastianini mengambil pergerakan ganas kepada Jack Miller di Tikungan 12 dan langsung memutus persaingan di depan. Dia langsung membuka gap yang lebar hingga setengah detik dan Miller tak berdaya untuk mengejarnya.

Di Tikungan 11 pada lap terakhir, Rins mengambil alih posisi Miller dan langsung mengamankan peringkat kedua di GP Amerika Serikat.

Enea Bastianini

Hasil balapan GP Amerika

Enea Bastianini kembali kuasai klasemen pembalap MotoGP 2022

Berkat kemenangan di Austin ini, Enea Bastianini, yang sempat kehilangan peringkat teratas di klasemen sementara pembalap MotoGP 2022 dari Aleix Espargaro pada pekan lalu, kembali menjadi pemuncak dengan raihan 61 poin.

Aleix Espargaro turun ke peringkat ketiga karena finis ke-11 di GP Amerika Serikat ini, selagi Alex Rins merangsek ke peringkat kedua dengan koleksi 56 poin.

Sementara itu, juara dunia pada musim lalu, Fabio Quartararo, berada di peringkat kelima dengan koleksi 44 poin.

Enea Bastianini

Klasemen pembalap MotoGP GP 2022

Moto GP

Pol Espargaro Respons Rumor Bakal Didepak Honda

Published

on

By

Pol Espargaro

Pol Espargaro menyebut rumor bahwa dirinya bakal didepak oleh Honda pada akhir musim 2022 sebagai kabar bohong, dan bahwa dia tidak cemas perihal masa depannya di MotoGP.

Sang juara dunia Moto2 pada tahun 2013 tersebut baru bergabung dengan Honda pada musim lalu dengan dikontrak dua tahun. Dia diharapkan untuk tetap menjadi salah satu pembalap tim Repsol Honda setidaknya hingga 2023.

Namun demikian, seiring dengan kabar mengejutkan dari Suzuki yang berencana untuk membubarkan tim MotoGP setelah musim 2022 ini berakhir, maka rumor perubahan pembalap di grid pun tidak terelakkan.

Joan Mir dan Alex Rins (Image: Getty)

Dengan pembubaran Suzuki Ecstar, maka Joan Mir dan Alex Rins pun berstatus tanpa tim. Keduanya adalah para pembalap yang hebat dan tidak akan kekurangan peminat pada musim depan.

Selagi Mir membantah kaitan apa pun dengan Honda, Pol Espargaro juga menanggapi spekulasi tentang dirinya didepak dari Honda pada 2023.

Baca Juga:

Kata Pol Espargaro

“Ya, ada dua cara untuk menyebut ini: rumor atau kabar bohong. Kita hidup di dunia ketika kami semakin sering dikelilingi kabar bohong,” kata Espargaro, sebagaimana dikutip dari Motorsport.

“Itu dimulai oleh seorang jurnalis Italia [yang mengatakan sesuatu] bahwa Alberto [Puig, bos tim] mengatakan sesuatu setelah balapan [di Jerez]. Ini tidaklah benar, ini bohong. Namun seperti yang bisa kita lihat tentang politik di seluruh dunia yang sering dikaitkan dengan kabar bohong, itu sulit untuk dikendalikan.

Pol Espargaro (Image: Getty)

“Seorang jurnalis buruk bisa melakukan ini. Jadi, pada akhirnya saya katakan kepada kalian bahwa, hingga itu menjadi resmi, saya tidak akan mengomentari rumor. Rumor adalah rumor, kabar bohong adalah kabar bohong. Saya akan ada di sini hingga Valencia, ketika itu sudah resmi baru kita berbicara.”

Continue Reading

Moto GP

Joan Mir Geram dengan Keputusan Suzuki Bubarkan Tim MotoGP

Published

on

By

Joan Mir

Juara dunia MotoGP satu kali Joan Mir mengakui bahwa dirinya marah dengan keputusan Suzuki untuk membubarkan tim Suzuki Ecstar Team setelah musim 2022 berakhir.

Pada hari Kamis (12/5) kemarin, Suzuki mengonfirmasi niatan untuk membubarkan tim Suzuki Ecstar setelah MotoGP 2022 ini berakhir, dan bahwa mereka sedang mendiskusikannya dengan pihak Dorna.

Joan Mir (Image: Motorplus)

Alasan utamanya adalah karena tekanan ekonomi yang mencekik industri otomotif, dan bahwa mereka memfokuskan pendanaan sepenuhnya kepada pengembangan teknologi baru.

Joan Mir, yang melaksanakan debutnya di MotoGP bersama Suzuki pada tahun 2019 dan memenangkan titel juara dunia pada musim berikutnya, mengatakan bahwa tim ini merupakan salah satu yang spesial di paddock dan merasa geram dengan keputusan untuk berhenti karena alasan itu.

Baca Juga:

Joan Mir utarakan kekecewaan

“Saya marah untuk keputusan yang diambil oleh seseorang. Tim ini sangat hebat, ini merupakan salah satu tim yang spesial di paddock — orang-orang yang bekerja di sini membuatnya sangat spesial,” kata Mir di Le Mans jelang GP Prancis, dikutip dari Motorsport.

Joan Mir dan tim Suzuki Ecstar (Image: Getty)

“Saya tiba di sini empat tahun lalu, namun ada banyak orang yang bekerja di sini sebelum saya. Mereka telah bekerja sangat keras untuk menjadi juara pada 2020, tahun lalu di peringkat ketiga [di klasemen], dan juga pada tahun ini. Itu adalah sebuah pabrikan yang biasanya memperjuangkan kejuaraan pada setiap tahun sejak saya ada di sini.”

Continue Reading

Moto GP

Ingin Tinggalkan MotoGP, Suzuki Berdiskusi dengan Dorna Sports

Published

on

By

MotoGP

Suzuki mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan diskusi dengan Dorna Sports tentang meninggalkan MotoGP setelah musim 2022 ini berakhir.

Sebelumnya, sudah ramai beredar kabar bahwa manajemen Suzuki telah berkumpul untuk mendiskusikan kemungkinan membubarkan tim MotoGP, dan memutuskan untuk mundur dari kejuaraan dunia balap motor ini setelah musim ini berakhir.

Suzuki Ecstar Team (Image: Motorsport)

Suzuki tadinya diharapkan untuk merilis pernyataan pada hari Selasa (10/5) lalu, namun tidak jadi dilaksanakan karena keengganan Dorna untuk mengakhiri kerja sama.

Semua pabrikan di grid pada saat ini terikat dalam kontrak untuk bersaing di MotoGP hingga akhir musim, dan keputusan Suzuki memberikan kejutan yang luar biasa.

Namun pada hari Kamis (12/5) kemarin, Suzuki mengonfirmasi bahwa mereka ingin meninggalkan kejuaraan setelah musim ini berakhir.

“Suzuki Motor Corporation sedang melaksanakan diskusi dengan Dorna perihal kemungkinan mengakhiri partisipasi di MotoGP pada akhir tahun 2022,” demikian pernyataan resmi yang dirilis pabrikan otomotif asal Jepang tersebut.

Baca Juga:

Mengapa Suzuki ingin mundur dari MotoGP?

Suzuki kemudian menjelaskan alasannya untuk mundur, bahwa perkembangan di dunia otomotif memaksa mereka untuk lebih fokus dalam mengembangkan teknologi baru selagi memangkas sumber daya dengan membubarkan Suzuki Ecstar Team.

Joan Mir dan Alex Rins (Image: Getty)

“Sayangnya, situasi ekonomi pada saat ini dan keperluan untuk berkonsentrasi dalam perubahan besar di dunia otomotif yang sedang dihadapi selama beberapa tahun ini, memaksa Suzuki untuk memangkas pengeluaran dan sumber daya demi mengembangkan teknologi baru,” lanjut pernyataan tersebut.

“Kami ingin mengutarakan terima kasih kepada Suzuki Ecstar Team, kepada semua yang telah mendukung aktivitas balap motor Suzuki selama bertahun-tahun dan seluruh fans Suzuki atas dukungan mereka yang penuh antusiasme.”

Continue Reading

Trending