Connect with us

Terkini

Keren! Park Bo Gum Tambah Lisensi Barber Saat Wamil

Published

on

park bo gum

Tahun ini, salah satu aktor tampan dari Korea Selatan, Park Bo Gum, akan menyelesaikan wajib militer (wamil) pada 30 September 2022 mendatang. Hebatnya, saat mengikuti wamil ia berhasil mendapatkan lisensi resmi barber alias tukang cukur selama di camp. 

Bagaimana perjalanannya selama mendapatkan lisensi itu? Simak ceritanya yuk!

Park Bo Gum lulus ujian praktik teknisi terampil pada Desember 2021 lalu

Pada tanggal 2 Februari 2022, melansir dari Soompi, seorang pejabat dari angkatan laut menceritakan bahwa pada bulan Desember tahun lalu, Bo Gum lulus ujian praktik Ujian Kualifikasi Teknis Nasional untuk menjadi teknisi terampil di bidang pangkas rambut.

Saat menjabat sebagai sersan angkatan laut di Gyeryongdae di Provinsi Chungcheong Selatan, aktor tersebut mengikuti ujian untuk menjadi pemangkas rambut di Komando Pendidikan & Pelatihan Angkatan Laut di Changwon, Provinsi Gyeongsang Selatan.

Baca Juga:

Park Bo Gum dinilai sangat serius mengikuti ujian ini, demi mendapatkan sertifikasi resmi

Berdasarkan informasi yang didapat Soompi, Bo Gum selalu tertarik untuk menjadi teknisi yang terampil. Ia bahkan menginvestasikan waktu pribadinya untuk mempersiapkan ujian sebaik mungkin demi mendapatkan sertifikasi resmi. 

“Militer mendorong tentara untuk mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan untuk pengembangan diri atau setelah keluar dari militer, dan kami sedang mempersiapkan sistem dan kondisi untuk ini. Selain Sersan Park, banyak tentara mendapatkan sertifikat di militer, jelas sebuah sumber yang dikutip dari Soompi.

Siap Kembali Ke Dunia Hiburan

Sudah tak sabar menunggu serial terbaru dari Bo Gum? Sabar sedikit lagi, ya. Sebab, aktor kelahiran 16 Juni 1993 ini dijadwalkan akan selesai wajib militer pada 30 April 2022. Semoga Park Bo Gum akan langsung comeback dan segera menyapa para penggemarnya, ya!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terkini

Kanada dan Amerika Serikat Konfirmasi Kasus Cacar Monyet

Published

on

By

Kanada

Badan Kesehatan Publik Kanada mengonfirmasi pada hari Kamis (19/5) kemarin bahwa ada dua temuan kasus infeksi virus cacar monyet setelah otoritas di Quebec mengatakan bahwa mereka menginvestigasi 17 kasus suspek.

Sebelumnya, beberapa negara Eropa seperti Inggris, Portugal, dan Spanyol telah melaporkan kasus cacar monyet terlebih dulu, dengan kasus di Amerika Serikat yang ditemukan oleh otoritas kesehatan publik Massachusetts mengumumkan adanya sebuah kasus dari seorang pria yang punya riwayat bepergian ke Quebec.

Image: reuters

“Malam ini, Provinsi Quebec diberi tahu bahwa dua sampel yang diterima oleh NML [Laboratorium Microbiologi Nasional] telah menemukan kasus positif untuk cacar monyet. Dua kasus pertama yang terkonfirmasi di Kanada,” demikian pernyataan resmi dari PHAC, dikutip dari Reuters.

Baca Juga:

Ada kaitan antara kasus di Amerika Serikat dan Kanada

Cacar monyet biasanya terjadi di Afrika bagian tengah atau barat. Ini merupakan infeksi yang jarang terjadi kepada manusia.

Pertama kali tercatat di Republik Demokratik Kongo pada dekade 70-an, jumlah kasus di Afrika Barat telah meningkat selama sedekade terakhir.

Gejala-gejala yang dialami oleh mereka yang terjangkit antara lain adalah demam, sakit kepala, dan ruam kulit di bagian wajah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Image: iHeartRadio

Otoritas kesehatan di Montreal, kota terbesar Provinsi Quebec, mengatakan kepada reporter sebelumnya pada hari Kamis (19/5) lalu bahwa ada kaitan antara kasus cacar monyet di Massachusetts dan beberapa kasus suspek di daerah Montreal.

PHAC mengatakan bahwa warga AS yang belakangan berkunjung ke Kanada dari Amerika Serikat menggunakan transportasi pribadi, dan mungkin terinfeksi sebelum atau selama mengunjungi Montreal.

Continue Reading

Terkini

Peneliti Temukan Virus Hendra, Ancaman Baru?

Published

on

By

virus hendra

Belum selesai COVID-19 dan hepatitis misterius yang tidak diketahui penyebabnya, kini dunia kembali heboh dengan ditemukannya virus Hendra.

Dilansir dari laman Detik, seorang peneliti bernama Alison Peel dari Pusat Kesehatan dan Keamanan Pangan, Griffith University Australia menyebutkan, virus Hendra berpotensi untuk menular ke kuda dan manusia.

“Hasil studi kami dengan meneliti spesies kelelawar tertentu, mengungkapkan bagaimana varian virus ini menular ke kuda dan manusia,” katanya.

Baca Juga:

Menurut Peel, virus Hendra yang dibawa oleh kelelawar abu-abu sebelumnya tidak memiliki risiko tinggi untuk menularkan virus. Namun, berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukannya, virus tersebut terbukti berisiko menularkan pada kuda dan manusia.

“Perkembangan kelelawar berkepala abu-abu di wilayah New South Wales, Victoria dan Australia Selatan, biasanya tidak dianggap berisiko tinggi untuk menularkan virus Hendra. Tetapi bukti terbaru menunjukan ada risiko penularan virus Hendra pada kuda dan pengasuhnya [manusia],” ungkapnya.

Apa itu virus Hendra?

Ilustrasi (Media Indonesia)

Virus Hendra merupakan zoonosis penyakit yang dapat ditularkan ke manusia dan hewan. Adapun, penyakit ini sempat muncul di tahun 1994 dan 2016.

Berdasarkan jurnal Emerging Infectious Disease, varian baru virus ini terdeteksi dalam urin kelelawar berkepala hitam dan abu-abu, yang tersebar di Australia bagian utara-tengah hingga Queensland tenggara.

Sementara itu, peneliti dari Griffith University Australia yang dipimpin oleh Alison Peel menemukan, bahwa varian baru dari virus ini dapat menular ke kuda dan manusia.

Walaupun demikian, virus ini lebih banyak menyerang kuda dibanding manusia. Tercatat, sebanyak 65 kuda telah terinfeksi dan empat dari tujuh orang manusia yang terinfeksi meniggal dunia.

Lebih lanjut, menurut Peel, varian baru virus Hendra (HeV-g2) dominan berkembang pada musim dingin antara Mei hingga akhir Agustus.

“Varian HeV-g2 terdeteksi berkembang di semua musim, namun dominan pada bulan-bulan yang lebih dingin antar akhir Mei hingga akhir Agustus,” ungkap Peel.

Apa saja gejalanya?

Ilustrasi (Detik)

Mengutip dari laman Detik, gejala akan muncul setelah lima sampai 21 hari kontak erat dengan hewan yang terinfeksi. Lalu apa saja gejalanya?

  • Batuk
  • Demam
  • Kelelahan
  • Kepala terasa sakit
  • Sakit tenggorokan
  • Kejang-kejang
  • Sulit bernafas
  • Rasa kantuk yang tidak biasa

Bagaimana cara penularan virus Hendra?

Ilustrasi (Unsplash/Lucia Macedo)

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan penularan dapat terjadi dari manusia ke manusia. Adapun, penularan dapat terjadi dari hewan terinfeksi seperti kuda yang melakukan kontak erat dengan manusia.

Pertama, manusia akan terinfeksi apabila terkena cairan dari tubuh kuda yang terinfeksi. Lalu, melakukan otopsi kuda tanpa mengenakan alat pelindung yang memupuni. Terakhir, terekena droplet atau sekresi pernapasan.

Continue Reading

Terkini

Setelah Inggris, Kasus Cacar Monyet Langka Ditemukan di Spanyol dan Portugal

Published

on

By

Cacar monyet

Spanyol dan Portugal telah mendeteksi lebih dari 40 kasus suspek cacar monyet yang tak biasanya ditemukan di Eropa, dengan kedua wabah terjadi di ibu kota kedua negara, Madrid dan Lisbon.

Pengumuman itu dirilis pada hari Rabu (18/5) kemarin, hanya beberapa hari setelah otoritas kesehatan Britania Raya menemukan tujuh kasus pada bulan ini.

Temuan awal oleh otoritas kesehatan telah mencatat bahwa infeksi ini mungkin terjadi karena kontak seksual, selagi mencatut bahwa mereka yang terinfeksi biasanya adalah gay atau biseksual. Namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana penyakit ini menular.

Image: metro charity

“Secara umum, penularannya terjadi karena percikan pernapasan, namun karakteristik dari ke-23 terduga infeksi menekankan bahwa itu ditularkan lewat cairan tubuh selama aktivitas seksual,” demikian pernyataan resmi dari otoritas, sebagaimana dikutip dari NDTV.

“Mereka semua adalah pria dewasa muda dan sebagian besar dari mereka memiliki hubungan seksual dengan pria lain, namun tidak semuanya,” kata Elena Andradas, Kepala Kesehatan Publik Madrid, kepada radio Cadena Ser.

Ada 20 kasus cacar monyet lain yang ditemukan di Lisbon, sebagaimana yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Portugal.

Image: Yahoo

Serupa dengan penemuan di negara-negara terdahulu, Portugal juga menemukan bahwa penyakit ini hanya menjangkiti pria.

“Semua kasus terjadi kepada pria, mayoritas dari mereka masih muda, yang memiliki luka seperti bisul,” demikian bunyi pengumuman tersebut.

Baca Juga:

Cacar monyet yang aneh

Cacar monyet telah dinyatakan sebagai endemi di Afrika bagian tengah dan barat. Dari empat kasus pertama yang ditemukan di Inggris, hanya satu yang pernah tercatat berkunjung ke Nigeria, sedangkan tiga lainnya tidak.

Keempat kasus yang ditemukan di Britania Raya pun mencatut bahwa para pria yang terinfeksi mengaku pernah melakukan seks dengan pria lain atau mengidentifikasikan dirinya sebagai gay atau biseksual.

Continue Reading

Trending