Connect with us

Lainnya

Komentar Pelatih Argetina Setelah Messi Bertahan Di Barcelona

Published

on

FLygoal.com – Pelatih timnas Argetina Lionel Scaloni merasa Lionel Messi dalam kondisi yang tenteram usai saga transfernya. Dia mendukung keputusan Messi bertahan di Barcelona.

Megabintang sepakbola Argetina itu sempat membuat geger jagat sepakbola karena ingin meninggalkan Barca pada Agustus silam. Namun, kepindahan Messi tidak pernah terjadi karena raksasa Spanyol itu kekeh meminta klausul rilisnya senilai 700 juta euro untuk dipenuhi.

Pada prosesnya, Messi akhirnya memilih tetap di Camp Nou sampai kontraknya berakhir pada musim panas tahun depan. Di musim 2020/2021, pemain terbaik dunia enam kali itu sudah bermain di masing-masing dari tiga pertandingan pertama Barca di bawah komando Ronald Koeman dengan torehan satu gol dan dua assist.

Lionel Messi kini dibutuhkan Argentina untuk melakoni dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Ekuador dan Bolivia. Lionel Scaloni memandang keputusan Messi bertahan adalah sesuatu yang positif.

“Saya berbicara kepada Leo ketika segalanya sudah terselesaikan dan saya merasa dia tenang kok,” ungkap Scaloni dalam konferensi pers jelang duel Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Ekuador dikutip ESPN.

“Sejak dia datang, kami sudah berbicara banyak. Dia senang bisa berada di sini. Sekarang dia merasa nyaman di klubnya. Apa yang yang kami inginkan adalah segalanya terselesaikan dan bagi dia bisa bermain dan bugar,”

“Bagi kami adalah yang hal positif dia bertahan karena dia bisa langsung bermain, dia juga mengenal klubnya. Tapi dalam hal keputusan, kami tidak mau ikut campur. Kami tidak mau masuk ke wilayah pemain,” tambah Scaloni.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lainnya

Prediksi Point Guard Terbaik NBA 2022

Published

on

By

Point Guard

NBA sudah berlalu setengah musim, dan seiring dengan bergantinya tahun, mari kita tilik situasi para point guard dan tentang siapa saja yang diperkirakan bakal bersinar di tahun ini.

Di manakah posisi Damian Lillard dan Russel Westbrook setelah melalui musim dengan kesulitan? Seberapa tinggi para pemain muda seperti Ja Morant dan LaMelo Ball harus naik peringkat? Simak ulasannya di bawah ini.

Deretan Point Guard Terbaik

Stephen Curry (Golden State Warriors)

Dari standar Curry, musim ini merupakan musim yang tidak memuaskan. Dia mengalami penurunan 42,2 persen dari lapangan dan 38,7 persen dari catatan 3-point.

Dua catatan tersebut adalah yang terendah sepanjang kariernya, dengan tidak mempertimbangkan musim 2019/2020, ketika dia hanya bermain dalam lima pertandingan.

Namun, Curry masih menjadi senjata paling mematikan di NBA. Kehadirannya mengubah pertahanan dan memudahkan siapa pun yang ada di skeitarnya.

Dia adalah matahari dalam tata surya Warriors, alasan mengapa segalanya berjalan baik untuk Golden State. Tak sulit untuk menyebutnya sebagai yang terbaik.

Luka Doncic (Dallas Mavericks)

Bintang asal Slovenia tersebut memiliki rataan 24,8 poin, 9,0 assist, dan 8,2 rebound per game pada musim ini, namun selalu keluar-masuk line-up, dengan melewatkan 15 pertandingan dari 40 partai pertama yang dimainkan oleh Dallas musim ini.

Doncic juga telah mengakui pada awal bulan Desember bahwa dia harus meningkatkan kualitasnya.

Namun demikian, itu terasa terlalu awal untuk menyebut Doncic mengalami musim yang menurun. Dia masih berada di belakang Curry untuk saat ini.

Trae Young (Atlanta Hawks)

Setelah melalui periode mengejutkan pada putaran final Wilayah Timur pada 2021, Atlanta mengawali musim dengan keterpurukan.

Jika Hawks tak segera memperbaiki diri, maka mereka tak hanya akan melewatkan playoff, namun juga bermain di turnamen play-in Wilayah Timur.

Namun keterpurukan mereka tidak berkaitan dengan performa individual Young, yang telah mencatatkan rataan 28,0 poin, 9,6 assist, dan 4,0 rebound per game. Tak bisa disangkal bahwa dia sedang merekah sebagai bintang.

Chris Paul (Phoenix Suns)

Sang Point God berada di puncak daftar pemberi assist pada saat ini, dengan memiliki rataan 10,0 bantuan per game, yang tertinggi untuknya sejak musim 2015/2016 bersama Clippers.

Dia mungkin tidak lagi berada dalam puncak keatletisannya, namun Paul masih sangat diandalkan oleh skuat Suns, yang berusaha untuk lolos ke putaran final NBA untuk dua musim beruntun.

Continue Reading

Lainnya

Bar Milik Conor McGregor Diteror Bom

Published

on

By

Conor McGregor

Bar kepunyaan Conor McGregor menghadapi teror bom bensin pada Rabu (12/1) malam waktu setempat, namun sang bintang UFC tidak ada di tempat.

Bar The Black Forge Inn yang ada di Dublin menjadi sasaran peneror pada Rabu malam. Namun begitu, tidak ada kerusakan yang disebabkan dari peristiwa ini, dan mereka tetap buka seperti biasa.

Dua orang yang dikabarkan mengendarai sebuah skuter datang ke bar sebelum insiden ini terjadi, dengan polisi memeriksa para saksi dan juga bukti rekaman video CCTV.

Baca Juga: Setelah Chris Wood, Newcastle United Gaet Diego Carlos?

Lebih lanjut, menurut laporan, terlepas dari dua bom bensin yang dilemparkan, ada dua lagi yang ditemukan di tempat.

“Di jam malam semalam, nampaknya para kriminal membuat upaya tidak beralasan untuk menciptakan kerusakan di Black Forge Inn,” kata seorang juru bicara untuk The Black Forge Inn, dikutip dari Mirror.

“Tidak ada kerusakan yang terjadi kepada para pelindung, karyawan, atau Forge dan juga Tuan McGregor yang tidak ada di tempat ketika insiden ini terjadi. Kepolisian sudah membuka penyelidikan mengenai kejadian ini. Kami tetap buka dan sibuk seperti biasanya.”

Bar di Dublin ini telah kembali buka sejak musim panas lalu, dan merupakan salah satu bar yang paling laris di kota kelahiran McGregor.

Mantan juara UFC tersebut sering terlihat di bar bersama tunangannya, Dee Devlin, dan juga adiknya Erin, dan sering melayani permintaan para fans untuk berfoto di sana sejak kembali ke Irlandia setelah pertarungan terakhirnya.

McGregor membeli sebuah bangunan pada tahun 2019 silam senilai 2 juta poundsterling dan itu telah direnovasi beberapa bulan lalu untuk menjadi klub malam yang mewah, yang nyatanya kini sangat laris.

Conor McGregor sendiri kini tengah berlatih untuk kembali ke octagon yang diharapkan akan terlaksana pada tahun ini, setelah mengalami patah kaki dalam laga kontra Dustin Poirier pada penampilan terakhirnya di UFC 264.

Dia diperkirakan akan menghadapi salah satu di antara Charles Oliveira, untuk menantang gelar juara, atau rival lamanya, Tony Ferguson, ketika kembali ke ring pada musim panas ini.

Continue Reading

Lainnya

George Russell Sebut Ada Lima Tim yang Bersaing Perebutkan Gelar F1 2022

Published

on

By

George Russell

Pebalap anyar Mercedes,  George Russell, mengatakan bahwa ada setidaknya lima tim yang bersaing memperebutkan gelar juara di Formula 1 pada musim 2022 ini.

The Silver Arrows sukses merengkuh gelar juara konstruktor kedelapan secara beruntun pada tahun 2021.

Namun Russell, yang akan diganti oleh Alex Albon di Williams pada 2022 ini, mengatakan bahwa musim baru Formula 1 bisa membuat tim-tim seperti McLaren dan Ferrari, bersaing menghadapi Red Bull dan Mercedes.

“Sebuah tim seperti Ferrari telah melewati masa-masa sulit selama dua tahun terakhir, dan akan sangat lapar, terutama dengan perubahan aturan yang baru, untuk bangkit, serupa seperti McLaren,” kata Russell dalam situs resmi Formula 1.

“Tim-tim ini memiliki infrastruktur yang mumpuni, talenta di departemen teknik, dengan para pengendara yang hebat pula. Mereka punya kemampuan untuk bertarung.

“Saya benar-benar yakin bahwa ada lima tim yang mampu melakukan sesuatu yang spesial pada tahun [2022], jadi Anda harus benar-benar berjuang untuk itu, dan saya pikir perkembangan akan menjadi kunci [pada 2022].”

Beberapa perubahan peraturan, diikuti dengan pembatasan biaya, berarti akan ada mobil yang baru dan lebih mampu bersaing bisa meramaikan perburuan gelar.

Dan Russell menyimpulkan bahwa perang yang berkembang dalam semusim akan menentukan di musim ini, bukan hanya oleh tim yang bertarung di Bahrain.

Baca Juga: Syahrian Abimanyu Resmi Jadi Milik Persija Jakarta

“Itu bukan tentang siapa yang memiliki mobil tercepat [saat pengetesan atau balapan pertama]; itu lebih kepada siapa yang memahami mobilnya lebih baik dan mampu mengembangkan serta membangun dari fondasi tersebut pada sepanjang musim,” lanjut pebalap asal Inggris tersebut.

“Dan saya kira semua tim akan membuat perkembangan yang luar biasa dari satu balapan ke balapan lainnya hingga musim berakhir.”

Entah siapa tim kelima yang dimaksud oleh Russell. Sudah jelas bahwa dua tim selain Mercedes dan Red Bull adalah Ferrari dan McLaren, sebagaimana yang telah disinggung oleh sang pebalap, namun belum ada yang benar-benar bisa menyaingi mereka di atas kertas untuk ikut dalam perburuan gelar.

Namun, setidaknya ada tiga tim yang memiliki kemampuan untuk memberi kejutan di papan atas, seperti Alpine, Aston Martin, dan AlphaTauri. Kendati begitu, semua ini tentunya baru prediksi kasar.

Continue Reading

Trending